<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kencing batu &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/kencing-batu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 05:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>kencing batu &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Akar alang-alang obati radang ginjal</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html#comments</comments>
				<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 10:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[air kemih mengandung darah]]></category>
		<category><![CDATA[Akar alang-alang]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[batu empedu]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[batuk darah]]></category>
		<category><![CDATA[batuk rejan]]></category>
		<category><![CDATA[buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus]]></category>
		<category><![CDATA[campak]]></category>
		<category><![CDATA[demam]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[ilalang]]></category>
		<category><![CDATA[Imperata cilindrika L]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung koroner]]></category>
		<category><![CDATA[kencing batu]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[mimisan]]></category>
		<category><![CDATA[pendarahan pada wanita]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[radang ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[radang hati]]></category>
		<category><![CDATA[radang paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[urat saraf melemah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=502</guid>
				<description><![CDATA[<p>Jika melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin Imperata cilindrika L malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain. Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html">Akar alang-alang obati radang ginjal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-503" title="tanaman-alang-alang" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/04/alang2-300x230.jpg" alt="tanaman-alang-alang" width="300" height="230" /></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Jika</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin <em><span style="font-family: Tahoma;">Imperata cilindrika L</span></em> malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai ilalang di atas lahan yang ditumbuhi vegetasi lain, yang menutup permukaan tanah dari sinar matahari hingga 70 persen.<span id="more-502"></span></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Alang-alang, menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Saat ini, alang-alang sudah sering diteliti secara ilmiah. Dr. Setiawan Dalimartha dalam bukunya, <em><span style="font-family: Tahoma;">Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis</span></em>, menyebutkan bahwa di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, <em><span style="font-family: Tahoma;">malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin</span></em>, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat <em><span style="font-family: Tahoma;">antipiretik</span></em> (menurunkan panas), <em><span style="font-family: Tahoma;">diuretik</span></em> (meluruhkan kemih),<em><span style="font-family: Tahoma;"> hemostatik</span></em> (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Sejuk</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><br />
Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alangalang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini juga berguna untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan pada alang-alang dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Herba ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Maka diingatkan oleh Dr. Setiawan, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Mudah berkembang</span></strong><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><br />
</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Ilalang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya – baik secara generatif maupun vegetatif – amat efisien.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Selain berkembang biak dengan biji, rimpang ilalang juga memiliki kemampuan reproduksi yang tinggi. Pada setiap ruas akan tumbuh tanaman baru. Tunas pada akar rimpang ini akan berkembang menjadi tumbuhan baru dalam waktu 12 hari.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Nah, akar ilalang ini ternyata memiliki khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Tumbuhan ini biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 – 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Bunganya menguncup dengan panjang 6 – 30 cm, berwarna putih dan mempunyai biji-biji sangat kecil sekitar 1 mm dan berwarna coklat tua. Bunga atau bijinya berambut halus dan mudah diterbangkan angin. Tumbuhan itu dapat hidup pada ketinggian 1 – 2.700 meter di atas permukaan laut. <em><span style="font-family: Tahoma;">berbagai sumber-dq</span></em></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span class="apple-style-span"></span><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html">Akar alang-alang obati radang ginjal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
