<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sirosis &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/sirosis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 04:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>sirosis &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Penyakit Kuning &#8220;liver&#8221;</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-kuning-liver.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-kuning-liver.html#respond</comments>
				<pubDate>Wed, 04 May 2011 00:28:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[bilirubin yang berlebihan]]></category>
		<category><![CDATA[ikterus]]></category>
		<category><![CDATA[liver]]></category>
		<category><![CDATA[Penderita hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[pengerasan hati]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kuning]]></category>
		<category><![CDATA[radang hati]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas liver]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1588</guid>
				<description><![CDATA[<p>hepatitis Tanpa disadari banyak sekali fenoma penyakit kuning yang terjadi di sekitar kita. Penyakit ini memang jarang mewabah, akan tetapi tidak sedikit pula orang yang terkena. Organ yang terserang adalah liver. Liver sama dengan hepar yang berarti hati, yaitu organ dalam yang paling besar dan penting peranannya, terutama dalam metabolisme segala jenis makanan. Tugas liver &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-kuning-liver.html">Penyakit Kuning &#8220;liver&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1589" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/hepatitis.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1589" title="hepatitis" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/hepatitis-150x150.jpg" alt="hepatitis" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">hepatitis</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tanpa disadari banyak sekali fenoma <strong>penyakit kuning</strong> yang terjadi di sekitar kita. Penyakit ini memang jarang mewabah, akan tetapi tidak sedikit pula orang yang terkena. Organ yang terserang adalah<strong> liver</strong>. Liver sama dengan <em>hepar</em> yang berarti hati, yaitu organ dalam yang paling besar dan penting peranannya, terutama dalam metabolisme segala jenis makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tugas liver antara lain: menyimpan makanan terutama gula, lemak dan sedikit protein; membuat protein plasma (darah) dan zat pembeku darah; membuat air empedu &#8211; zat pencerna yang sangat penting &#8211; dari sel-sel darah merah yang sudah rusak; memusnahkan racun dan membentuk sel-sel darah merah pada bayi yang masih dalam kandungan.<span id="more-1588"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Penyebab sakit liver karena adanya gangguan pada pencernaan. Gejalanya mungkin berupa sakit kuning (ikterus) dimana kulit dan putih mata menjadi kuning, karena adanya bilirubin yang berlebihan dalam plasma darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bilirubin adalah zat warna yang diproduksi hati ketika sel-sel darah merah yang rusak diolah, dan biasanya bercampur dengan air empedu yang disimpan kantung empedu dan masuk ke dalam usus dan darah menyebabkan warna kulit dan putih mata menjadi kuning.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit kuning ini bermacam-macam, hepatitis (radang hati) dan sirosis (pengerasan hati) adalah beberapa diantaranya. Kedua jenis penyakit ini seringkali merupakan akibat dari penyalahgunaan alkohol. Ada pula jenis sakit kuning yang menyerang bayi baru lahir, namun tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Umumnya karena rusaknya sel-sel darah merah ekstra yang dibutuhkan bayi sesudah ia lahir.</p>
<p style="text-align: justify;">Hepatitis adalah radang hati yang disebabkan oleh virus hepatitis, maka dari itu mudah sekali menular. Jenis hepatitis juga beragam, antara lain hepatitis A, B dan C. Hepatitis A yang paling ringan, dapat sembuh total<strong>.</strong> Hepatitis B agak berat, setelah sembuh masih harus dilakukan kontrol rutin karena dikhawatirkan terjadi kambuhan. Sedangkan hepatitis C, ini merupakan jenis yang paling parah, harus dirawat di rumah sakit sampai benar-benar sembuh total.</p>
<p style="text-align: justify;">Penderita hepatitis tidak dapat menjadi donor darah, karena cenderung menularkan penyakitnya melalui organisme yang terkandung dalam darah. Penderita penyakit kuning bisa menjadi donor darah bila penyakitnya disebabkan oleh infeksi bukan virus.</p>
<p style="text-align: justify;">Dianjurkan untuk selalu melakukan diet sehat, baik makanan maupun minuman, serta minum air putih yang banyak sedikitnya 8 gelas sehari. Terutama bagi para pengonsumsi alkohol, obat-obatan ataupun jamu. Tidak ada salahnya untuk merawat tubuh sejak dini sebelum hal-hal yang tidak diinginkan mulai menghampiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Mulailah dengan berolah raga secara teratur atau melakukan perawatan intensif bila waktu anda tidak memungkinkan untuk olah raga.</p>
<p style="text-align: justify;">Perawatan (terapi normalisasi) PENNASIA ini dilakukan dengan menggunakan metode dan alat-alat tertentu yang belum ada sebelumnya.  Tanpa menggunakan jamu/obat-obatan dalam menyembuhkan penyakit.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-kuning-liver.html">Penyakit Kuning &#8220;liver&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-kuning-liver.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Temulawak Obat Alami Hepatitis</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html#comments</comments>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 05:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan Curcuma xanthorhiza rox]]></category>
		<category><![CDATA[kurkumin]]></category>
		<category><![CDATA[mengobati sakit kuning]]></category>
		<category><![CDATA[minyak atsiri fellandrean]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Alami Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[SGOT]]></category>
		<category><![CDATA[SGPT]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman obat]]></category>
		<category><![CDATA[temulawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1567</guid>
				<description><![CDATA[<p>Dari Empiris Sampai Uji Klinis temulawak temulawak Kandungan temulawak / Curcuma xanthorhiza rox, kurkumin, mengandung sejuta manfaat untuk perbaikan kesehatan. Salah satunya sebagai obat alami hepatitis Indonesia sebagai negara tropis yang dikenal dengan the second mega biodiversity, dibanjiri oleh tanaman yang diketahui secara empiris atau penelitian berkhasiat obat. Salah satunya adalah temulawak yang termasuk dalam &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html">Temulawak Obat Alami Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Dari Empiris Sampai Uji Klinis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1569" class="wp-caption alignnone" style="width: 230px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temu-lawak.jpg"><img class="size-medium wp-image-1569" title="temu-lawak" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temu-lawak-220x300.jpg" alt="temulawak" width="220" height="300" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">temulawak</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1568" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temulawak.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1568" title="temulawak" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temulawak-150x150.jpg" alt="temulawak" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">temulawak</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kandungan <strong>temulawak</strong> / Curcuma xanthorhiza rox, kurkumin, mengandung sejuta manfaat untuk perbaikan kesehatan. Salah satunya sebagai<strong> obat alami hepatitis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Indonesia sebagai negara tropis yang dikenal dengan the second mega biodiversity, dibanjiri oleh tanaman yang diketahui secara empiris atau penelitian berkhasiat obat. Salah satunya adalah<strong> temulawak</strong> yang termasuk dalam keluarga jahe (zingiberaceae). <strong>Temulawak </strong>(Curcuma xanthorhiza roxb) merupakan tanaman obat asli Indonesia. Meski demikian, penyebaran tanaman yang kondang dengan sebutan curcuma javanica ini, hanya terbatas di pulau Jawa, Maluku, dan Kalimantan. Temulawak tumbuh sebagai semak tak berbatang. Mulai dari pangkalnya sudah memunculkan tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 sampai 2,5 meter. Daunnya bundar panjang, mirip daun pisang. Pelepah daunnya saling menutupi membentuk batang.<span id="more-1567"></span><br />
Tumbuhan yang patinya mudah dicerna ini dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Temulawak dapat dipanen setelah berusia 8-12 bulan, saat daunnya telah menguning dan kelihatan hampir mati. Umbi akan muncul dari pangkal batang, warnanya kuning tua atau coklat muda, panjangnya sampai 15 sentimeter dan berdiameter 6 sentimeter. Baunya harum dan rasanya pahit agak pedas.</p>
<p style="text-align: justify;">Manfaat temulawak untuk kesehatan, sebenarnya telah lama diketahui secara empiris dan pengalaman turun-menurun dari nenek moyang. Sejak dulu temulawak digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut kembung, dan pegal-pegal. Terakhir juga diketahui temulawak bisa menurunkan lemak darah, menghambat penggumpalan darah sebagai antioksidan, dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya imun. Beberapa manfaat tersebut kemudian akhirnya terbukti secara klinis. Melihat manfaat temulawak yang se-abrek ini, tak ayal lagi pemerintah mencanangkan &#8220;gerakan nasional minum temulawak&#8221; sejak 2 tahun silam.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantu Hati Hantam Toksin</p>
<p style="text-align: justify;">Daging buah (rimpang) temulawak mengandung beberapa senyawa kimia, antara lain minyak atsiri fellandrean dan turmerol, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol, dan kurkumin. Kurkumin diketahui sebagai kandungan yang banyak memberi manfaat, terutama sebagai anti hepototoksik dan antioksidan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana mekanisme kurkumin sebenarnya dalam menyelamatkan &#8220;lambang romantisme&#8221; ini masih belum jelas. Namun sebuah studi pada hewan percobaan melaporkan, kurkumin secara kuat menghambat enzim cytochrome 4501A1/1A2 di hati. Enzim ini merupakan isoenzim yang terlibat dalam bioaktivasi beberapa toksin termasuk benzo[a]pyrene. Kurkumin ditemukan juga mencegah pembentukan ikatan kovalen antara cytochrome P450 dan DNA. Dan, peneliti menyimpulkan bahwa kurkumin bisa saja menghambat karsinogenesis oleh kimiawi dengan memodulasi fungsi P450.<br />
Selain itu, kurkumin ditemukan juga menawarkan proteksi hati terhadap toksisitas alkohol. Efek ini terbukti pada sebuah studi yang dilakukan pada tikus yang diinduksi dengan etanol 25%. Tikus yang memperoleh kurkumin 80 mg/kg BB mengalami penurunan kadar enzim hati dan produk reaktif asam tiobarbiturat. Di samping itu, sebuah studi lainnya juga menunjukkan, kurkumin menurunkan kerusakan hati melalui pengurangan peroksidasi lipid. Hal ini diamati pada tikus yang hatinya telah diinduksi dengan zat besi. Masih berdasarkan studi pra klinis, kurkumin dilaporkan juga meningkatkan aktifitas glutathione-S-transferase. Enzim ini sangat penting dalam proses detoksifikasi.<br />
Uji Klinis Kurkumin</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah uji klinis yang tidak begitu besar telah dilakukan di Tanah Air untuk melihat manfaat kurkumin dalam memperbaiki fungsi hati. Studi ini melibatkan sekitar 38 pasien gangguan hati atau memiliki nilai SGPT dan SGOT di atas normal dari 5 area (Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Palembang dan Jakarta). Pasien diberikan gabungan kurkumin 25 mg, essential phospholipid 100 mg, dan vitamin E 100 mg. Studi ini menggunakan metoda seeding trial atau tanpa pembanding. Pengamatan dilakukan oleh sekitar 20 peneliti dalam periode Juli-Desember 1998.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun parameter yang digunakan adalah nilai SGPT dan SGOT. SGPT merupakan enzim yang diproduksi oleh hepatocytes, jenis sel yang banyak terdapat di liver. Kadar SGPT dalam darah akan meningkat seiring dengan kerusakan pada sel hepatocytes yang bisa terjadi karena infeksi virus hepatitis, alkohol, obat-obat yang menginduksi terjadinya kerusakan hepatocytes, dan sebab lain seperti adanya shok atau keracunan obat.<br />
Nilai SGPT yang dianggap normal adalah 0 &#8211; 35 unit per liter (u/l). Peningkatan nilai SGPT 50 kali dari normal menandakan rendahnya aliran darah pada hati, hepatitis, atau kerusakan sel hati yang disebabkan oleh obat/senyawa kimia seperti CCl4. Peningkatan nilai SGPT ringan sampai sedang dapat disebabkan oleh adanya hepatitis, sirosis, kanker pada hati dan alkohol. Terkadang pada sirosis hanya terjadi peningkatan nilai SGPT 2-4 kali dari nilai normal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara SGOT banyak dijumpai pada organ jantung, hati, otot rangka, pankreas, paru-paru, sel darah merah dan sel otak. Saat sel organ tersebut mengalami kerusakan, maka SGOT akan dilepaskan dalam darah. Alhasil saat pengukuran akan terlihat korelasi besarnya atau tingkat keparahan sel yang terjadi. Nilai normal SGOT berkisar dari 3 &#8211; 45 unit per liter (u/l). Peningkatan nilai SGOT ini dapat disebabkan oleh adanya hepatitis C. Pada hepatitis akut, peningkatan bisa terjadi hingga 20 kali nilai normalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil studi menunjukkan, berdasarkan perhitungan statistik, terjadi penurunan nilai SGOT dan SGPT yang signifikan. Setelah 14 hari terapi, penurunan nilai SGOT dari total pasien mencapai hingga 2,89 kali, sedangkan untuk SGPT mencapai 3,28 kali dibandingkan sebelum pengobatan. Hasil yang tidak berbeda jauh juga ditemukan pada individu yang menderita hepatitis dan non hepatitis. Pasien hepatitis mengalami penurunan SGOT sebanyak 3,48 kali dan SGPT sebanyak 3,82 kali, dibandingkan sebelum pengobatan. Sedang pada individu non hepatitis, terjadi penurunan SGOT sekitar 1,91 kali dan SGPT sebanyak 2,15 kali.</p>
<p style="text-align: justify;">Menggali Manfaat Lain</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga kini, telah banyak studi yang dilakukan untuk mencoba mereguk manfaat lain dari umbi berharga ini. Studi yang tengah gencar dilakukan adalah untuk melihat manfaat kurkumin sebagai antitumor guna mengobati penyakit kanker. Sejumlah laporan menunjukkan, kurkumoid termasuk kurkumin memiliki aktivitas kemopreventif dan kuratif melawan kanker. Studi tersebut umumnya dilakukan pada hewan percobaan dengan rute pemberian berbeda dan diuji dengan sistem in vitro. Namun sedikit studi juga telah mulai dilakukan belakangan ini pada manusia.<br />
Manfaat lain yang juga tengah diincar dari kurkumin adalah penghambatan replikasi human immunodeficiency virus (HIV). Sebuah studi menunjukkan, kurkumin menghambat tahap fusion sel virus pada siklus replikasi HIV. Berbagai studi terus dilakukan untuk mencari titik terang. Jika semua terbukti secara klinis, maka tanaman yang mengandung kurkumin akan semakin kaya manfaat. Dan Indonesia tentu akan turut berbahagia, karena tanaman itu adalah asli dari Bumi Pertiwi.<br />
(Arnita)<br />
Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi November 2006</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html">Temulawak Obat Alami Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
