<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengobatan tradisional &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/pengobatan-tradisional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 05:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>pengobatan tradisional &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Herbal Aviya V (Menghilangkan lendir, keputihan, Mengencangkan otot kewanitaan)</title>
		<link>https://sehatherba.com/herbal-kewanitaan/herbal-aviya-v-menghilangkan-lendir-keputihan-mengencangkan-otot-kewanitaan.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/herbal-kewanitaan/herbal-aviya-v-menghilangkan-lendir-keputihan-mengencangkan-otot-kewanitaan.html#respond</comments>
				<pubDate>Wed, 26 Dec 2012 20:48:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Herbal Keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal Kewanitaan]]></category>
		<category><![CDATA[callae]]></category>
		<category><![CDATA[Clerodendron serratum]]></category>
		<category><![CDATA[dan mengencangkan otot-otot vagina]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrak daun sirih]]></category>
		<category><![CDATA[gausumae folium]]></category>
		<category><![CDATA[herbal Aviya V Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[majakan]]></category>
		<category><![CDATA[mengurangi dan menghilangkan lendir-lendir kotor]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan organ pribadi wanita]]></category>
		<category><![CDATA[pharameriae cortex]]></category>
		<category><![CDATA[vagina lebih peret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=2389</guid>
				<description><![CDATA[<p>Aviya V Therapy Adalah produk special yang diperuntukkan bagi perawatan organ pribadi wanita yang telah berkeluarga. Aviya V adalah pengobatan tradisional yang memanfaatkan tetumbuhan alami dan berfungsi untuk membantu mengurangi dan menghilangkan lendir-lendir kotor yang merugikan pada organ reproduksi luar kaum hawa. Hilangnya lendir kotor ini akan memberikan kesan bersih, bebas jamur dan bakteri yang &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/herbal-kewanitaan/herbal-aviya-v-menghilangkan-lendir-keputihan-mengencangkan-otot-kewanitaan.html">Herbal Aviya V (Menghilangkan lendir, keputihan, Mengencangkan otot kewanitaan)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/12/herbal-untuk-vagina-mengencangkan-otot-dan-menghilangkan-bau.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2390" title="herbal untuk vagina mengencangkan otot dan menghilangkan bau" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/12/herbal-untuk-vagina-mengencangkan-otot-dan-menghilangkan-bau.jpg" alt="" width="203" height="540" /></a>Aviya V Therapy Adalah produk special yang diperuntukkan bagi perawatan organ pribadi wanita yang telah berkeluarga. Aviya V adalah pengobatan tradisional yang memanfaatkan tetumbuhan alami dan berfungsi untuk membantu mengurangi dan menghilangkan lendir-lendir kotor yang merugikan pada organ reproduksi luar kaum hawa. Hilangnya lendir kotor ini akan memberikan kesan bersih, bebas jamur dan bakteri yang mengakibatkan keputihan. Demikian pula membantu menjadikan vagina lebih peret dan mengencangkan otot-otot vagina (kewanitaan). Ini semua tentu saja akan menjadikan hubungan pasutri lebih hangat dan harmonis.</p>
<p style="text-align: justify;">Komposisi</p>
<p style="text-align: justify;">Clerodendron serratum,</p>
<p style="text-align: justify;">ekstrak daun sirih,</p>
<p style="text-align: justify;">majakan, pharameriae cortex,</p>
<p style="text-align: justify;">callae, gausumae folium</p>
<p style="text-align: justify;">dan bahan lain hingga 100%</p>
<p style="text-align: justify;">Aturan Pakai</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi yang mengalami keputihan gunakan AVIYA “V” 2 kali sehari pagi dan sore hingga sembuh. Untuk menjaga kesehatan dan kwalitas vagina maka gunakan cukup seminggu sekali.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Harga:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rp. 35.000,00</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/herbal-kewanitaan/herbal-aviya-v-menghilangkan-lendir-keputihan-mengencangkan-otot-kewanitaan.html">Herbal Aviya V (Menghilangkan lendir, keputihan, Mengencangkan otot kewanitaan)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/herbal-kewanitaan/herbal-aviya-v-menghilangkan-lendir-keputihan-mengencangkan-otot-kewanitaan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Penyakit Hepatitis C</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 10:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[Cara penularan]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis C]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Penyembuhan hepatitis C]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1584</guid>
				<description><![CDATA[<p>Hepatitis C Selama ini Anda pasti lebih mengenal Hepatitis B dibandingkan Hepatitis C. Padahal salah satu jenis peradangan hati (liver) tersebut justru menjadi topik utama di dunia medis, karena: Virusnya amat produktif dan bisa memicu terjadinya hepatitis kronik, sirosis hati (kekerasan hati), dan kanker hati primer. Tidak memiliki gejala (silent infection) atau bergejala ringan dan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html">Penyakit Hepatitis C</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Hepatitis C </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<figure id="attachment_1585" aria-describedby="caption-attachment-1585" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/lever.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1585" title="lever" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/lever-150x150.jpg" alt="lever" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-1585" class="wp-caption-text">lever</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Selama ini Anda pasti lebih mengenal Hepatitis B dibandingkan Hepatitis C. Padahal salah satu jenis peradangan hati (liver) tersebut justru menjadi topik utama di dunia medis, karena:</p>
<table style="text-align: justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="65%">
<ul type="disc">
<li>Virusnya amat produktif dan bisa memicu        terjadinya hepatitis kronik, sirosis hati (kekerasan hati), dan kanker        hati primer.</li>
<li>Tidak memiliki gejala (<em>silent infection</em>) atau bergejala ringan dan tidak khas        sehingga umumnya terabaikan. Banyaknya orang yang tidak terdiagnosis,        akan menjadi <em>carrier</em> (pembawa virus) dan menularkannya ke orang lain tanpa        sadar.</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hepatitis C merusak sel-sel hati</strong><strong><br />
</strong>Penyakit hepatitis C bekerja merusak sel-sel hati. Mekanisme perusakannya sampai saat ini masih belum ditemukan. Namun secara garis besar terjadi proses peradangan pada hati dan perubahan dari sel-sel hati yang sehat menjadi jaringan ikat kolagen yang tidak dapat berfungsi sebagaimana jaringan hati yang sehat. Jika jaringan kolagen ini telah menggantikan sebagian besar sel hati, maka yang akan terjadi selanjutnya adalah kerusakan hati lebih lanjut dan sirosis hati yang dapat menyebabkan kematian.<span id="more-1584"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara penularan</strong></p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Transfusi darah</strong><strong><br />
</strong>Virus Hepatitis C      adalah virus yang terkandung dalam darah, sehingga virus ini      menyebar/menular melalui darah atau produk-produk darah. Cara penularannya      melalui luka tusuk jarum suntik yang tercemar Hepatitis C.</li>
<li><strong>Pemakaian jarum      suntik</strong><strong><br />
</strong>Persis seperti      penularan HIV, kelompok yang paling rentan terkena hepatitis C adalah      pemakai narkoba suntik, tindik atau tato.</li>
<li><strong>Pemakaian bersama      alat perawatan tubuh</strong><strong><br />
</strong>Hal ini sering      luput dari perhatian banyak orang karena dianggap remeh. Padahal alat ini      sangat mungkin menyebabkan luka dan berdarah yang menjadi media penularan      hepatitis C. Contoh alat perawatan tubuh adalah silet cukur, sikat gigi,      dan gunting kuku.</li>
<li><strong>Hubungan seksual</strong><strong><br />
</strong>Kemungkinannya      sangat kecil bila Anda setia pada pasangan. Risiko penularan ini terjadi      pada Anda yang suka berganti-ganti pasangan dan tidak pernah menggunakan      alat pengaman saat berhubungan seksual.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gejala Hepatitis C</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Kelelahan kronis. Hati berfungsi      menyimpan energi untuk kebutuhan tubuh. Jika hati rusak, energi yang anda      butuhkan untuk melakukan aktivitas setiap harinya mungkin tidak tersedia.      Hal itu yang menyebabkan kelelahan.</li>
<li>Demam menggigil</li>
<li>Tidak nafsu makan, mual, muntah</li>
<li>Nyeri perut kanan atas</li>
<li>Penurunan berat badan yang tidak      diketahui penyebabnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Namun sangat jarang orang yang terinfeksi VHC mengalami semua gejala Hepatitis C. Gejala tersebut biasanya terjadi hanya pada 5% dari seluruh pengidap Hepatitis C.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara Pencegahan</strong></p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Waspadai      kontak darah penderita Hepatitis C</strong><strong><br />
</strong>Penyakit      Hepatitis C menular melalui kontak dengan darah yang terkontaminasi virus      Hepatitis C. Untuk menghindari penularan  Hepatitis C, Anda harus      menghilangkan kemungkinan kontak dengan darah. Jika anda terluka atau      memiliki luka terbuka, obati  dan rawat luka tersebut menggunakan      plester yang tepat dengan segera.</li>
<li><strong>Tidak berbagi      alat pribadi.</strong> Alat cukur,      sikat gigi, dan gunting kuku, adalah media potensial penyebaran virus      Hepatitis C. Bila melakukan manikur, tato dan tindik tubuh, pastikan alat      yang dipakai steril dan kliniknya resmi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">3.      <strong>Pastikan jarum suntik baru dan steril</strong><strong><br />
</strong>Cara penyebaran yang paling efesien Hepatitis C adalah melalui suntikan yang terkontaminasi oleh darah. Jarum suntik dan alat suntik sebelum digunakan harus steril dan baru, dengan demikian menghentikan penyebaran penyakit Hepatitis C di antara  pengguna obat suntik.</p>
<p style="text-align: justify;">4.      <em><strong>Safe Sex</strong></em><strong><em><br />
</em></strong>Meskipun resiko penularan melalui hubungan seksual kecil, Anda seharusnya menjalankan kehidupan seks yang aman. Sebaiknya tetap setia pada pasangan Anda dan biasakan untuk menggunakan kondom.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyembuhan hepatitis C</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Kombinasi      Pegylated interferon dan ribavirin</strong><strong><br />
</strong>Terapi ini cukup      mahal antara 8-10 juta perbulan sementara waktu pengobatan yang dibutuhkan      adalah 6 bulan sampai 1 tahun.</li>
</ul>
<table style="text-align: justify;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="57%">
<ul type="disc">
<li><strong>Pengobatan        tradisional</strong><strong><br />
</strong>Tumbuhan        obat/herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu pengobatan        hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai<br />
hepatoprotektor yaitu melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang        dapat merusak sel hati, juga bersifat antiradang, kolagogum dan        khloretik yaitu meningkatkan produksi empedu oleh hati.</li>
</ul>
</td>
<td width="309"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="100%">Beberapa jenis   tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis, antara lain   yaitu temulawak (<em>Curcuma xanthorrhiza</em> ), kunyit (<em>Curcuma longa</em>), sambiloto (<em>Andrographis   paniculata</em>), meniran (<em>Phyllanthus urinaria</em>), daun serut/mirten, jamur kayu/lingzhi (<em>Ganoderma lucidum</em>), akar alang-alang (<em>Imperata cyllindrica</em>), buah kacapiring (<em>Gardenia augusta</em>), buah mengkudu (<em>Morinda citrifolia</em>), jombang (<em>Taraxacum officinale</em>).</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Ingat, Hepatitis C tidak menular melalui:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Pemakaian toilet secara bersama</li>
<li>Pemakian alat makan dan minum secara      bersama</li>
<li>Batuk, bersih, berciuman atau berpelukan</li>
<li>Air di kolam renang</li>
<li>Gigitan nyamuk atau serangga lainnya.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: left;"><strong>SEHAT HERBA MENYEDIAKAN TANAMAN OBAT UNTUK HEPATITIS</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html">Penyakit Hepatitis C</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 00:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[keladi tikus]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan modern]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Plus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1098</guid>
				<description><![CDATA[<p>Saran kami untuk memerangi kanker: Perangi kanker dengan metoda dari Cancerhelps 1. Berikan komitmen total untuk memerangi penyakit kanker 2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya. 3. Konsumsi herbal (Typhonium Plus) 4. Pola makan yang benar. 5. Hidup bebas stress. Ketika kita berpikir tentang perang, yang uncul langsung dalam pikiran kita adalah &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html">STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 10pt;">Saran kami untuk memerangi kanker:</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perangi kanker dengan metoda dari <em>Cancerhelps</em><br />
<strong>1. Berikan komitmen total untuk memerangi penyakit kanker<br />
2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.<br />
3. Konsumsi herbal (Typhonium Plus)<br />
4. Pola makan yang benar.<br />
5. Hidup bebas stress.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong></strong>Ketika kita berpikir tentang perang, yang uncul langsung dalam pikiran kita adalah Vietnam. Kekuatan Amerika bertempur di medan perang dengan segala peralatan senjata yang paling canggih, kekuatan, teror uang dan kepandaian, bersatu dalam perang untuk menang. Orang-orang Vietnam dengan senjata yang sangat sederhana dan menyembunyikan diri mereka di ruang bawah tanah untuk menghindari kekuatan Amerika. Dunia mengetahui bahwa Vietnam-lah yang memenangkan pertempuran!</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali, memerangi kanker juga seperti peperangan diatas?. Dengan pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dll adalah lebih maju dan canggih, dengan menggunakan kekuatan sinar. Sel-sel kanker hanya musuh kecil yang muncul dan berada di sekitar aliran darah yang nantinya menyerang sel-sel lain yang masih normal pada jaringan tertentu di dalam tubuh. Bisakah pengobatan yang luar biasa ini menghancurkan semua sel-sel kanker sekaligus tanpa menghancurkan sel-sel yang masih normal tersebut, misalnya anda dan sistem kehidupan anda.<span id="more-1098"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Strategi kami dalam memerangi kanker, seraya kami juga memberitahu anda untuk mencari bantuan pengobatan modern, kami juga merasa anda sebaiknya menggunakan cara pengobatan tradisional (mengkonsumsi Typhonium Plus). Menurut kami, anda perlu membantu tubuh anda untuk membangun dan membangun kembali sebuah sistem kekebalan di tubuh anda. Izinkan sistem pertahanan tubuh anda menghancurkan atau memerangi sel-sel kanker. Berperang dari dalam! Kekuatan, kecanggihan senjata dari pengobatan modern mungkin tidak efektif secara total.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Komitmen total dalam memerangi Kanker</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah pertarungan anda, bukan kami. Kami hanya membantu anda dengan saran kami tetapi anda harus bertarung dalam peperangan anda sendiri. Sesungguhnya itu juga adalah pertarungan anda yang terakhir. Dan jika anda tidak memiliki semangat dalam pertarungan tersebut, tidak ada seorangpun yang dapat menolong anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa orang boleh berkomentar bahwa minum suplemen <em>Typhonium Flagelliforme (Keladi Tikus)</em> bisa berbahaya; secara pasti herbal ini tidak akan lebih buruk dari pada kemoterapi! Kadang-kadang mengkonsumsi herbal bisa membuat perut anda seperti dikocok, selama satu atau dua hari; kemudian anda menyerah! Jika anda merasa ragu untuk mengkonsumsi apapun, otak anda yang sudah merasa curiga akan mengirimkan sinyal yang curiga juga dan badan anda akan menanggapi/bereaksi secara negative.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami belum menemukan seseorang yang mengkonsumsi suplemen Typhonium Flagelliforme, misalnya, kemudian menderita efek samping yang buruk. Kami juga sadar bahwa sulit untuk mengubah sikap keras kepala atau sikap kurang percaya. Seorang teman sekaligus seorang dokter mengatakan makan herbal seperti makan rumput, seperti sapi. Jika anda memiliki pikiran negatif seperti itu, lantas, rancangan pertempuran ini bukan untuk anda! Anda sudah kalah sebelum bertempur.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda mengidap kanker, kami menganjurkan untuk mencari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya. Kami mempercayai bahwa peranan pengobatan modern juga jangan diabaikan, dan bersama ini kami juga menganjurkan bahwa anda perlu mencari yang terbaik dan menggunakan kedua pengobatan tersebut yaitu secara modern dan tradisional. Yang mungkin anda sudah ketahui, dokter memiliki beberapa pilihan untuk anda :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Operasi/pembedahan yaitu memotong dan mengangkat organ/jaringan      yang terkena kanker.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Radioterapi/Penyinaran yaitu menggunakan sinar yang berenergi      tinggi untuk menghanguskan dan membunuh jaringan disekitarnya.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Kemoterapi yaitu menyuntikan obat kimia beracun dengan harapan      membunuh sel-sel kanker. Sayangnya cara ini juga dapat membunuh sel-sel      anda yang masih normal dan melemahkan sistem kekebalan tubuh anda.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Di negara-negara maju, anda bisa menjalankan pencangkokan sumsum      tulang. Dalam hal ini, dokter akan mencoba untuk membunuh semuanya di      dalam tubuh anda dan menanamkan sebuah sistem kehidupan baru di dalam      tubuh anda.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Jika semuanya ini gagal, dokter angkat tangan dan menyerah.      Artinya, anda sudah sampai di jalan buntu. Dokter memulangkan anda ke      rumah dengan menyediakan persediaan obat yang cukup, yaitu pembunuh rasa      sakit atau morphine. Anda siap untuk menuju kematian. Mereka menyebutnya      management palliative (pengobatan mengurangi rasa sakit)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;">Banyak dari mereka yang datang pada kita telah menjalani pengobatan seperti diatas. Dari pengalaman orang-orang diatas, kami menyimpulkan setidaknya ada dua type dokter. Pertama, ada dokter yang pengertian. Dia tahu dan mengakui pekerjaannya masih memiliki pengetahuan yang terbatas. Anda beruntung memilikinya sebagai dokter anda. Datanglah padanya untuk mendapatkan pertolongan. Dia mungkin tidak berkeberatan jika anda juga mengkonsumsi obat tradisional (herbal) sebagai suplemen.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ada juga dokter lain yang berpikiran pengobatan dia adalah yang terbaik..Tidak boleh ada herbal. Mematuhi cara pengobatannya secara ketat atau dia tidak akan membantu anda. Sikap dokter seperti penguasa ini sangat tidak menguntungkan pasien. Hindarilah dokter type ini sebisa mungkin. Pandanglah type yang pertama. Jika anda tidak memiliki pilihan dan harus menjumpai dokter seperti ini (penguasa), sederhananya, jangan biarkan dia mengetahui bahwa anda minum herbal. Kalau tidak ada masalah minum jus jeruk atau jus apel segar, anda tidak perlu kwatir untuk meminum jus yang berwarna hijau dari ekstrak herbal keladi tikus (Typhonium Flagelliforme) bukan?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Cara Alternatif pengobatan adalah menggunakan Herbal</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak herbal yang tersedia di pasaran untuk kanker. Anjuran dari kami untuk membantu mengobati kanker adalah dengan mengkonsumsi ramuan herbal seperti <em>Typhonium Plus (www.cancerhelps.com)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pola Makan yang benar dan Makanan Sehat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah buku kecil, buku pasien pada kemoterapi yang diberikan oleh sebuah rumah sakit kanker, tertulis seperti dibawah ini: Q14. Apakah ada sejenis nutrisi khusus yang dianjurkan kepada saya untuk harus di konsumsi? Tidak ada makanan khusus yang harus anda konsumsi. Hal itu sangat penting untuk sebuah kebaikan-pola makan seimbang, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan tinggi protein….contoh dari makanan tersebut adalah yang mengandung banyak protein seperti daging, ikan, telur, susu, dll.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Masak dan sediakan makanan anda dirumah. Hindari makan di luar.      Orang yang suka makan di luar, mungkin akan depresi dengan hal ini, tapi      sekali lagi kami katakan tidak boleh makan makanan dari luar (makanlah      makanan yang anda masak di rumah sendiri) jika anda ingin menang dalam      peperangan terhadap kanker. Alasannya sangat sederhana, makanan yang anda      peroleh dari luar, anda tidak mengetahui apa yang terkandung di dalam      makanan tersebut; seperti minyak, garam, penyedap rasa (ajinomoto), dan      bahan tambahan lainnya. Anda membutuhkan kehidupan dan bukan makanan untuk      kematian. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak.      Termasuk mentega/margarine, karena tidak baik untuk organ hati. Jika anda      harus menggunakan minyak, gunakan minyak zaitun. Catatan: gula yang      berwarna terlalu putih tidak bagus. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Kurangi mengkonsumsi daging. Terkadang menjadi sebuah pertanyaan,      dimana saya memperoleh protein? Jawabannya sederhana, yaitu dari      kacang-kacangan, gandum, dll. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Banyak mengkonsumsi sayuran, khususnya yang berwarna hijau. Untuk      memperoleh nutrisi yang beranekaragam, konsumsilah berbagai jenis      buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran. Sedapat mungkin, makan      sayuran mentah atau dimasak tapi jangan terlalu lama. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Minum jus buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Mencuci seluruh      bagian dalam tubuh (inner body) dengan cairan kehidupan, artinya anda      butuh minum berbagai macam jenis jus. Misalnya wortel, seledri dan jus      apel. Catatan: hanya satu gelas tidaklah cukup! </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Konsumsi banyak buah-buahan segar, kalau hanya sepotong atau dua      potong, bukan makan buah! </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan. Untuk beberapa      orang, mengkonsumsi buah-buahan segar atau jus adalah sesuatu yang kurang      praktis – mengupas, mengekstrak/memblender, mencuci, dll. Yang nyaman      dilakukan adalah mengambil makanan yang sudah dikalengkan atau dibotolkan.      Hentikan itu semua! Anda hanya akan membunuh diri Anda. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Jika anda tidak menerapkan pola makan seperti dianjurkan diatas,      janganlah gelisah, dan adakan perubahan secara perlahan-lahan. Anda akan      segera melakukan pola makan seperti itu. Perubahan pola makan seperti ini      hampir menyeluruh di kalangan orang kaya, daging yang lezat menggoda para      vegetarian. Tapi jangan mengeluh, kerajaan cina kuno menemukan makanan      kesehatan tidaklah salah! </span></li>
</ul>
<ol style="margin-top: 0cm; text-align: justify;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 10pt;">Hiduplah Tanpa Stress</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Pada sebuah buku &#8220;Imperial Secrets of Health and Longevity&#8221; yang      dituliskan oleh Bob Flaws, orang barat tidak mengetahui bagaimana hidup      sehat.…sepanjang pasien tidak makan dengan pola yang benar, dan hidup      secara seimbang, mereka tidak akan sembuh atau akan sakit.
<p>Secara ringkas mengenai Hidup Sehat, pepatah cina mengatakan:<br />
&#8220;untuk umur panjang, lakukan sesuatu tidak berlebihan, dan hidup      bebas stress.&#8221;</p>
<p><em>&#8220;Kemarahan membangkitkan chi (energi hidup), Kegembiraan      merelaksasi chi, Sedih berkepanjangan menghabiskan chi, Kegelisahan      membingungkan chi, Ketakutan menyebabkan gangguan pada chi dan      Kekhawatiran menyebabkan chi berhenti (stagnan)&#8221;</em></p>
<p>Tubuh sakit Anda perlu untuk membangun dirinya kembali. Sistem kekebalan      tubuh Anda perlu melawan sel-sel kanker. Oleh karena itu adalah tugas Anda      untuk melestarikan chi Anda dan tidak mencelakai dan membuangnya secara      sia-sia.</p>
<p></span></li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html">STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Akar alang-alang obati radang ginjal</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html#comments</comments>
				<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 10:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[air kemih mengandung darah]]></category>
		<category><![CDATA[Akar alang-alang]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[batu empedu]]></category>
		<category><![CDATA[batu ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[batuk darah]]></category>
		<category><![CDATA[batuk rejan]]></category>
		<category><![CDATA[buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus]]></category>
		<category><![CDATA[campak]]></category>
		<category><![CDATA[demam]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[ilalang]]></category>
		<category><![CDATA[Imperata cilindrika L]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung koroner]]></category>
		<category><![CDATA[kencing batu]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[mimisan]]></category>
		<category><![CDATA[pendarahan pada wanita]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[radang ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[radang hati]]></category>
		<category><![CDATA[radang paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[urat saraf melemah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=502</guid>
				<description><![CDATA[<p>Jika melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin Imperata cilindrika L malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain. Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html">Akar alang-alang obati radang ginjal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-503" title="tanaman-alang-alang" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/04/alang2-300x230.jpg" alt="tanaman-alang-alang" width="300" height="230" /></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Jika</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin <em><span style="font-family: Tahoma;">Imperata cilindrika L</span></em> malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai ilalang di atas lahan yang ditumbuhi vegetasi lain, yang menutup permukaan tanah dari sinar matahari hingga 70 persen.<span id="more-502"></span></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Alang-alang, menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Saat ini, alang-alang sudah sering diteliti secara ilmiah. Dr. Setiawan Dalimartha dalam bukunya, <em><span style="font-family: Tahoma;">Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis</span></em>, menyebutkan bahwa di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, <em><span style="font-family: Tahoma;">malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin</span></em>, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat <em><span style="font-family: Tahoma;">antipiretik</span></em> (menurunkan panas), <em><span style="font-family: Tahoma;">diuretik</span></em> (meluruhkan kemih),<em><span style="font-family: Tahoma;"> hemostatik</span></em> (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Sejuk</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><br />
Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alangalang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini juga berguna untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan pada alang-alang dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Herba ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Maka diingatkan oleh Dr. Setiawan, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Mudah berkembang</span></strong><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><br />
</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Ilalang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya – baik secara generatif maupun vegetatif – amat efisien.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Selain berkembang biak dengan biji, rimpang ilalang juga memiliki kemampuan reproduksi yang tinggi. Pada setiap ruas akan tumbuh tanaman baru. Tunas pada akar rimpang ini akan berkembang menjadi tumbuhan baru dalam waktu 12 hari.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Nah, akar ilalang ini ternyata memiliki khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Tumbuhan ini biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 – 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Bunganya menguncup dengan panjang 6 – 30 cm, berwarna putih dan mempunyai biji-biji sangat kecil sekitar 1 mm dan berwarna coklat tua. Bunga atau bijinya berambut halus dan mudah diterbangkan angin. Tumbuhan itu dapat hidup pada ketinggian 1 – 2.700 meter di atas permukaan laut. <em><span style="font-family: Tahoma;">berbagai sumber-dq</span></em></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span class="apple-style-span"></span><strong><a href="http://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat"><strong>Klik Di sini Untuk Baca Artikel Tanaman Obat</strong></a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html">Akar alang-alang obati radang ginjal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
