<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penyembuhan hepatitis C &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/penyembuhan-hepatitis-c/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 04:54:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Penyembuhan hepatitis C &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Penyakit Hepatitis C</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 10:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[Cara penularan]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis C]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Penyembuhan hepatitis C]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1584</guid>
				<description><![CDATA[<p>Hepatitis C Selama ini Anda pasti lebih mengenal Hepatitis B dibandingkan Hepatitis C. Padahal salah satu jenis peradangan hati (liver) tersebut justru menjadi topik utama di dunia medis, karena: Virusnya amat produktif dan bisa memicu terjadinya hepatitis kronik, sirosis hati (kekerasan hati), dan kanker hati primer. Tidak memiliki gejala (silent infection) atau bergejala ringan dan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html">Penyakit Hepatitis C</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Hepatitis C </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<figure id="attachment_1585" aria-describedby="caption-attachment-1585" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/lever.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1585" title="lever" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/lever-150x150.jpg" alt="lever" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-1585" class="wp-caption-text">lever</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Selama ini Anda pasti lebih mengenal Hepatitis B dibandingkan Hepatitis C. Padahal salah satu jenis peradangan hati (liver) tersebut justru menjadi topik utama di dunia medis, karena:</p>
<table style="text-align: justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="65%">
<ul type="disc">
<li>Virusnya amat produktif dan bisa memicu        terjadinya hepatitis kronik, sirosis hati (kekerasan hati), dan kanker        hati primer.</li>
<li>Tidak memiliki gejala (<em>silent infection</em>) atau bergejala ringan dan tidak khas        sehingga umumnya terabaikan. Banyaknya orang yang tidak terdiagnosis,        akan menjadi <em>carrier</em> (pembawa virus) dan menularkannya ke orang lain tanpa        sadar.</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hepatitis C merusak sel-sel hati</strong><strong><br />
</strong>Penyakit hepatitis C bekerja merusak sel-sel hati. Mekanisme perusakannya sampai saat ini masih belum ditemukan. Namun secara garis besar terjadi proses peradangan pada hati dan perubahan dari sel-sel hati yang sehat menjadi jaringan ikat kolagen yang tidak dapat berfungsi sebagaimana jaringan hati yang sehat. Jika jaringan kolagen ini telah menggantikan sebagian besar sel hati, maka yang akan terjadi selanjutnya adalah kerusakan hati lebih lanjut dan sirosis hati yang dapat menyebabkan kematian.<span id="more-1584"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara penularan</strong></p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Transfusi darah</strong><strong><br />
</strong>Virus Hepatitis C      adalah virus yang terkandung dalam darah, sehingga virus ini      menyebar/menular melalui darah atau produk-produk darah. Cara penularannya      melalui luka tusuk jarum suntik yang tercemar Hepatitis C.</li>
<li><strong>Pemakaian jarum      suntik</strong><strong><br />
</strong>Persis seperti      penularan HIV, kelompok yang paling rentan terkena hepatitis C adalah      pemakai narkoba suntik, tindik atau tato.</li>
<li><strong>Pemakaian bersama      alat perawatan tubuh</strong><strong><br />
</strong>Hal ini sering      luput dari perhatian banyak orang karena dianggap remeh. Padahal alat ini      sangat mungkin menyebabkan luka dan berdarah yang menjadi media penularan      hepatitis C. Contoh alat perawatan tubuh adalah silet cukur, sikat gigi,      dan gunting kuku.</li>
<li><strong>Hubungan seksual</strong><strong><br />
</strong>Kemungkinannya      sangat kecil bila Anda setia pada pasangan. Risiko penularan ini terjadi      pada Anda yang suka berganti-ganti pasangan dan tidak pernah menggunakan      alat pengaman saat berhubungan seksual.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gejala Hepatitis C</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Kelelahan kronis. Hati berfungsi      menyimpan energi untuk kebutuhan tubuh. Jika hati rusak, energi yang anda      butuhkan untuk melakukan aktivitas setiap harinya mungkin tidak tersedia.      Hal itu yang menyebabkan kelelahan.</li>
<li>Demam menggigil</li>
<li>Tidak nafsu makan, mual, muntah</li>
<li>Nyeri perut kanan atas</li>
<li>Penurunan berat badan yang tidak      diketahui penyebabnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Namun sangat jarang orang yang terinfeksi VHC mengalami semua gejala Hepatitis C. Gejala tersebut biasanya terjadi hanya pada 5% dari seluruh pengidap Hepatitis C.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara Pencegahan</strong></p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Waspadai      kontak darah penderita Hepatitis C</strong><strong><br />
</strong>Penyakit      Hepatitis C menular melalui kontak dengan darah yang terkontaminasi virus      Hepatitis C. Untuk menghindari penularan  Hepatitis C, Anda harus      menghilangkan kemungkinan kontak dengan darah. Jika anda terluka atau      memiliki luka terbuka, obati  dan rawat luka tersebut menggunakan      plester yang tepat dengan segera.</li>
<li><strong>Tidak berbagi      alat pribadi.</strong> Alat cukur,      sikat gigi, dan gunting kuku, adalah media potensial penyebaran virus      Hepatitis C. Bila melakukan manikur, tato dan tindik tubuh, pastikan alat      yang dipakai steril dan kliniknya resmi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">3.      <strong>Pastikan jarum suntik baru dan steril</strong><strong><br />
</strong>Cara penyebaran yang paling efesien Hepatitis C adalah melalui suntikan yang terkontaminasi oleh darah. Jarum suntik dan alat suntik sebelum digunakan harus steril dan baru, dengan demikian menghentikan penyebaran penyakit Hepatitis C di antara  pengguna obat suntik.</p>
<p style="text-align: justify;">4.      <em><strong>Safe Sex</strong></em><strong><em><br />
</em></strong>Meskipun resiko penularan melalui hubungan seksual kecil, Anda seharusnya menjalankan kehidupan seks yang aman. Sebaiknya tetap setia pada pasangan Anda dan biasakan untuk menggunakan kondom.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyembuhan hepatitis C</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Kombinasi      Pegylated interferon dan ribavirin</strong><strong><br />
</strong>Terapi ini cukup      mahal antara 8-10 juta perbulan sementara waktu pengobatan yang dibutuhkan      adalah 6 bulan sampai 1 tahun.</li>
</ul>
<table style="text-align: justify;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="57%">
<ul type="disc">
<li><strong>Pengobatan        tradisional</strong><strong><br />
</strong>Tumbuhan        obat/herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu pengobatan        hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai<br />
hepatoprotektor yaitu melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang        dapat merusak sel hati, juga bersifat antiradang, kolagogum dan        khloretik yaitu meningkatkan produksi empedu oleh hati.</li>
</ul>
</td>
<td width="309"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="100%">Beberapa jenis   tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis, antara lain   yaitu temulawak (<em>Curcuma xanthorrhiza</em> ), kunyit (<em>Curcuma longa</em>), sambiloto (<em>Andrographis   paniculata</em>), meniran (<em>Phyllanthus urinaria</em>), daun serut/mirten, jamur kayu/lingzhi (<em>Ganoderma lucidum</em>), akar alang-alang (<em>Imperata cyllindrica</em>), buah kacapiring (<em>Gardenia augusta</em>), buah mengkudu (<em>Morinda citrifolia</em>), jombang (<em>Taraxacum officinale</em>).</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Ingat, Hepatitis C tidak menular melalui:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Pemakaian toilet secara bersama</li>
<li>Pemakian alat makan dan minum secara      bersama</li>
<li>Batuk, bersih, berciuman atau berpelukan</li>
<li>Air di kolam renang</li>
<li>Gigitan nyamuk atau serangga lainnya.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: left;"><strong>SEHAT HERBA MENYEDIAKAN TANAMAN OBAT UNTUK HEPATITIS</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html">Penyakit Hepatitis C</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-c.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
