Gejala Awal Virus Ebola

Gejala gejala awal virus ebola adalah pusing, nyeri, demam. Selanjutnya muncul ruam-ruam di tubuh korban lalu diikuti dengan diare dan muntah seperti biasa. Proses ini terjadi selama 8 sampai 10 hari. Fase kritis selanjutnya adalah separuh penderita mengalami kencing darah dan atau muntah darah.

gejala awal virus ebola

Berikut ulasan mengenai gejala awal virus ebola :

Gejala Demam tinggi, menggigil, dan kelelahan

Jika Anda mengalami demam tinggi yang tidak kunjung surut lebih dari sepekan, maka Anda harus melakukan uji laboratorium. Virus Ebola biasanya akan memengaruhi kondisi fisik, salah satunya menggigil seperti gejala demam berdarah dan malaria dan kelelahan.

 Gejala Nyeri dan ruam

Merasakan nyeri merupakan gejala umum ketika Anda terserang flu atau demam. Namun, rasa nyeri karena terinfeksi virus Ebola terjadi bisa dimulai dari bawah kulit Anda. Selain itu, kulit bisa mengalami ruam yang penuh darah. Bila biasanya ruam terisi dengan nanah, ini darah yang bisa sangat menyakitkan.

Gejala Sesak napas dan kelelahan

Mengalami sesak napas merupakan gejala yang sangat spesifik ketika terinfeksi Ebola. Jadi, jika Anda mengalami kesulitan bernapas dan suhu tubuh meningkat, maka periksakan ke dokter.

Gejala Mengalami perdarahan

Biasanya, Ebola menyebabkan perdarahan dari mata, hidung, hingga telinga. Hal ini terjadi biasanya dalam waktu sekira 3 sampai 4 pekan setelah teinfeksi jika gejala-gejala tidak diobati. Selain itu, saat Anda terinfeksi virus Ebola, perdarahan juga terjadi di mulut dan gusi.

Bahkan, ketika buang air besar pun Anda akan melihat adanya darah pada feses sebagai akibat perdarahan di usus. Selain itu, wanita juga mungkin mengalami perdarahan di Miss V ketika terinfeksi virus Ebola.

Baca Juga Tanaman Obat Tembakau Untuk Vaksin Virus Ebola

This entry was posted in Artikel Tips Kesehatan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *