<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel Tanaman Obat &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/category/artikel-tanaman-obat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 05:43:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Artikel Tanaman Obat &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Tanaman Herbal Daun Kelor</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-herbal-daun-kelor.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-herbal-daun-kelor.html#comments</comments>
				<pubDate>Fri, 16 Nov 2012 01:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Obat Daun Kelor]]></category>
		<category><![CDATA[Alerg]]></category>
		<category><![CDATA[daun segar kelor dan daun kering kelor]]></category>
		<category><![CDATA[jual bibit daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[kapsul ekstrak herbal daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[Lam]]></category>
		<category><![CDATA[menyediakan dan menjual tanaman herbal daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[Moringa oleifera]]></category>
		<category><![CDATA[Obat herbal daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[pegal linu]]></category>
		<category><![CDATA[Produsen Herbal Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Rabun ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit mata]]></category>
		<category><![CDATA[Sukar buang air kecil]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Herbal Daun Kelor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1999</guid>
				<description><![CDATA[<p>Tanaman Daun Kelor (Moringa oleifera, Lamk.) Sinonim : Moringa pterygosperma, Gaertn.   Familia : Moringacaea Kami CV. Sehat Herba Produsen Herbal Tanaman Obat menyediakan dan menjual tanaman herbal daun kelor, jual bibit daun kelor,  teh herbal daun kelor, kapsul ekstrak herbal daun kelor, daun segar kelor dan daun kering kelor (simplisia). Uraian : Kelor (MORINGA OLEIVERA) &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-herbal-daun-kelor.html">Tanaman Herbal Daun Kelor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2000" aria-describedby="caption-attachment-2000" style="width: 491px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/11/Tanaman-Herbal-Kapsul-daun-kelor.jpg"><img class="wp-image-2000 " title="Tanaman Herbal Kapsul daun kelor" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/11/Tanaman-Herbal-Kapsul-daun-kelor.jpg" alt="Tanaman Herbal Kapsul daun kelor" width="491" height="328" /></a><figcaption id="caption-attachment-2000" class="wp-caption-text">Tanaman Herbal Kapsul daun kelor</figcaption></figure>
<h2 style="text-align: justify;">Tanaman Daun Kelor</h2>
<p style="text-align: justify;"><em>(Moringa oleifera, Lamk.)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sinonim :</strong><br />
Moringa pterygosperma, Gaertn.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Familia :</strong><br />
Moringacaea</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #339966;">Kami CV. Sehat Herba Produsen Herbal Tanaman Obat menyediakan dan menjual tanaman herbal daun kelor, jual bibit daun kelor,  teh herbal daun kelor, kapsul ekstrak herbal daun kelor, daun segar kelor dan daun kering kelor (simplisia).</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Uraian :</strong><br />
Kelor (MORINGA OLEIVERA) termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki ketingginan batang 7 -11 meter. Di jawa, Kelor sering dimanfaatkan sebagai tanaman pagar karena berkhasiat untuk obat-obatan. Pohon Kelor tidak terlalu besar. Batang kayunya getas (mudah patah) dan cabangnya jarang tetapi mempunyai akar yang kuat. Daunnya berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai. Kelor dapat berkembang biak dengan baik pada daerah yang mempunyai ketinggian tanah 300-500 meter di atas permukaan laut. Bunganya berwarna putih kekuning kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau. Bunga kelor keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segi tiga memanjang yang disebut klentang (Jawa). Sedang getahnya yang telah berubah warna menjadi coklat disebut blendok (Jawa). Pengembangbiakannya dapat dengan cara stek.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nama Lokal :</strong><br />
Kelor (Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, Lampung), Kerol (Buru); Marangghi (Madura), Moltong (Flores), Kelo (Gorontalo); Keloro (Bugis), Kawano ( Sumba), Ongge (Bima); Hau fo (Timor); <span id="more-1999"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyakit Yang Dapat Diobati :</strong><br />
Sakit kuning (Lever), Reumatik/encok/Pegal linu, Rabun ayam, Sakit mata, Sukar buang air kecil, Alergi/biduren, Cacingan; Luka bernanah;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pemanfaatan :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. Sakit Kuning</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan 1 gelas</p>
<p style="text-align: justify;">    air kelapa hijau;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa</p>
<p style="text-align: justify;">    dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk</p>
<p style="text-align: justify;">    sampai merata.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: diminum, dan dilakukan secara rutin sampai</p>
<p style="text-align: justify;">    sembuh.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Reumatik, Nyeri dan Pegal Linu</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk halus;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: dipakai untuk obat gosok (param).</p>
<p style="text-align: justify;">3. Rabun Ayam</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 3 gagang daun kelor;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas</p>
<p style="text-align: justify;">    air masak dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan</p>
<p style="text-align: justify;">    diaduk sampai merata.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: diminum sebelum tidur.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Sakit Mata</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 3 gagang daun kelor;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan</p>
<p style="text-align: justify;">    diaduk sampai merata. Kemudian didiamkan sejenak sampai</p>
<p style="text-align: justify;">    ampasnya mengendap;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: air ramuan tersebut digunakan sebagai obat</p>
<p style="text-align: justify;">    tetes mata.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Sukar Buang Air Kecil</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 1 sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel</p>
<p style="text-align: justify;">    yang telah diparut dalam jumlah yang sama;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: Bahan-bahan tersebut dicampur dan ditambah</p>
<p style="text-align: justify;">    dengan 1 gelas air, kemudian disaring.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: diminum setiap hari.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Cacingan</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang</p>
<p style="text-align: justify;">    meniran;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air</p>
<p style="text-align: justify;">    sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: diminum.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Biduren (alergi)</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas</p>
<p style="text-align: justify;">    pulasari secukupnya;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air</p>
<p style="text-align: justify;">    sampai mendidih hingga tinggal 2  gelas, kemudian disaring.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.</p>
<p style="text-align: justify;">8. Luka bernanah</p>
<p style="text-align: justify;">    Bahan: 3-7 gagang daun kelor;</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara Membuat: daun kelor ditumbuk sampai halus.</p>
<p style="text-align: justify;">    Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang luka sebagai</p>
<p style="text-align: justify;">    obat luar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komposisi :</strong><br />
KANDUNGAN KIMIA : Akar dan daun kelor (MORINGA OLEIVERA) mengandung zat yang berasa pahit , getir dan pedas. Biji kelor juga mengandung minyak dan lemak.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-herbal-daun-kelor.html">Tanaman Herbal Daun Kelor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-herbal-daun-kelor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Khasiat Tanaman Ki Urat atau Daun Sendok</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/khasiat-tanaman-ki-urat-atau-daun-sendok.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/khasiat-tanaman-ki-urat-atau-daun-sendok.html#comments</comments>
				<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 00:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Hembing Wijayakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[hepatoprotektor]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat dari daun sendok]]></category>
		<category><![CDATA[ki urat]]></category>
		<category><![CDATA[menormalkan aktivitas hati]]></category>
		<category><![CDATA[obat herbal Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pakar kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1819</guid>
				<description><![CDATA[<p>Berikut ini beberapa khasiat dari daun sendok yang dapat dijadikan obat yang sudah diteliti, dipercayai oleh beberapa pakar kesehatan obat herbal Indonesia salah satunya Prof. Dr. Hembing Wijayakusuma, diantaranya adalah : 1. Meredakan pegal linu, nyeri otot dan nyeri sendi 2. Infeksi saluran kencing, kencing berlemak, kencing berdarah, bengkak karena penyakit ginjal (nefrotik edema)  dan &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/khasiat-tanaman-ki-urat-atau-daun-sendok.html">Khasiat Tanaman Ki Urat atau Daun Sendok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/02/tanaman-ki-urat-daun-sendok.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1820" title="tanaman ki urat daun sendok" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2012/02/tanaman-ki-urat-daun-sendok.jpg" alt="daun sendok" width="621" height="480" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berikut ini beberapa khasiat dari daun sendok yang dapat dijadikan obat yang sudah diteliti, dipercayai oleh beberapa pakar kesehatan obat herbal Indonesia salah satunya Prof. Dr. Hembing Wijayakusuma, diantaranya adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. Meredakan pegal linu, nyeri otot dan nyeri sendi</p>
<p style="text-align: justify;">2. Infeksi saluran kencing, kencing berlemak, kencing berdarah, bengkak karena penyakit ginjal (nefrotik edema)  dan berkemih sedikit karena panas dalam</p>
<p style="text-align: justify;">3. Batu empedu, batu ginjal</p>
<p style="text-align: justify;">4. Radang prostat ( prostatitis )</p>
<p style="text-align: justify;">5. Mengobati penyakit influenza ( flu/pilek )</p>
<p style="text-align: justify;">6. Demam</p>
<p style="text-align: justify;">7. Batuk rejan, batuk berdahak</p>
<p style="text-align: justify;">8. Radang saluran pernapasan ( bronkhitis )</p>
<p style="text-align: justify;">9. Diare / disentri</p>
<p style="text-align: justify;">10. Nyeri lambung</p>
<p style="text-align: justify;">11. Penyakit yang berhubungan dengan mata, seperti : mata merah ( konjungtivitis ), menerangkan penglihatan yang kabur</p>
<p style="text-align: justify;">12. Mengobati kencing manis ( diabetes mellitus )</p>
<p style="text-align: justify;">13. Hepatitis akut disertai kuning ( hepatitis ikterik akut )</p>
<p style="text-align: justify;">14. Cacingan</p>
<p style="text-align: justify;">15. Digigit serangga</p>
<p style="text-align: justify;">16. Perdarahan ( mimisan dan batuk darah )<span id="more-1819"></span></p>
<p style="text-align: justify;">17. Mengatasi keputihan (leukore) pada wanita</p>
<p style="text-align: justify;">18. Mengatasi gangguan pencernaan pada anak ( dispepsia )</p>
<p style="text-align: justify;">19. Kencing sakit (disuria), sulit berkemih, rasa penuh di perut bagian bawah</p>
<p style="text-align: justify;">20. Organ hati terasa panas dan sakit akibat dari pembengkakan</p>
<p style="text-align: justify;">21. Beri-beri</p>
<p style="text-align: justify;">22. Darah tinggi ( hipertensi )</p>
<p style="text-align: justify;">23. Sakit kuning ( jaundice )</p>
<p style="text-align: justify;">24. Reumatik atau Gout</p>
<p style="text-align: justify;">25. Penambah daya rangsang khususnya pada pria ( afrodisiak )</p>
<p style="text-align: justify;">26. Mengatasi beser mani / sperma encer ( spermatorea )</p>
<p style="text-align: justify;">27. Sakit tenggorokan</p>
<p style="text-align: justify;">28. Luka berdarah</p>
<p style="text-align: justify;">29. Bisul dan lain sebagainya</p>
<p style="text-align: justify;">Karena unsur kimia alami yang terdapat pada daun sendok. Daun sendok ini mampu mengatasi berbagai macam penyakit. Daun sendok ini memiliki sifat manis dan dingin. Selain itu juga dapat menghilangkan rasa haus. Sedangkan pada biji daun sendok memiliki sifat manis, dingin, masuk meridian ginjal, hati, usus halus dan paru-paru.</p>
<p style="text-align: justify;">Daun sendok ini mengandung plantagin, aukubin, asam ursolik, Beta-si- tosterol, n-hentriakontan, dan plantagluside yang terdiri dari methyl D-galakturonat, D-galaktosa, L-arabinosa dan L-rhammosa. Juga mengandung tanin, kalium dan vitamin (B1, C, A).</p>
<p style="text-align: justify;">Kalium bersifat peluruh kencing dan melarutkan endapan garam kalsium yang terdapat dalam ginjal dan kandung kencing. Zat aktif aukubin selain berkhasiat melindungi hati terhadap pengaruh zat beracun yang dapat merusak sel-sel hati (hepatoprotektor), juga berkhasiat antiseptik. Biji (che qian zi) daun sendok mengandung asam planterolik, plantasan (dengan komposisi xylose, arabinose, asam galacturonat dan rharnnose), protein, musilago, aucubin, asam suksinat, adenin, cholin, katalpol, syringin, asam lemak (palmitat, stearat, arakidat, oleat, linolenat dan lenoleat), serta flavanone glycoside. Sedangkan bagian akar mengandung naphazolin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>KLASIFIKASI : </strong>Daun sendok dikenal dengan nama <em>Plantago mayor</em>., tetapi juga disebut <em>Plantago asiatika </em>L. atau <em>Plantagodepressa Willd. </em>Termasuk kedalam famili tumbuhan Plantaginaceae. Nama daerahnya Ki urat, kuping menjangan, otot-ototan, ceuliuncal, meloh kiloh, sangkabuah, sangkubah, suri pandak dan torongoat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>SIFAT KIMIAWI : </strong>Seluruh herba; Kandungan kimia a.l: Seluruh herba : plantagin,aucubin, ursolic acid,bethasitosterol,hentria-contane dan plantaglucide yang terdiri dari methyl d-galacturonate, D-3galactose, L-arabinose dan L-rhammose. Vitamin B1, C, A dan kalium. Rhinantin,turunan dari naphazolin sebagaiandrenergik agent, menghilangkan nyeri urat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Biji : </strong>planterolic acid,plantasan (dengan komposisi xylose, arabinose, galacturonic acid dan rhammose), protein adenine, choline, catalpol, dan asamlemak; palmitic acid, succinic acid, stearic acid, arachidic acid, linolenicacid dan lenoleic acid.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>EFEK FARMAKOLOGIS :</strong> Tumbuhan ini bersifat : anti inflamasi (anti radang), peluruh airseni (diuretic), karena unsur K, peluruh dahak (mucolytic), menghentikan batuk (antitusiv), antiseptik karena glikosid aukubin, aphrodisiak memperbaiki penglihatan pada penderita kencing manis, hepatoprotektor, menormalkan aktivitas hati. Mempunyai Rasa manis dan sifat dingin.<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Gangguan saluran air kemih. </strong>6 ons herba segar, digodok 3 liter jadi 1,5 liter,dibagi 3 kali minum, atau herba segar ditumbuk, diperas jadi 1/2 mangkuk. Tambah madu 1 sendok, minum, tambah keji beling (Desmodiumgangeticum), direbus, airnya sebagai obat batu ginjal atau kandung kemih. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Airkemih berdarah. </strong>Minum semangkok air tumbukanherba segar sebelum makan. (Saran 3 x 2 kapsul/hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Keputihan.</strong> Akar 10 g. dilumatkan,ditambah air cucian beras saring, minum.<strong> </strong>(Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Disentripanas. </strong>Semangkok air tumbukan herba segar + madu 2 sendok, di tim sebentar, minum hangat. Atau Biji digiling halus, larutkan dalam anggur, sebagai tonikum.<strong> </strong>(Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Disentribasiler. </strong>Minum 60 &#8211; 120 ml/hari godokan daun sendok, selama 10 hari.<strong> </strong>(Saran 3 x 2 kapsul/hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Diare. </strong>Daun segar 30 gram digodok,minum sehari 2 kali.<strong> </strong>(Saran 3 x 2 kapsul per hari, minum banyak air)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Gangguan pencernakan anak-anak. </strong>Biji disangrai dan dibuat bubuk untuk dimakan. Umur4-12 bulan; @ 0,5 gram; 1-2 tahun; @1gram,3-4 kali/hari. (Saran 3x 1 kapsul per hari, minum banyak air)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Mimisan. </strong>Daun segar dilumatkan, seduh dengan air panas, minum setelah dingin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>9. Batuk sesak, batuk darah. </strong>Herbasegar 60 g. + sedikit air, 15 g. madu atau 30 g. gula batu, di tim. Minum hangat-hangat. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>10. Radang saluran napas (bronchitis). </strong>Herba segar 30 g.digodok, minum, 1-2 minggu. (Saran 3 x 2 kapsul/hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>11. Kencing manis, kencing batu. </strong>Daun0,5 genggam, digodok, air 3 gelas jadi 2 1/4gelas. Disaring, minum denganmadu. Sehari 3 kali 3/4 gelas minum.<strong> </strong>(Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>12. Sakitkuning (Acute icteric hepatitis). </strong>Daun 60 g digodok,minum. Nafsu makan timbul dalam 5 s/d 7hari, warna kuning (jaundice) menghilang dalam 14 hari. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>13. Luka berdarah, gigitan serangga, gigitan ular. </strong>Lukadikompres dengan air perasan daun sendok.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>14. Bisul. </strong>Turapkan segenggam daun yang dilumatkan dan diremas dengan sirih.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>15. Obat kuat laki-laki. </strong>3 sendok teh biji daun sendok digiling, + 3 sendok madu, minum. (Saran3 x 2 kaps/hr)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>16. Radang selaput mata. </strong>Tanaman segar direbus 15 menit, airnya diteteskan pada radang selaput mata.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>17. Nyeriurat/otot.</strong> Daun lima lembar dilumatkan, gosokkan. Atau akarnya dimasak dengan minyak kelapa dihasilkan minyak untuk mengobati salah urat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>18. Kudis. </strong>Daun sendok segar 5 lbr, daun sambiloto 7 lbr, digodok, air 2 gelas jadi 1 gelas, saring, minum.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>19. Batu empedu. </strong>Tanaman daun sendok ( + akar) ditambah keji beling lima kali lipat, direbus, minum.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/khasiat-tanaman-ki-urat-atau-daun-sendok.html">Khasiat Tanaman Ki Urat atau Daun Sendok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/khasiat-tanaman-ki-urat-atau-daun-sendok.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Menjual Tanaman Binahong &#8220;Umbi, Daun, Polybag&#8221;</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/menjual-tanaman-binahong-umbi-daun-polybag.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/menjual-tanaman-binahong-umbi-daun-polybag.html#comments</comments>
				<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 16:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Anredera Cordifolia]]></category>
		<category><![CDATA[bibit tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Deng San Chi]]></category>
		<category><![CDATA[jual daun binahong segar]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[obat herbal kapsul binahong]]></category>
		<category><![CDATA[Penyembuhan luka operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Produsen tanaman obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1705</guid>
				<description><![CDATA[<p>&#160; Kami Produsen tanaman obat menjual tanaman Binahong (Anredera Cordifolia / Deng San Chi) dalam bentuk daun, umbi maupun tanaman dalam polybag. Binahong bermanfaat untuk obat/ pengobatan antara lain: * Mengurangi pembengkakan jantung dan liver * Mencegah pembekuan darah * Mencegah stroke, asam urat, diabetes, darah tinggi, wasir, dll * Meningkatkan stamina * Penyembuhan luka &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/menjual-tanaman-binahong-umbi-daun-polybag.html">Menjual Tanaman Binahong &#8220;Umbi, Daun, Polybag&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_1711" aria-describedby="caption-attachment-1711" style="width: 180px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/toko-online-dan-produsen-tanaman-obat-menjual-berbagai-jenis-bibit-tanaman.jpg"><img class="size-full wp-image-1711" title="toko online dan produsen tanaman obat menjual berbagai jenis bibit tanaman" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/toko-online-dan-produsen-tanaman-obat-menjual-berbagai-jenis-bibit-tanaman.jpg" alt="toko online dan produsen tanaman obat " width="180" height="450" /></a><figcaption id="caption-attachment-1711" class="wp-caption-text">toko online dan produsen tanaman obat</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Kami Produsen tanaman obat menjual tanaman Binahong (Anredera Cordifolia / Deng San Chi) dalam bentuk daun, umbi maupun tanaman dalam polybag.<br />
Binahong bermanfaat untuk obat/ pengobatan antara lain:<br />
* Mengurangi pembengkakan jantung dan liver<br />
* Mencegah pembekuan darah<br />
* Mencegah stroke, asam urat, diabetes, darah tinggi, wasir, dll<br />
* Meningkatkan stamina<br />
* Penyembuhan luka pasca operasi<br />
* Menyuburkan kandungan</p>
<p style="text-align: justify;">Binahong adalah tanaman obat dari daratan Tiongkok yang dikenal dengan nama asli Dheng San Chi. Tumbuhan ini telah dikenal memiliki kasiat penyembuhan yang luar biasa dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan dll. Di kawasan Asia Tenggara, tumbuhan ini merupakan konsumsi wajib penduduk Vietnam ketika melawan invansi Amerika, namun sayangnya tanaman ini masih asing untuk daerah Indonesia.</p>
<p><strong>Khasiat Daun Ajaib Binahong</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Daun Binahong adalah jenis tanaman yang amat berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah di jus atau diblender. Adapun khasiat dari daun tersebut sebagai berikut :<span id="more-1705"></span></p>
<figure id="attachment_1707" aria-describedby="caption-attachment-1707" style="width: 220px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/benahong.jpg"><img class="size-medium wp-image-1707" title="benahong" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/benahong-220x300.jpg" alt="khasiat obat herbal daun binahong" width="220" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-1707" class="wp-caption-text">Obat Herbal Binahong</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">A. Kategori Penyakit berat :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Batuk/muntah darah : 10 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Paru-paru/bolong : 10 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Kencing manis : 11 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Sesak nafas : 7   lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Borok akut(menahun) : 12 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Patah tulang : 10-20 lb    daun diminum setiap hari</li>
<li>Darah rendah : 8   lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Radang ginjal   : 7   lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lb     daun diminum setiap hari</li>
<li>Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun diminum setiap hari.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">B. Kategori Penyakit Ringan</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Disentri/buang air besar  : 10 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Ambeyen berdarah   : 16 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Hidung mimisan         :   4 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Habis bedah/operasi : 20 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Luka bakar           : 10 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Kecelakaan/benda tajam  : 10 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Jerawat                 :  8 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Usus bengkak      :  3 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Gusi berdarah     :  4 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Kurang nafsu makan :  5 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Kelancaran haid         :  3 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Habis bersalin/melahirkan :  7 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Menjaga stamina tubuh  :  1 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Penghangat badan     :  5 lembar daun diminum setiap hari</li>
<li>Lemah syahwat         : 3-10 lb      daun diminum setiap hari.</li>
</ul>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_1706" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px;">
<dt><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/produsen-tanaman-daun-binahong.jpg"><img class="  " title="produsen tanaman daun binahong" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/10/produsen-tanaman-daun-binahong.jpg" alt="produsen tanaman daun binahong" width="180" height="450" /></a></dt>
<dd></dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SEHAT HERBA</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">jual tanaman binahong bibit dan polybag.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">jual daun binahong segar</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">jual daun binahong kering</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">jual obat herbal kapsul binahong</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/menjual-tanaman-binahong-umbi-daun-polybag.html">Menjual Tanaman Binahong &#8220;Umbi, Daun, Polybag&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/menjual-tanaman-binahong-umbi-daun-polybag.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>MENGKUDU (Morinda citrifolia L.)</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/mengkudu-morinda-citrifolia-l.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/mengkudu-morinda-citrifolia-l.html#comments</comments>
				<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 00:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Obat Mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[familia Rubiaceae]]></category>
		<category><![CDATA[Mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[Morinda citrifolia L]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1245</guid>
				<description><![CDATA[<p>Tanaman ini termasuk familia Rubiaceae. Kandungan : metil asetil ester, seyawa moridon, senyawa soranjidiol. Nama lain : pace. Kegunaan : Hipertensi. 2 buah mengkudu dibuang bijinya, parut; sebuah mentimun parut dan peras. Tuangkan air mentimun ke ramuan mengkudu, beri gula aren dan 2 gelas air panas, saring. Untuk diminum 3 kali sehari. (4) Cacing gelang. &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/mengkudu-morinda-citrifolia-l.html">MENGKUDU (Morinda citrifolia L.)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if !mso]>
<mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tanaman ini termasuk familia <strong><em>Rubiaceae.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kandungan : metil asetil ester, seyawa moridon, senyawa soranjidiol.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Nama lain : pace.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial; color: green;">Kegunaan :</span></strong></p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shapetype id="_x0000_t75"  coordsize="21600,21600" o:spt="75" o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe"  filled="f" stroked="f"> <v:stroke joinstyle="miter" /> <v:formulas> <v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0" /> <v:f eqn="sum @0 1 0" /> <v:f eqn="sum 0 0 @1" /> <v:f eqn="prod @2 1 2" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @0 0 1" /> <v:f eqn="prod @6 1 2" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="sum @8 21600 0" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @10 21600 0" /> </v:formulas> <v:path o:extrusionok="f" gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" /> <o:lock v:ext="edit" aspectratio="t" /> </v:shapetype><v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;  height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Hipertensi. <em>2 buah mengkudu dibuang bijinya, parut; sebuah mentimun parut dan peras. Tuangkan air mentimun ke ramuan mengkudu, beri gula aren dan 2 gelas air panas, saring. Untuk diminum 3 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1026"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Cacing gelang. <em>2 buah mengkudu masak dicuci, parut, beri sesendok makan garam, peras dengan kain. Untuk diminum 3 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1027"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Melancarkan air seni. <em>2 buah mengkudu masak dicuci, parut, beri sesendok makan garam, peras dengan kain. Untuk diminum 3 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1028"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Batuk. <em>2 buah mengkudu masak dicuci, parut, peras, beri gula batu dan sedikit air perasan air jeruk nipis. Minum 3 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1029"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Diabetes. <em>Beberapa helai daun mengkudu dicuci, rebus sampai matang. Makan sebagai lalap.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1038"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Radang usus. <em>2 buah mengkudu matang dicuci, lumatkan, peras, beri madu. Minum 2 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1030"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Diare pada anak. <em>2 helai daun mengkudu dicuci, olesi minyak goreng, garang di atas api sampai layu. Tempelkan sehelai di perut, sehelai di punggung, bebat dengan gurita.</em> (4)<span id="more-1245"></span></p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1031"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Kulit bersisik. <em>1 buah mengkudu masak diremas lalu digosokkan pada kulit yang bersisik, diamkan 15 menit, lalu dicuci dengan air hangat.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1032"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Hepatitis. <em>2 buah mengkudu masak diparut, peras, campur dengan gula batu. Minum 2 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1033"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Eksem. <em>Cuci 1 buah mengkudu, sedikit kulit pohon mengkudu, akar mengkudu lalu rebus bersama, dinginkan, lalu pakai untuk mencuci eksem.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1034"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Ketombe. <em>2-3 buah mengkudu matang dilumatkan, beri air, peras, airnya dipakai untuk keramas. Biarkan selama 5 menit, bilas dengan air. Gunakan shampoo untuk menghilangkan baunya.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1035"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Encok, pegal linu. <em>5 helai daun mengkudu yang besar dicuci, olesi dengan minyak kelapa, garang di atas api sampai layu, panas-panas ditempelkan ke bagian yang sakit.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1036"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Masuk angin. <em>Rebus 1 buah mengkudu, sepotong rimpang lengkuas dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Untuk diminum 2 kali sehari.</em> (4)</p>
<p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="_x0000_i1037"  type="#_x0000_t75" alt="" style='width:11.25pt;height:9pt' /><![endif]--><!--[if !vml]--><img src="file:///C:/DOCUME~1/Lokax/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="15" height="12" /><!--[endif]-->Radang tenggrorokan dan amandel. <em>Beberapa helai daun mengkudu dicuci, rebus sampai matangd. Makan sebagai lalap. Namun setiap setengah jam sekali berkumur dengan air ramuan.</em> (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><tt><em><span style="font-size: 10pt;">SUMBER : </span></em></tt></p>
<p style="text-align: justify;"><tt><em><span style="font-size: 10pt;">Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999.</span></em></tt></p>
<p style="text-align: justify;"><tt><em><span style="font-size: 10pt;">Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999.</span></em></tt></p>
<p style="text-align: justify;"><tt><em><span style="font-size: 10pt;">Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995.</span></em></tt></p>
<p style="text-align: justify;"><tt><em><span style="font-size: 10pt;">Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.</span></em></tt></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/mengkudu-morinda-citrifolia-l.html">MENGKUDU (Morinda citrifolia L.)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/mengkudu-morinda-citrifolia-l.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Manfaat Mengkudu</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-mengkudu.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-mengkudu.html#respond</comments>
				<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 00:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Obat Mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Mengkudu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1240</guid>
				<description><![CDATA[<p>Pernahkah anda meminum jamu kudu laos yang dijajakan ibu-ibu penjual jamu gendong? Rasanya segar, sedikit pedas-semriwing, dengan aroma khas mengkudu. Konon khasiatnya adalah memperlancar sirkulasi darah, menghangatkan badan, menurunkan tekanan darah tinggi, menambah vitalitas, memperbaiki pencernaan, menghilangkan pegel-linu dan masuk angin. Jamu berbahan dasar buah mengkudu, laos, asam Jawa, dan gula (kadang ditambah merica, bawang &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-mengkudu.html">Manfaat Mengkudu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Pernahkah anda meminum jamu kudu laos yang dijajakan ibu-ibu penjual jamu gendong? Rasanya segar, sedikit pedas-semriwing, dengan aroma khas mengkudu. Konon khasiatnya adalah memperlancar sirkulasi darah, menghangatkan badan, menurunkan tekanan darah tinggi, menambah vitalitas, memperbaiki pencernaan, menghilangkan pegel-linu dan masuk angin.</p>
<p style="text-align: justify;">Jamu berbahan dasar buah <strong>mengkudu</strong>, laos, asam Jawa, dan gula (kadang ditambah merica, bawang putih, kedawung, jahe, kecur, dll) ini secara diminum turun-temurun sejak jaman nenek-moyang, menunjukkan bahwa sebagai obat <strong>mengkudu </strong>telah memiliki sejarah panjang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">Secara tradisional seluruh bagian tanaman mengkudu dapat dimanfaatkan sebagai obat. Akarnya untuk mengobati kejang-kejang dan tetanus, menormalkan tekanan darah, obat demam, dan tonikum. Kulit batang digunakan sebagai obat malaria, tonikum, antiseptik pada luka, atau mengempiskan pembengkakan kulit. Daunnya digunakan sebagai obat disentri, kejang usus, pusing, muntah-muntah, dan demam. Sedangkan buahnya untuk peluruh air kencing, urus-urus, pelembut kulit, kejang-kejang, bengek, gangguan pernapasan, dan radang selaput sendi.<span id="more-1240"></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jaman dahulu daun, akar, dan batang mengkudu memang lebih banyak dimanfaatkan. Namun akhir-akhir ini penggunaanya sebagai obat lebih bergeser ke buahnya. Misalnya untuk mengatasi hipertensi buah mengkudu masak diambil airnya, dicampur madu, kemudian diminum setiap pagi sebelum sarapan. Untuk mengatasi penyakit kuning dua buah mengkudu diambil airnya, dicampur gula batu, kemudian diminum (dilakukan seminggu dua kali sampai sembuh). Untuk batuk dan gatal di tenggorokan, buah mengkudu masak dimakan bersama garam. Untuk meredakan demam satu buah mengkudu direbus bersama 2 cm lengkuas dalam dua gelas air sampai tinggal separonya. Airnya diminum pagi dan malam. Sementara buah mengkudu matang kalau digosok-gosokkan dapat mengubah kulit bersisik dan tumit pecah-pecah jadi mulus kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih banyak lagi manfaat mengkudu (<em>Morinda citrifolia</em>) yang juga disebut <em>pace</em> (Jawa), <em>cengkudu</em> (Sunda), <em>kodhuk</em> (Madura), <em>wengkudu </em>(Bali). Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang kemudian menyebar hingga ke Polynesia (Hawaii). Di Polynesia inilah mengkudu yang di sana disebut<em> noni </em>dikembangbiakkan dan dimanfaatkan lebih intensif.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>KANDUNGAN MENGKUDU</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buah dan daun mengkudu merupakan bahan pangan dengan kandungan gizi lengkap. Selain berbagai vitamin, protein, dan mineral, mengkudu juga mengandung xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, lysin, sodium, asam kaprat, asam kaprilat, asam kaproat, arginine, antraquinone, trace elements, fenilalanin, selenium, magnesium, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Di antara zat-zat gizi tersebut terdapat zat antibakteri yang dapat membunuh <em>Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis</em>, dan <em>Escherichia coli</em> (penyebab diare),<em> Salmonella montivideo, S. scotmuelleri, S. typhii</em> (penyebab tifus), dan<em> Shigella dysenteriae, S. flexnerii, S. pradysenteriae</em>, serta <em>Staphylococcus aureus</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Senyawa scopoletin yang banyak terdapat pada mengkudu selain bersifat antibakteri, antiradang dan antialergi, juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunomodulator).<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-mengkudu.html">Manfaat Mengkudu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/manfaat-mengkudu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Daun Salam (eugenia polyantha)</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-salam-eugenia-polyantha.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-salam-eugenia-polyantha.html#comments</comments>
				<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 00:12:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Pengobatan Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[eugenia polyantha]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Daun Salam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1237</guid>
				<description><![CDATA[<p>Daun Salam (eugenia polyantha) adalah tanaman berupa pohon yang tingginya mencapai 25 m. Tumbuhan dari suku myrtaceace ini tersebar mulai dari Burma sampai dengan Pulau Jawa. Di daerah Jawa, tanaman ini sering disebut manting. Di daerah Madura dan Sunda, disebut salam, sedangkan di Sumatera disebut meselengan. Daun tumbuhan ini berbentuk lonjong, berbau sedap jika diremas &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-salam-eugenia-polyantha.html">Tanaman Daun Salam (eugenia polyantha)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Daun Salam (eugenia polyantha) </strong>adalah tanaman berupa pohon yang tingginya mencapai 25 m. Tumbuhan dari suku myrtaceace ini tersebar mulai dari Burma sampai dengan Pulau Jawa.<strong></strong></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Di daerah Jawa, tanaman ini sering disebut manting. Di daerah Madura dan Sunda, disebut salam, sedangkan di Sumatera disebut meselengan.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Daun tumbuhan ini berbentuk lonjong, berbau sedap jika diremas sehingga banyak digunakan sebagai bumbu penyedap masakan. Buahnya berbentuk bulat dan berwarna merah jika sudah tua.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Cara membuat ramuan:<span id="more-1237"></span></strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Daun      salam sebanyak 75-100 gr direbus dalam tiga gelas air hingga tinggal      setengahnya. Air rebusannya kemudian didinginkan dan disaring, lalu      diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Hari      berikutnya, daun salam yang telah direbus itu ditambah air sama banyak,      direbus lagi sampai tinggal setengahnya.</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Air      rebusannya di-minum lagi dengan cara yang sama. Hari ketiga, daun salamnya      diganti dengan yang baru, lalu direbus lagi, dan diminum kembali seperti      cara tersebut di atas. Hal itu dilakukan sampai kadar gula dalam darah      kembali normal.</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-salam-eugenia-polyantha.html">Tanaman Daun Salam (eugenia polyantha)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-salam-eugenia-polyantha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Daun dewa</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-dewa.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-dewa.html#comments</comments>
				<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 00:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Pengobatan Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[beluntas cina]]></category>
		<category><![CDATA[Gynura divaricata]]></category>
		<category><![CDATA[Gynura pseudochina]]></category>
		<category><![CDATA[Gynura segetum]]></category>
		<category><![CDATA[Merr]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Daun dewa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1231</guid>
				<description><![CDATA[<p>Daun dewa. (Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, atau Gynura pseudochina) cukup lama dikenal sebagai tanaman antikanker. Di beberapa daerah daun dewa dikenal dengan nama beluntas cina, atau samsit. Menurut penelitian, secara laboratoris ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan tumor paru pada mencit (tikus putih kecil). Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-dewa.html">Tanaman Daun dewa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 9pt;"><strong><span style="font-size: 13pt; font-weight: normal;"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/daun-dewa.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1232" title="daun-dewa" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/daun-dewa-300x231.jpg" alt="daun-dewa" width="300" height="231" /></a></span></strong></p>
<p style="margin-right: 9pt;"><strong><span style="font-size: 13pt; font-weight: normal;">Daun dewa</span></strong><span style="font-size: 13pt;">. (Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, atau Gynura pseudochina) cukup lama dikenal sebagai tanaman antikanker. Di beberapa daerah daun dewa dikenal dengan nama beluntas cina, atau samsit. Menurut penelitian, secara laboratoris ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan tumor paru pada mencit (tikus putih kecil). Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Manfaat daun dewa berasal dari daun dan umbinya. Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, melancarkan haid, dan dapat juga menurunkan kadar gula dalam darah. Sementara umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.<span id="more-1231"></span></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000 meter di atas permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm. Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan di bawahnya berwarna hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun. Daun dewa mengandung zat saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek farmakologis didapatkan dari seluruh tanaman.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Dalam buku Kebun Tanaman Obat Karyasari disebutkan bahwa daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan. Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum. Bila anak-anak mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan makan daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 13pt;">Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka terpukul, masuk angin, digigit ular, dan menghilangkan bekuan darah, serta mengobati stroke. Untuk luka luar, haluskan umbi, lalu tempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk pengobatan dalam, umbinya ditumbuk halus dan ditambah air. Air perasannya diminum setiap sore hari.</span></p>
<p style="margin-right: 9pt;"><span style="font-size: 13pt;"><br />
</span></p>
<p style="margin-right: 9pt;">
<p style="margin-right: 9pt;"><span style="font-size: 13pt;">Tanaman Obat Herbal Daun Dewa <a title="Tanaman Obat Daun Dewa" href="http://sehatherba.com/category/herbal-daun-dewa" target="_blank">Klik disini Untuk Info Selengkapnya</a><br />
</span></p>
<p style="margin-right: 9pt;">
<figure id="attachment_1233" aria-describedby="caption-attachment-1233" style="width: 220px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/daun-dewa1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1233" title="tanaman-obat-daun-dewa" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/daun-dewa1-220x300.jpg" alt="tanaman obat daun dewa" width="220" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-1233" class="wp-caption-text">tanaman obat daun dewa</figcaption></figure>
<p class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-dewa.html">Tanaman Daun dewa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/tanaman-daun-dewa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Efek Mengkudu Terhadap Kesehatan</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/efek-mengkudu-terhadap-kesehatan.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/efek-mengkudu-terhadap-kesehatan.html#comments</comments>
				<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 01:27:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Obat Mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[digestive stimulant]]></category>
		<category><![CDATA[elancar menstruasi]]></category>
		<category><![CDATA[menangani masalah impotensi]]></category>
		<category><![CDATA[Mengkudu]]></category>
		<category><![CDATA[Morinda citrifolia]]></category>
		<category><![CDATA[pace]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1225</guid>
				<description><![CDATA[<p>MENGKUDU, pace, atau noni yang nama latinnya Morinda citrifolia memang terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mengurangi rasa sakit (sebagai anelgesic), melancarkan peredaran darah serta dapat menangani masalah impotensi pada pria.  Ia mengandung karbohidrat, protein dan lemak dengan kadar rendah. Selain itu mengkudu juga mengandung vitamin C, B (niacin), A dan 18 asam amino &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/efek-mengkudu-terhadap-kesehatan.html">Efek Mengkudu Terhadap Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<figure id="attachment_1228" aria-describedby="caption-attachment-1228" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/mengkudu.jpeg"><img class="size-thumbnail wp-image-1228" title="mengkudu" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/10/mengkudu-150x150.jpg" alt="mengkudu" width="150" height="150" /></a><figcaption id="caption-attachment-1228" class="wp-caption-text">mengkudu</figcaption></figure>
<p>MENGKUDU, pace, atau noni yang nama latinnya <em>Morinda citrifolia</em> memang terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mengurangi rasa sakit (sebagai anelgesic), melancarkan peredaran darah serta dapat menangani masalah impotensi pada pria.  Ia mengandung karbohidrat, protein dan lemak dengan kadar rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu mengkudu juga mengandung vitamin C, B (niacin), A dan 18 asam amino yang berguna bagi tubuh.  Ia juga dipergunakan sebagai pelancar menstruasi, mengatur siklus bulanan yang tidak menentu menjadi lebih teratur, menurunkan hipertensi, baik juga bagi penderita diabetes.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai “immune booster”, ia merangsang kerja sistem pertahanan tubuh.  Ia juga efektif sebagai “digestive stimulant” (membantu pencernaan, mengatasi sembelit).  Mengkudu mengandung morfin sulfat, baik untuk analgesik, atau penghilang rasa sakit, pusing, nyeri kepala dsb. Ia juga berperan sebagai anti bakteri dan anti jamur.  Mengkudu juga dapat dipakai sebagai anti tumor dan anti kanker.<span id="more-1225"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Cara mengkonsumsi nya dengan memakan buah segarnya secara langsung, terutama yang masak.  Tapi awas, baunya itu, sangat menyengat dan tidak sedap.  Sehingga orang lebih suka dibuat jus, dicampur sirupberbagai rasa, leci, lemon, rasberi dsb untuk mengurangi baunya yang tidak enak.</p>
<p style="text-align: justify;">Buah yang paling efektif digunakan adalah buah yang masak, yang sudah jatuh dari pohonnya.  Buah yang sudah tua warnanya putih kekuningan, setelah didiamkan beberapa hari juga akan lembut dan berbau tidak sedap.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain dijus, bisa juga direbus dengan gula merah dicampur jahe, atau asem jawa, atau jeruk nipis, tidak dicampur apa2 juga boleh, campuran gula dsb tadi hanya sebagai penyedap rasa dan penghilang bau.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain dari buah segar, ada juga yang dijual dalam bentuk kapsul. Ada juga yang jual dalam bentuk jus dengan berbagai rasa, tetapi harganya sangat mahal.  Kalau buat sendiri, selain lebih murah, kita tahu keasliannya, kalau yang dijual dalam kemasan yang bagus, kurang berbau, tetapi kita tidak tahu kadar buah mengkudu yang ada di dalamnya itu seberapa besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau kita konsumsi yang dalam bentuk kapsul, sering ada efek sampingnya, sakit pinggang, teriutama kalau kurang minum air.  Jadi lebih baik cari buah yang segar, buat sendiri jusnya, rasanya disesuaikan dengan selera kita.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/efek-mengkudu-terhadap-kesehatan.html">Efek Mengkudu Terhadap Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/efek-mengkudu-terhadap-kesehatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Daun Cingkri obat alternatif untuk kencing manis</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-daun-cingkri-obat-alternatif-untuk-kencing-manis.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-daun-cingkri-obat-alternatif-untuk-kencing-manis.html#comments</comments>
				<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 18:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[obat alternatif untuk kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Daun Cingkri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1222</guid>
				<description><![CDATA[<p>Daun Cingkri secara turun temurun terbukti mengatasi peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes. Pohon cingkri tumbuh subur pada kondisi tanah tertentu, tidak bisa dibudidayakan atau direproduksi secara manual. biasanya tumbuh pada dataran tinggi, seperti kota cimahi dan Lembang Bandung karena hanya di kedua daerah tersebut banyak ditemukan daun cingkri, belum ada laporan pada daerah &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-daun-cingkri-obat-alternatif-untuk-kencing-manis.html">Tanaman Daun Cingkri obat alternatif untuk kencing manis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if !mso]>
<mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p style="margin-right: 9pt;"><script type="text/javascript"><!--
&lt;! 
google_language = "en";
// &gt;
// --></script><script type="text/javascript"><!--
&lt;! 
google_ad_client = "pub-6477359114631040";
/* Indodiabetes_Banner_468x60, created 9/17/08 */
google_ad_slot = "2617122201";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
// &gt;
// --></script><script src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js" type="text/javascript"></script><strong><strong>Daun Cingkri</strong></strong> secara turun temurun terbukti mengatasi peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes. Pohon cingkri tumbuh subur pada kondisi tanah tertentu, tidak bisa dibudidayakan atau direproduksi secara manual. biasanya tumbuh pada dataran tinggi, seperti kota cimahi dan Lembang Bandung karena hanya di kedua daerah tersebut banyak ditemukan daun cingkri, belum ada laporan pada daerah lainnya. bentuk daun seperti daun teh, warna hijau seperti biasanya, secara umum mirip daun teh hijau, ada perbedaan dari pohonnya, pohon cingkri rata-rata memiliki tinggi 3-4 m, beda dengan teh yang semampai.</p>
<p style="margin-right: 9pt;">Cara menggunakannya?<span id="more-1222"></span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Pucuk      daun cingkri di jemur pada panas matahar selama 2 hari sampai kering</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">seperti      halnya meminum teh, daun tersebut di campurkan kedalam segelas air panas,      diaduk hingga berubah warna kehitaman.</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Dalam      keadaan hangat diminum, kecuali ampasnya langsung buang, tidak bisa      dipergunakan lagi.</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">diminum      saat bangun tidur di pagi hari dan malam sebelum tidur</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Ada baiknya pada saat      mengkonsumsinya menghentikan obat-obat medis lain, yang berguna untuk      membandingkan perkembangan penurunan gula darahnya.</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Cek      rutin setiap minggu gula darahnya. kalau-kalau tidak efektif, namun akan      sangat jarang ditemui pengguna daun cingkri yang gula darahnya tidak turun</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Meskipun      mengkonsumsi makanan dan minuman manis tidak dipantang, namun sebaiknya      dibatasi</li>
<li class="MsoNormal" style="margin-right: 9pt;">Selamat      mencoba</li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-daun-cingkri-obat-alternatif-untuk-kencing-manis.html">Tanaman Daun Cingkri obat alternatif untuk kencing manis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/tanaman-daun-cingkri-obat-alternatif-untuk-kencing-manis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Buncis &#8220;obat kencing manis diabetes&#8221; bagus dan murah</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/buncis-obat-kencing-manis-diabetes-bagus-dan-murah.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/buncis-obat-kencing-manis-diabetes-bagus-dan-murah.html#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 17:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Tanaman Obat]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[meningkatkan produksi insulin]]></category>
		<category><![CDATA[obat kencing manis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1219</guid>
				<description><![CDATA[<p>Penyakit kencing manis atau diabetes melitus banyak diidap orang Indonesia. Seorang penderita diabetes mellitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet, dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres. Banyak memang obat yang beredar di pasaran &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/buncis-obat-kencing-manis-diabetes-bagus-dan-murah.html">Buncis &#8220;obat kencing manis diabetes&#8221; bagus dan murah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Penyakit kencing manis</strong> atau <strong>diabetes melitus</strong> banyak diidap orang Indonesia. Seorang penderita <strong>diabetes mellitus </strong>memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet, dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres. Banyak memang obat yang beredar di pasaran untuk “mengobati” diabetes tersebut, namun sering harganya mahal, karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Bagaimana mau menjauhi stress jika untuk membeli obat yang harganya selangit saja susah.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah. Di pasar-pasar tradisional yang becek ketika hujan dan penuh debu saat musim kemarau, “obat” ini bisa dengan mudah didapatkan.<span id="more-1219"></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Di supermarket-supermarket pun ada, tapi kalau mau lebih murah memang lebih baik memilih di pasar tradisional. Kalau malas bepergian, kita cukup menunggu tukang sayur yang lewat depan rumah. Lalu “obat” apa yang murah meriah itu ? <strong>Buncis</strong>.<br />
Ya, tepat. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes melitus.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Hal tersebut terungkap dalam disertasi Yayuk Andayani, yang telah mempresentasikan penelitiannya berjudul “Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis pada Tikus Diabetes dan Identifikasi Komponen Aktif” untuk memperoleh gelar doktor di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, beberapa waktu lalu.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Dalam penelitiannya, Yayuk menggunakan tikus putih sebagai binatang percobaan. Tikus putih berusia tiga bulan itu oleh Yayuk diberi perlakuan induksi diabetes. Artinya, “dengan sengaja” si tikus putih dibuat mengidap diabetes melitus. Sebelum diinjeksi dengan diabetes, tikus tersebut telah diberi ekstrak buncis. Ternyata dalam waktu 30 menit setelah “dengan sengaja” dibuat menderita diabetes, tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal, tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik (di bawah kadar gula normal-red.).</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Timbul pertanyaan, apa sih “kesaktian” buncis sehingga hanya dalam waktu ½ jam bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal. Berdasar analisis Yayuk, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan B-sitosterol dan stigmasterol. Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang mengalami diabetes mellitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali. Ternyata dua zat tadi mampu merangsang pancreas untuk meningkatkan produksi insulinnya.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Selain dua zat tadi, Yayuk memperoleh data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81%, lemak 0,28%, protein 1,77%, serat kasar 2,07%, dan kadar abu 0,32 %.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Bagi dunia kedokteran dan farmasi, penemuan Yayuk ini tentu bisa dijadikan referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis. Tentunya banyak keuntungan yang diperoleh, terutama bagi masyarakat, karena obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Bagi masyarakat, terobosan Yayuk itu bisa melegakan hati banyak orang pengidap diabetes melitus, khususnya mereka dari kalangan tidak mampu. Cukup membeli sayur buncis dan memakannya secara teratur, kadar gula dalam darah bisa turun. Manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Kalau dimasak dalam bentuk oseng-oseng dengan tambahan daging juga boleh.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Berbahagialah mereka yang kerap makan lalapan <strong>buncis</strong>. Ternyata selain manis, buncis juga bisa mencegah dan menghilangkan penyakit <strong>kencing manis</strong>.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/buncis-obat-kencing-manis-diabetes-bagus-dan-murah.html">Buncis &#8220;obat kencing manis diabetes&#8221; bagus dan murah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-tanaman-obat/buncis-obat-kencing-manis-diabetes-bagus-dan-murah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
