<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>khasiat &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/khasiat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Oct 2010 09:37:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>khasiat &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Kacang Hijau dan Penyakit</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-air-kelapa-dan-cara-mengolahnya.html</link>
				<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 09:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Bisul]]></category>
		<category><![CDATA[kacang hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Hijau Sembuhkan Berbagai Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>
		<category><![CDATA[maag]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[mengolah]]></category>
		<category><![CDATA[Menguatkan seksualitas pria]]></category>
		<category><![CDATA[Peluruh kencing]]></category>
		<category><![CDATA[penetral]]></category>
		<category><![CDATA[racun]]></category>
		<category><![CDATA[Rambut rontok]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit perut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=417</guid>
				<description><![CDATA[<p>JANGAN anggap sepele kacang hijau. Ya, kacang berukuran kecil di antara jenis kacang-kacangan ini ternyata memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Selama ini yang kita tahu, kacang hijau adalah makanan bergizi yang sedap dimakan setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue. Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-air-kelapa-dan-cara-mengolahnya.html">Kacang Hijau dan Penyakit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if !mso]>
<mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]--> <!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <img class="alignnone size-medium wp-image-424" title="kacang hijau" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/02/kacang-hijau-300x276.jpg" alt="kacang hijau" width="300" height="276" /><!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">JANGAN anggap sepele kacang hijau. <em>Ya,</em> kacang berukuran kecil di antara jenis kacang-kacangan ini ternyata memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Selama ini yang kita tahu, kacang hijau adalah makanan bergizi yang sedap dimakan setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg. <em>Nah, </em>selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Kacang hijau juga bisa menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya. Hebatnya lagi, biar direbus lama, sampai hancur, kacang hijau tetap berkhasiat, tidak terpengaruh dengan panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya. Di kala obat-obatan sedang mahal harganya, apa salahnya mencoba resep tradisional dari kacang hijau ini. Inilah beberapa resep di antaranya.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Peluruh kencing</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Rebus 30 gram kacang hijau dengan 30 gram daun sendok dalam air 400 cc. Ramuan dimasak dalam periuk tanah sampai matang. Sesudah dingin, tambahkan madu secukupnya. Minum ramuan ini secara teratur sampai kencing tidak tersendat-sendat lagi.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Sakit perut</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Banyak resep tradisional untuk mengatasi sakit perut, mulai dari daun jambu biji yang sudah terbukti ampuh dan ramuan lainnya. Sekali ini coba resep dari kacang hijau. Rebus 60 gram kacang hijau tambahkan 15 biji merica, 3 gram kayu manis, 3 gram pala, 3 gram kapulaga, 3 gram cengkih, dan 2 ruas jahe. Semua bahan direbus dengan air 1 liter. Panaskan terus sampai menjadi larutan sebanyak 1/2 liter, lalu minum teratur.<span id="more-417"></span></p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Biang keringat anak-anak</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Anak-anak yang terkena biang keringat sering rewel, wajar karena merasa gatal. Coba resep kacang hijau ini. Rebus 60 gram kacang hijau yang sudah dijadikan bubuk dulu, lalu tambahkan 50 gram tanaman krokot, rebus dengan air secukupnya. Setelah matang, saring, lalu minumkan 3 kali sehari.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Bisul</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Aduh, jengkelnya bila terserang bisul. Apalagi bila bisul itu bercokol di bagian bokong, mau duduk saja sulitnya bukan main. Banyak obat untuk bisul yang umumnya untuk pengobatan luar alias dioleskan pada tubuh yang ditumbuhi bisul. <em>Nah, </em>resep ini untuk pengobatan bisul dari dalam. Rebus 50 gram kacang merah kecil dengan 50 gram kacang hijau, 50 gram kacang hitam dan 2 ruas jahe. Semua bahan, kecuali jahe, direbus. Jahe direbus tersendiri dan hasil rebusan jahe dicampurkan ke rebusan kacang-kacangan tadi. Lalu minum teratur. Namun, ramuan ini hanya untuk bisul yang belum matang. Kalau bisul sudah matang, harus ditambahkan lagi madu.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Menguatkan seksualitas pria</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Banyak sekali resep tradisional ditulis untuk mengatasi penyakit yang mengakibatkan pria tidak perkasa, mulai dari berbagai jamu sampai obat yang diimpor dengan harga — tentu saja — mahal. Bagaimana kalau mencoba resep kacang hijau plus ini? Rebus 30 gram kacang hijau bersama-sama 2 ruas jahe, 15 gram merica, 15 gram adas, 15 gram pulosari, 15 gram biji kucai, 15 gram biji paria, dan 15 gram biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc dan jadikan 300 cc, minum teratur sampai terbukti khasiatnya.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Rambut rontok</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;"><span lang="FR">Rambut Anda sedikit demi sedkit rontok? </span>Coba resep ini. Kacang hijau direbus dengan 1 gelas air. Perhatikan saat merebus jangan sampai kacangnya pecah. Jadi setelah tampak agak matang, tetapi tidak pecah, segera angkat. Setelah dingin, air rebusan kacang hijau ini digunakan untuk membasahi kulit kepala sembari dipijit-pijit beberapa lama. Biarkan kering, baru keramas.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Maag</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Ramuan untuk mengatasi penyakit mag lumayan banyak. Setiap penderita merasa cocok dengan salah satu resep. Yang ini resep mengatasi penyakit mag dengan kacang hijau. Sekira 1/4 kg kacang hijau dijemur sampai kering lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu ambil 1 sendok makan bubuk kacang hijau, lalu seduh dengan air hangat secukupnya, minum teratur.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Varises</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Varises adalah tonjolan-tonjolan di bagian kaki. Kemunculan varises memang mengganggu keindahan kaki. Coba resep ini, 1 genggam kacang hijau direbus dengan 2 gelas air. Biarkan sampai airnya susut sebanyak 1 gelas. Minum rebusan ini 2 kali sehari, pagi dan menjelang tidur. Selain itu, saat akan tidur, angkat kaki dan tempatkan di tempat yang lebih tinggi dari kepala, diamkan selama 10 menit, lakukan dengan rajin sembari minum rebusan kacang hijau.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Bayi demam</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Berikan 1 gelas air rebusan kacang hijau ditambah 1 sendok makan madu untuk bayi yang terserang demam. Berikan rebusan ini sesendok demi sesendok.</p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">Bagi Anda yang hanya ingin mengonsumsi kacang hijau dengan cara dijadikan bubur, coba lakukan tips sederhana ini. Semua ibu rumah tangga sudah paham betul bahwa menggodok kacang hijau itu tidak sebentar, perlu makan waktu sampai kacang lunak betul. Bagaimana caranya supaya kacang cepat lunak? Rebus kacang sampai mendidih, lalu angkat. Diamkan beberapa lama sampai agak dingin. Setelah itu rebus kembali untuk kedua kalinya. <em>Nah, </em>hasilnya kacang hijau cepat lunak. Jadi mengirit waktu dan BBM. (andri eska/<em>berbagai sumber).***</em></p>
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;">
<p style="margin-right: 10.3pt; text-align: justify;"><span class="apple-style-span"></span><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-air-kelapa-dan-cara-mengolahnya.html">Kacang Hijau dan Penyakit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>TANAMAN OBAT &#8211; CIPLUKAN</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-obat-ciplukan.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-obat-ciplukan.html#comments</comments>
				<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 15:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[ceplukan]]></category>
		<category><![CDATA[CIPLUKAN]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>
		<category><![CDATA[Physallis peruviana]]></category>
		<category><![CDATA[ramuan]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=412</guid>
				<description><![CDATA[<p>TANAMAN OBAT &#8211; CIPLUKAN Physallis peruviana L, KLASIFIKASI : Ciplukan disebut Physallis peruviana L., atauPhysallis angulata Linn.atau Physallis minina Linn. termasuk ke dalam famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah keceplokan, nyornyoran atau cecenet / cecendet. SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui, a l : chlorogenikacid,- C27H44O-H2O,- asam sitrun &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-obat-ciplukan.html">TANAMAN OBAT &#8211; CIPLUKAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-413" title="ciplukan" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/02/phyangta01n.jpg" alt="ciplukan" width="160" height="120" /></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">TANAMAN OBAT &#8211; CIPLUKAN</span></span></strong></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Physallis peruviana L</span></em></strong><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">,</span></strong></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">KLASIFIKASI : </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Ciplukan disebut <em>Physallis peruviana L</em>., atau<em>Physallis angulata Linn</em>.atau<em> Physallis minina Linn</em>. termasuk ke dalam famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah keceplokan, nyornyoran atau cecenet / cecendet.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><br />
</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">SIFAT KIMIAWI :</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> Tumbuhan ini memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui, a l : chlorogenikacid,- C27H44O-H2O,- asam sitrun dan fisalin, flavonoid, saponin, polifenol.Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dangula,  biji ; elaidic acid.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">EFEK FARMAKOLOGIS :</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> Tumbuhan ini bersifat : analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan akar, daun dan buah. <span class="apple-style-span">Uji praklinis, Ciplukan mengandung physalin F dan physalin D. Dari hasil pengujianternyata physalin F berkhasiat sebagai anti hepatoma terbesar, sedangkanberikutnya adalah khasiat sebagai anti Hela. Physalin F juga mempunyai efekanti tumor in vivo terhadap mencit penderita leukimia dengan p388 lymphocyticleukimia, sedangkan physalin D tidak terlalu aktif baik secara in vivo maupunin vitro, </span></span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span class="apple-style-span"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">ChiangHC et al</span></strong></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">,(1992)(P.6)</span></span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA</span></strong></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sbb :<span id="more-412"></span></span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">1. <strong>Influenza</strong>. Tanaman 9 &#8211; 15 gram direbus,minum. Penetral racun untuk influenza, 3 pohon dipotong 5 cm, rebus di dalam 4 gelas air, sisakan 2 gelas, saring, minum.<strong> </strong><span class="apple-style-span">(Saran 3&#215;2 kapsul per hari)</span></span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">2.<strong> Sakit tenggorok</strong>. Tanaman9 &#8211; 15 gram direbus, minum. (Saran 3&#215;2 kapsul per hari)</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">3. <strong>Batukrejan</strong> (pertusis). Tanaman 9 &#8211; 15 gram direbus, minum. (Saran 3&#215;2 kapsul per hari)</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">4.<strong> Bronchitis</strong>. Tanaman 9 &#8211; 15 gram direbus, minum.<strong> </strong>(Saran 3&#215;2 kapsul per hari)</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">5.<strong> Gondongan</strong> (parotitis). Tanaman 9 &#8211; 15 gr direbus,minum.<strong> </strong>(Saran 3&#215;2 kapsul per hari)</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">6. <strong>Pembengkakan buah pelir</strong> (Orchitis). Tanaman 9-15 g rebus,minum. (Saran3x2 kapsul per hr)</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">7.<strong> Bisul</strong>. Daun ciplukan 1/2 genggam dicuci, digiling halus, diturapkan pada bisul dan sekelilingnya, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">8.<strong> Borok</strong>. Daun ciplukan 1/3 genggam dicuci, digiling halus, ditambah  air kapur sirih secukupnya untuk menurap borok. Diganti 2 x sehari.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">9.<strong> Kencing manis</strong> (diabetes mellitus). Tanaman  direbus  dengan 3 gelas air jadi 1 gelas,  saring, minum.</span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">10. <strong>Sakit paru-paru</strong>. Tanaman ciplukan lengkap direbus dengan 3 &#8211; 5 gelas air mendidih, saring, minum airnya 3 kali sehari 1 cangkir. </span></p>
<p style="margin: 0in 0.25in 0.0001pt 0in; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">11. <strong>Ayan</strong>. Buah ciplukan 8 &#8211; 10 butir dimakan setiap hari.</span></p>
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">12. <strong>Pembengkakan prostat (<em>pengalaman). </em></strong>Tanaman 9-15g rebus,minum. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)</span></p>
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;">
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;">
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;"><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;">
<p style="margin: 2.9pt 0.25in 0.0001pt 0in; vertical-align: baseline; text-align: justify;"><strong><strong></p>
<figure id="attachment_1138" aria-describedby="caption-attachment-1138" style="width: 220px" class="wp-caption alignnone"><strong><strong><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/02/ceplukan.jpg"><img class="size-medium wp-image-1138" title="ceplukan" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/02/ceplukan-220x300.jpg" alt="Tanaman Obat Ceplukan" width="220" height="300" /></a></strong></strong><figcaption id="caption-attachment-1138" class="wp-caption-text">Tanaman Obat Ceplukan</figcaption></figure>
<p></strong></strong></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>Kami  Toko Online Herbal &#8220;sehat herba&#8221; Menyediakan Tanaman Obat   kapsul, tanaman obat  kering dan serbuk/ekstrak. </strong></span><strong><br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.25in; text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-obat-ciplukan.html">TANAMAN OBAT &#8211; CIPLUKAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-obat-ciplukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>EKOR KUCING</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/ekor-kucing.html</link>
				<pubDate>Mon, 25 May 2009 15:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Acalypha hispida Burm]]></category>
		<category><![CDATA[ekor kucing]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>
		<category><![CDATA[kumiskucing]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[resep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=80</guid>
				<description><![CDATA[<p>Acalypha hispida Burm. F Famili : Euphorbiaceae Daerah : Jawa : Ekor Kucing, Sunda : Talianjing, Ternate : Lofiti Asing : Cat’s tail, Gou Wei Hong (Cina) Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain acalyphin, flavonoid, saponin, tanin. Penutup luka dan Peluruh air seni. Efek Farmakologis : Dalam farmakologi Cina, tanaman ini bersifat Rasa &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/ekor-kucing.html">EKOR KUCING</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 27pt; text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-81" title="kumiskucing" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2009/05/kumiskucing-209x300.jpg" alt="kumiskucing" width="209" height="300" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 27pt; text-align: justify;">Acalypha hispida Burm. F</p>
<p style="text-align: justify;">Famili : Euphorbiaceae</p>
<p style="text-align: justify;">Daerah : Jawa : Ekor Kucing, Sunda : Talianjing, Ternate : Lofiti</p>
<p style="text-align: justify;">Asing : Cat’s tail, Gou Wei Hong (Cina)</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain acalyphin, flavonoid, saponin, tanin. Penutup luka dan Peluruh air seni.</p>
<p style="text-align: justify;">Efek Farmakologis : Dalam farmakologi Cina, tanaman ini bersifat Rasa manis, Sejuk, Kelat dan menghentikan pendarahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian tanaman yang digunakan : Untai bunga dan daun.<br />
Cara budidaya : Perbanyakan tanam-an dg menggunakan stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pe-mupukan terutama pupuk dasar<br />
Resep tradisional:</p>
<p style="text-align: justify;">1. MUNTAH DARAH : Bunga di kunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambah jahe sedikit, kencur, daun pule yang masih muda. Lakukan sepanjang hari. Atau bunga dilumatkan bersama gula sama banyak, makan.<br />
2. DISENTRI : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.<br />
3. RADANG USUS : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.<br />
4. CACINGAN : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.<br />
5. KUSTA : Daun secukupnya di cuci bersih, tambahkan kencur secukupnya, ditumbuk halus sampai jadi seperti bubur. Di pakai untuk mengoles bagian badan yang luka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span class="apple-style-span"></span><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/ekor-kucing.html">EKOR KUCING</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>DAUN DEWA</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/daun-dewa.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/daun-dewa.html#comments</comments>
				<pubDate>Mon, 25 May 2009 15:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[beluntas]]></category>
		<category><![CDATA[daun]]></category>
		<category><![CDATA[daundewa]]></category>
		<category><![CDATA[Gynura procumbens]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>
		<category><![CDATA[resep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=66</guid>
				<description><![CDATA[<p>Nama latin: Gynura procumbens (Lour.)Merr. Nama daerah: Beluntas cina Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi 10-25 cm, berbatang lunak, berambut halus, warna ungu kehijauan. Daun tunggal, bentuk bulat telur, berbulu lebat, permukaan atas hijau, bawah ungu. Bunga majemuk berbentuk tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil berwarna coklat. Bagian tanaman yang digunakan : &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/daun-dewa.html">DAUN DEWA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 27pt; text-align: justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-69" title="daundewa" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2009/05/daun-dewa.jpg" alt="daundewa" width="347" height="260" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 27pt; text-align: justify;">Nama latin: Gynura procumbens (Lour.)Merr.</p>
<p style="text-align: justify;">Nama daerah: Beluntas cina</p>
<p style="text-align: justify;">Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi 10-25 cm, berbatang lunak, berambut halus, warna ungu kehijauan. Daun tunggal, bentuk bulat telur, berbulu lebat, permukaan atas hijau, bawah ungu. Bunga majemuk berbentuk tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil berwarna coklat.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman dengan rincian &#8211; DAUN berguna untuk luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, haid tidak teratur dan digigit binatang berbisa. UMBI &#8211; untuk menghilangkan pembekuan darah, pembengkakan tulang patah, pendarahan nifas.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara budidaya : Perbanyak tanaman dengan menggunakan stek batang atau stump. Stek dari batang yang keras 5-10 cm. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan dasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kandungan kimia: Saponin; Flavonoid</p>
<p style="text-align: justify;">Efek Farmakologis : Tumbuhan ini bersifat anti coagulant (mencairkan bekuan darah), stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun. Dalam farmakologi cina disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa khas dan sifat netral.</p>
<p style="text-align: justify;">Khasiat: Antipiretik; Anti inflamasi</p>
<p style="text-align: justify;">Nama simplesia: Gynurae Folium</p>
<p style="text-align: justify;">Resep tradisional:</p>
<p style="text-align: justify;">Kanker:<br />
Daun dewa segar 4 g; Akar daruju 7 g; Herba benalu 3 g; air 120 ml, Ditumbuk; ditambah air mendidih; disaring, Diminum 1 hari sekali 100 ml; selama 30 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Tekanan darah tinggi:<br />
Daun dewa segar 3-7 helai; buah mengkudu muda 1 buah; Air 110 ml, Diseduh, Diminum 1-2 kali sehari 100 ml; selama 1 bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kencing manis:<br />
Daun dewa 5 helai; Air 110 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembersih luka:<br />
Daun dewa secukupnya; Air secukupnya, Daun dewa ditumbuk halus lalu dimasukkan ke dalam air, Luka yang kotor dimasukkan ke dalam air yang dicampur daun dewa</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span class="apple-style-span"></span><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/daun-dewa.html">DAUN DEWA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/daun-dewa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
