<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kolesterol &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/kolesterol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 May 2016 06:32:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Kolesterol &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>KOLESHIU Herbal untuk Kolesterol Tinggi</title>
		<link>https://sehatherba.com/herbal-penurun-kolesterol/koleshiu-herbal-untuk-kolesterol-tinggi.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/herbal-penurun-kolesterol/koleshiu-herbal-untuk-kolesterol-tinggi.html#respond</comments>
				<pubDate>Thu, 28 Apr 2016 02:45:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Herbal Penurun Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[arteriosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[HDL]]></category>
		<category><![CDATA[High Density Lipoprotein]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung koroner]]></category>
		<category><![CDATA[koleshiu]]></category>
		<category><![CDATA[Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[kolesterol baik]]></category>
		<category><![CDATA[kolesterol jahat]]></category>
		<category><![CDATA[LDL]]></category>
		<category><![CDATA[lemak jenuh]]></category>
		<category><![CDATA[lemak trans]]></category>
		<category><![CDATA[lemk darah]]></category>
		<category><![CDATA[Low Density Lipoprotein]]></category>
		<category><![CDATA[Obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[peredaran darah]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=3090</guid>
				<description><![CDATA[<p>Koleshiu Herbal untuk Kolesterol Tinggi merupakan herbal alami yang diformulasikan secara khusus untuk menurunkan kadar lemak dalam darah dengan efek farmakologi yang potensial menjadikan herbal Koleshiu semakin berkhasiat dan dapat mencegah terjadinya komplikasi akibat kolesterol tinggi seperti penyakit jantung dan Stroke. Penggunanan jangka panjang tidak menimbulkan efek samping .  Bagaimana herbal koleshiu bekerja sebagai obat &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/herbal-penurun-kolesterol/koleshiu-herbal-untuk-kolesterol-tinggi.html">KOLESHIU Herbal untuk Kolesterol Tinggi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3091" aria-describedby="caption-attachment-3091" style="width: 210px" class="wp-caption alignleft"><a title="koleshiu obat herbal penurun kolesterol" href="http://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/koleshiu-herba…esterol-tinggi.html" target="_blank"><img class="size-full wp-image-3091" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2016/04/koleshiu.jpg" alt="koleshiu obat herbal penurun kolesterol" width="210" height="240" /></a><figcaption id="caption-attachment-3091" class="wp-caption-text">koleshiu obat herbal penurun kolesterol</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Koleshiu Herbal untuk Kolesterol Tinggi merupakan herbal alami yang diformulasikan secara khusus untuk menurunkan kadar lemak dalam darah dengan efek farmakologi yang potensial menjadikan herbal Koleshiu semakin berkhasiat dan dapat mencegah terjadinya komplikasi akibat kolesterol tinggi seperti <a title="sekilas tentang penyakit jantung" href="http://sehatherba.com/artikel-jantung/apakah-penyebab-sakit-jantung.html" target="_blank">penyakit jantung</a> dan Stroke. Penggunanan jangka panjang tidak menimbulkan efek samping .</p>
<p> <strong>Bagaimana herbal koleshiu bekerja sebagai obat penurun kolesterol?</strong></p>
<p>Koleshiu sangatlah efektif dan dipercaya sebagai herbal yang dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dan mengurangi resiko penyakit jantung. Herbal Koleshiu terbuat dari ramuan yang terdiri dari beberapa tanaman obat yang dimaksudkan agar terjadi efek farmakologi yang potensial (berkhasiat lebih kuat). Diantara efek farmakologi tersebut adalah:</p>
<ul>
<li><em>Hipolipidemik</em> (zat yang dapat menurunkan kadar lemak darah) : Merangsang pengeluaran cairan empedu dari kandung empedu ke usus (<em>kolagoga</em>) sehingga lemak jahat akan terbawa keluar bersama cairan empedu dan akhirnya dibuang melalui <em>feses</em> (tinja)</li>
<li>Mencegah terjadinya penggumpalan atau plak pada dinding pembuluh darah (<em>antikoagulan / antitrombik</em>) sehingga dapat menghambat proses <em>arterioklerosis</em> (penyempitan pembuluh darah)</li>
<li>Antiobesitas (mencegah kegemukan)</li>
</ul>
<p>Koleshiu telah teruji secara klinis dapat mengatasi berbagai keluhan seperti :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Membantu meluruhkan lemak darah</li>
<li>Menurunkan kadar lemak (kolesterol) darah</li>
<li>Mencegah timbulnya penyakit jantung koroner (PJK)</li>
<li>Mencegah terjadinya penyakit stroke</li>
<li>Melancarkan peredaran darah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Koleshiu terbuat dari bahan-bahan alami berkhasiat seperti :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Guazuma ulmifolia</em></li>
<li><em>Muraya paniculata</em></li>
<li><em>Sonchus arvensis</em></li>
<li><em>Morinda citrifolia</em></li>
<li><em>Gynura sagetum</em></li>
</ul>
<h2><strong>Kolesterol Tinggi Awal dari Penyakit Jantung</strong></h2>
<figure id="attachment_3092" aria-describedby="caption-attachment-3092" style="width: 318px" class="wp-caption alignleft"><a title="penyakit jantung" href="http://sehatherba.com/artikel-pengobatan-herbal/koleshiu-herba…esterol-tinggi.html" target="_blank"><img class="size-full wp-image-3092" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2016/04/penyakit-jantung.jpg" alt="penyakit jantung koroner" width="318" height="159" /></a><figcaption id="caption-attachment-3092" class="wp-caption-text">penyakit jantung koroner</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Kolesterol adalah bahan berlemak yang terbentuk secara alamiah dalam tubuh manusia. Kolesterol diperlukan untuk membuat hormon. Akan tetapi jika kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit dan menjadi penyebab tejadinya <em>arteriosklerosis</em> (penyumbatan pembuluh darah) yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke. Kolesterol yang tinggi tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang bertubuh kurus pun dapat beresiko. Hal ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih berusia muda. Berbagai kalangan umur harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kadar lemak dalam darahnya tetap normal. Dalam tubuh terdapat lemak, terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah faktor yang mempengaruhi kadar kolesterol tinggi :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Faktor genetik/keturunan.</li>
<li>Makanan : Makanan yang mengandung lemak trans, dan lemak jenuh yang tinggi seperti keju, otak babi, otak sapi, dan jeroan.</li>
<li>Merokok : Berdasarkan penelitian, merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, kadar kolesterol total dan trigliserida.</li>
<li>Alkohol : Konsumsi alkohol meningkatkan kadar kolesterol LDL, kadar kolesterol total dan trigliserida. Pecandu alkohol cenderung memiliki berat badan berlebih dan tekanan darah cenderung naik.</li>
<li>Berat badan : Orang yang memiliki berat badan berlebihan (obesitas) mempunyai kadar kolesterol LDL, kadar kolesterol total dan trigliserida yang jauh lebih tinggi dengan mereka yang memiliki kadar berat badan normal. Mereka yang gemuk memiliki kelebihan lemak yang disimpan di jaringan bawah kulit dalam bentuk trigliserida. Namun, mempunyai berat badan normal belum tentu bebas dari kolesterol tinggi.</li>
<li>Konsumsi kopi berlebihan : Minum kopi berlebihan (6 cangkir sehari) dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Hal tersebut menjadikan darah lebih pekat sehingga menimbulkan penyempitan pembuluh darah yang beresiko menimbulkan serangan jantung dan stroke.</li>
<li>Stress : Stress yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan merusak keseimbangan tubuh. Tekanan darah dan kolesterol orang stress lebih tinggi dibandingkan ketika stresnya sudah terkendali.</li>
<li>Kurang olahraga : Kurang olahraga meningkatkan resiko penyakit jantung. Olahraga yang dilakukan secara teratur meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan menekan kolesterol total dan kolesterol LDL, membakar trigliserida serta menurunkan berat badan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Solusi Mengatasi Kolesterol Tinggi </strong></p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Melakukan pengobatan hingga kadar kolesterol menjadi normal</li>
<li style="text-align: justify;">Kontrol makanan yang dikonsumsi, pastikan gizi seimbang, diet kolesterol, dan lemak jenuh</li>
<li style="text-align: justify;">Berhenti merokok dan minum alkohol</li>
<li style="text-align: justify;">Menghindari stress. Buatlah suasana yang menyenangkan dan lakukan relaksasi-relaksasi setiap hari.</li>
<li style="text-align: justify;">Memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat dengan berolahraga secara teratur</li>
<li style="text-align: justify;">Turunkan berat badan jika mengalami kegemukan</li>
<li style="text-align: justify;">Minum herbal Koleshiu 3x sehari 3 kapsul</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Isi : 60 kapsul</p>
<p style="text-align: justify;">POM TR. 133 369 401</p>
<p style="text-align: justify;">Aturan minum :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Pengobatan 3 x sehari 3 kapsul diminum sampai sembuh. Untuk pengobatan optimal minum sampai 5 botol</li>
<li style="text-align: justify;">Pencegahan / pemeliharaan 2 x sehari 2 kapsul.</li>
<li style="text-align: justify;">Bagi anda yang juga menkonsumsi obat kimia, obat herbal di minum 1-2 jam sebelum / setelah meminum obat kimia</li>
<li style="text-align: justify;">Tidak dianjurkan bagi penderita tekanan darah rendah (hipotensi), ibu hamil dan anak-anak</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Anjuran (terapi pendukung) :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Memperbanyak minum air putih 8 gelas perhari</li>
<li style="text-align: justify;">Olahraga teratur dan istirahat yang cukup</li>
<li style="text-align: justify;">Pola makan gizi seimbang</li>
<li style="text-align: justify;">Hindari stress, jangan merokok dan jangan meminum alkohol</li>
<li style="text-align: justify;">Baik dikombinasikan dengan habba sauda plus mengkudu dan madu</li>
<li style="text-align: justify;">Lakukan terapi hijamah / bekam sebulan sekali</li>
<li style="text-align: justify;">Pertahankan berat badan ideal</li>
<li style="text-align: justify;">Bersabarlah dan mengharaplah kesembuhan dari Allah</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/herbal-penurun-kolesterol/koleshiu-herbal-untuk-kolesterol-tinggi.html">KOLESHIU Herbal untuk Kolesterol Tinggi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/herbal-penurun-kolesterol/koleshiu-herbal-untuk-kolesterol-tinggi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Hindari Penyakit Jantung Sejak Dini</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-jantung/hindari-penyakit-jantung-sejak-dini.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-jantung/hindari-penyakit-jantung-sejak-dini.html#respond</comments>
				<pubDate>Sat, 22 May 2010 01:19:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[ekokardiogram]]></category>
		<category><![CDATA[Faktor Pemicu serangan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[magnetic resonance imaging]]></category>
		<category><![CDATA[Mencegah dan mengobati penyakit jantung]]></category>
		<category><![CDATA[multi slice computed tomography]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit jantung]]></category>
		<category><![CDATA[tersumbatnya pembuluh darah]]></category>
		<category><![CDATA[treadmill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=881</guid>
				<description><![CDATA[<p>jantung Selain osteoporosis yang merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia, maka penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) masih menjadi salah satu penyebab kematian utama. Di Indonesia, angka kematian yang disebabkan penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya terus meningkat, sedangkan yang disebabkan oleh penyakit menular menurun. Seiring dengan kemajuan ekonomi dan perubahan gaya hidup, penyakit &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-jantung/hindari-penyakit-jantung-sejak-dini.html">Hindari Penyakit Jantung Sejak Dini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span> <mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --> <!--[endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.dropcap-first, li.dropcap-first, div.dropcap-first 	{mso-style-name:dropcap-first; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="dropcap-first" style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_882" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/05/jantung.jpg"><img class="size-medium wp-image-882" title="jantung" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/05/jantung-300x240.jpg" alt="jantung" width="300" height="240" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">jantung</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Selain <strong>osteoporosis</strong> yang merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia, maka penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) masih menjadi salah satu penyebab kematian utama. Di Indonesia, angka kematian yang disebabkan penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya terus meningkat, sedangkan yang disebabkan oleh penyakit menular menurun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Seiring dengan kemajuan ekonomi dan perubahan gaya hidup, penyakit tidak menular, baik karena degenerasi atau kerusakan sel, kelainan sistem tubuh, atau kanker, mulai banyak ditemukan. Gangguan kesehatan ini banyak dipicu kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi alkohol, atau minimnya aktivitas fisik.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Serangan jantung terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah. Seperti diketahui, pembuluh darah ibarat saluran air. Jika kotoran menumpuk, aliran air akan mampet dan terjadi penyumbatan. Pada pembuluh darah, “kotoran” berupa lemak-terutama kolesterol dan trigliserida-dapat menyumbat peredaran darah. Itu sebabnya, kolesterol kerap disebut-sebut sebagai “biang keladi” penyakit jantung dan pembuluh darah.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Kolesterol</strong> sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon dan vitamin D, serta merupakan bagian asam empedu yang memecah lemak dalam sistem pencernaan. Kebutuhan kolesterol tubuh dicukupi oleh hati. Namun, jika mengomsumsi makanan lemak jenuh berkadar tinggi, hati akan memproduksi kolesterol lebih banyak lagi, sehingga pasokannya menjadi berlebihan.<span id="more-881"></span></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Kolesterol yang berlebihan dan tak digunakan akan berkeliaran di dalam darah. Ada dua jenis kolesterol yaitu “kolesterol buruk” (LDL) dan “kolesterol baik” (HDL). Dikatakan buruk karena kolesterol ini mengendap di dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Endapan yang bertumpuk selama bertahun-tahun inilah yang akan menimbulkan penyumbatan di pembuluh darah.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Faktor Pemicu</strong></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Karena berhubungan dengan konsumsi lemak, tak heran jika pola makan yang tidak sehat dan seimbang menjadi salah satu faktor pemicu penyakit jantung dan pembuluh darah. Konsumsi makanan yang sarat lemak jenuh dan miskin kolesterol sangat beresiko menimbulkan penyakit jantung koroner. Repotnya, lebih dari sekadar urusan perut, konsumsi makanan sarat lemak tersebut berkaitan dengan “gaya hidup modern” yang serba instan.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><em><strong>Merokok</strong></em> merupakan faktor pemicu lain yang tak kurang berbahaya. Angka kematian perokok yang mengalami penyakit jantung lebih tinggi ketimbang yang disebabkan kanker paru. Tak pelak, benda yang jika dibakar asapnya mengandung sekitar 4.000 bahan kimia-sebagian diantaranya jelas-jelas bersifat karsinogenik-harus dijauhi mereka yang tak ingin terserang penyakit jantung.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Gaya hidup yang minim aktivitas fisik kini mulai melanda orang-orang di kota besar. Lift dan eskalator membuat kaki mereka tidak lagi perlu naik-turun tangga, sementara itu duduk nyaman di belakang kemudi lebih menjadi pilihan ketimbang “menghabiskan sol sepatu” dengan berjalan kaki. Namun, kenyamanan itu harus dibayar risiko penyakit jantung.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Lalu, apa yang harus dilakukan ?</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;"><strong>Mencegah dan mengobati</strong></p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Tentu saja sedapat mungkin menghindari faktor pemicu penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal itu bukan berarti tidak boleh makan yang mengandung kolesterol. Namun, diet yang diterapkan harus sehat dan seimbang.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Demikian pula, usahakan untuk berolahraga secara teruatur. Aktivitas fisik yang dianjurkan juga bukan sembarang, tetapi jenis aerobik dan dilakukan minimal 48 jam sekali. Setiap orang-terutama yang memiliki tingkat kolesterol tinggi-dianjurkan untuk berolahraga minimal 30 menit setiap hari.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Dalam mencegah maupun mengobati penyakit jantung juga dibutuhkan kepatuhan (<em>compliance</em>) pasien. Kerap kali, ketidak tahuan atau kurangnya pemahaman pasien menjadi sebab ketidak patuhan. Misalnya saja untuk pencegahan, dapat dibagi dua yaitu pencegahan primer (bagi yang belum pernah sakit) dan pencegahan sekunder (bagi yang sudah pernah sakit). Biasanya, mereka yang sudah pernah mengalami serangan jantung lebih patuh ketimbang yang belum pernah.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Selain itu yang terpenting juga adalah melakukan deteksi dini sehingga risiko serangan jantung bisa diminimalkan. Pemeriksaan kesehatan (<em>medical check-up</em>) rutin memang masih jarang dilakukan atas inisiatif sendiri. Padahal, mengetahui kemungkinan terjadinya penyakit jantung lebih dini dapat meminimalkan risiko dan juga biaya yang harus dihadapi di kemudian hari.</p>
<p style="margin-right: 9pt; text-align: justify;">Dewasa ini teknik-teknik diagnosis penyakit jantung sudah semakin canggih. Selain yang sudah lazim dikenal seperti elektrokardiogram (EKG), uji latih jantung menggunakan <em>treadmill</em>, ekokardiogram (USG jantung), <em>holter monitoring</em>, kini sudah tersedia pula teknik diagnosis tanpa perlukaan (non invasif) menggunakan <em>multi slice computed tomography</em> (MSCT-scan) dan <em>magnetic resonance imaging</em> (MRI) jantung.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-jantung/hindari-penyakit-jantung-sejak-dini.html">Hindari Penyakit Jantung Sejak Dini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-jantung/hindari-penyakit-jantung-sejak-dini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
