Obat Herbal Diabetes dari Daun Yakon

 herbal daun yakon

Obat Herbal Diabetes dari daun yakon dengan nama latin smallanthus sonchifolius adalah herbal yang paling banyak dicari oleh para diabetasi. Tahukah anda bahwa pada tahun 2014, seorang dosen Fakultas Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta telah meneliti efek antidiabetes yang dimiliki oleh sebuah tanaman? Beliau adalah Bapak Hady Anshory, M. Sc., Apt. Hail penelitian beliau telah disimposiumkan di Fakultas Kedokteran Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta. Efek antidiabetes tersebut ditemukan pada bagian daunnya. Tanaman tersebut adalah Yakon (Smallanthus sonchifolius).

Yakon  merupakan tanaman asli Amerika Serikat yang termasuk dalam familia Asteraceae. Tanaman ini telah digunakan sejak jaman pra-Columbus di wilayah Andean. Beberapa dekade terakhir penggunaan tanaman yakon telah meluas hingga ke Asia dan Eropa. Di Asia, penggunaan daun yakon bermula dari negara Jepang. Daun yakon digunakan sebagai obat herbal diabetes, yang diolah dalam bentuk teh. Sebagai tanaman yang sangat ampuh digunakan sebagai obat herbal diabete, Daun Yakon mengandung senyawa golongan seskuiterpen lakton (STL). Senyawa tersebut yaitu sonchifolin, polimatin B, uvedalin dan enhidrin. Senyawa golongan STL mempunyai kemampuan memodulasi enzim yang berbeda dengan menghambat atau menginduksi kegiatan enzim tersebut.

Mekanisme senyawa tersebut (sebagai obat herbal diabetes) adalah dengan menghambat proses glikogenolisis dan proses glukoneogenesis. Apa itu proses proses glikogenolisis dan proses glukoneogenesis? Glikogenolisis adalah proses pemecahan glikogen dalam hati menjadi glukosa. Glukoneogenesis merupakan proses sintesis glukosa dari produk non-karbohidrat yaitu piruvat, laktat, alanin, maupun asam amino lainnya. Dengan dihambatnya proses glikogenolisis dan glukoneogenesis, maka terjadi penghambatan proses pembentukan glukosa dalam tubuh. Dengan kata lain, menjaga agar kadar gula darah tidak naik secara signifikan.

Herbal Daun Yakon Mengandung Antioksidan

daun yakon

daun yakon

Antioksidan merupakan bahan yang mampu mengurangi dampak buruk senyawa radikal bebas. Yaitu, reactive oxygen spesies (ROS), senyawa nitrogen reaktif atau keduanya dalam kondisi fungsi fisiologis normal manusia. Daun yakon mengandung senyawa antioksidan, yaitu asam klorogenat. Asam klorogenat merupakan senyawa golongan fenil propanoid yang banyak terdapat di dalam tumbuhan.

Mekanisme asam klorogenat sebagai antidiabetes adalah dengan menghambat kerusakan sel beta pankreas. Kerusakan sel beta pankreas disebabkan terbentuknya radikal bebas ROS akibat tingginya kadar gula darah (hiperglikemia). Penderita diabetes membutuhkan antioksidan dalam jumlah yang cukup untuk melawan radikal bebas yang terbentuk akibat hiperglikemia.

Berdasarkan penelitian Hong et al., (2007), di dalam daun yakon mengandung 2 senyawa melampolide. Di mana kedua senyawa ini memiliki aktivitas penghambatan radikal bebas nitric oxide (NO). NO merupakan gas radikal bebas yang mudah larut dan berumur pendek. Secara fisiologis NO dapat berperan dalam reaksi inflamasi dan vasodilatasi. Akan tetapi, pada kadar yang berlebihan NO dapat berperan langsung dalam berbagai mekanisme cedera jaringan. Antara lain seperti menyebabkan kerusakan endotel disertai trombosis dan inaktifasi permeabilitas. NO dapat merusak sel beta pankreas dengan mekanisme dimulai dari nekrosis sel dan diakhiri dengan apoptosis (kematian sel).

Jadi kandungan daun yakon yang mempunyai aktivitas sebagai antidiabetes adalah sonchifolin, polimatin B, uvedalin dan enhidrin. Serta dua senyawa antioksidan yaitu asam klorogenat dan melampolide.

Spesifikasi Produk Obat Herbal Kami

Produk Herbal : Kapsul Daun Yakon (Kencing Manis/diabetes) isi 60 Kapsul @450 mg
Berat dengan packing 0.08 kg
Harga Obat Herbal Rp 55.000, pemesanan ke no 085725009509 (sms/wa/telp)

Izin BALAI POM
POM TR. 173 302 811

 Herbal Daun Yakon

Manfaat Daun Yakon
Begitu banyak khasiat dari tanaman daun yakon sehingga banyak sudah orang yang merasakan manfaatnya, diantara manfaat daun Yakon adalah
sebagai berikut:

o    Meningkatkan insulin

o    Menurunkan kadar trigiserida dalam darah

o    Mencegah / mengobati diabetes

o    Anti murobial untuk ginjal dan infeksi kandungan kemih

o    Penguat hati dan obat hati

o    Antioksidan (terutama pada hati)

Referensi :
Hong SS. Lee SA. Han XH. Lee MH. Hwang JS. Melampolides from the leaves of Smallanthus sonchifolius and their inhibitory activity of LPS-Induced nitric oxide production. Chem. Pharm. Bull. 2008; 56(2): 199-202.

Nugroho AE. Farmakologi Obat-obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu Farmasi dan Dunia Kesehatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2012.p.144-149.

S.B. Genta et al. 2010. Hypoglycemic activity of leaf organic extracts from Smallanthus sonchifolius: Constituents of the most active fractions. Chemico-Biological Interactions. 185 (2010) : 143-152.

Setiawan B. Suhartono E. Stress Oksidatif dan Peran Antioksidan Pada Diabetes Mellitus. Maj Kedokt Indon. 2005; Vol 55: 2

Valentova K. Ulrichova J. Smallanthus sonchifolius and Lepidium meyeniiProspective Andean Crops for the Prevention of Chronic Disease. Biomedical Papers. 2003; 147(2): 119-130.

This entry was posted in Artikel Diabetes and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *