<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengobatan Hepatitis A &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/pengobatan-hepatitis-a/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 04:54:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Pengobatan Hepatitis A &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Penyakit Hepatitis A</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-a.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-a.html#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 10:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[gejala hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[peradangan hati]]></category>
		<category><![CDATA[virus Hepatitis A]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1573</guid>
				<description><![CDATA[<p>hepatitis A Penyakit Hepatitis A adalah peradangan hati oleh virus Hepatitis A (HAV). Hepatitis A berbeda dengan hepatitis B dan Hepatitis C dari segi penularannya dan perjalanan penyakitnya. Hepatitis A tidak menyebabkan kronis dan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Hepatitis A cenderung menjadi epidemik dan mewabah. Jumlah kasus hepatitis A di Amerika Serikat bervariasi antara komunitas &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-a.html">Penyakit Hepatitis A</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1574" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><strong><strong><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/hepatitis_a.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1574" title="hepatitis_a" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/hepatitis_a-150x150.jpg" alt="hepatitis A" width="150" height="150" /></a></strong></strong></dt>
<dd class="wp-caption-dd"><strong>hepatitis A</strong></dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyakit Hepatitis A</strong> adalah peradangan hati oleh virus Hepatitis A (HAV). Hepatitis A berbeda dengan hepatitis B dan Hepatitis C dari segi penularannya dan perjalanan penyakitnya. Hepatitis A tidak menyebabkan kronis dan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Hepatitis A cenderung menjadi epidemik dan mewabah. Jumlah kasus hepatitis A di Amerika Serikat bervariasi antara komunitas yang berbeda dan belum terpengaruh secara signifikan oleh pengenalan Vaksin hepatitis sejak awal tahun 1990an.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyebab, gejala dan tanda hepatitis A</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penyebab dari <strong>hepatitis A</strong> adalah virus hepatitis A. penularannya melalui kotoran/tinja penderita biasanya melalui makanan (fecal &#8211; oral), bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Masa inkubasi hepatitis A yaitu mulai dari awal infeksi hingga menimbulkan gejala 2 &#8211; 6 minggu. Adapaun gejala dari hepatitis A terbagi atas 3 stadium yaitu : pendahuluan (prodromal) dengan gejala letih, lesu, demam, kehilangan selera makan dan mual<span id="more-1573"></span></p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li>Stadium 1      : gejala pendahuluan (prodromal) dengan gejala letih, lemah, lesu, demam,      kehilangan selera makan dan mual.</li>
<li>Stadium 2      : stadium dengan gejala kuning (stadium ikterik), yang dapat terlihat pada      mata, kulit dan kuku</li>
<li>Stadium 3      : stadium kesembuhan (konvalesensi). Gejala kuning tidak selalu ditemukan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Diagnosa hepatitis A</strong></p>
<p style="text-align: justify;">diagnosa hepatitis A adalah dengan menemukan antibodi HAV dalam darah dan pemeriksaan enzim hati yaitu SGOT dan SGPT. Enzim SGOT dan SGPT akan meningkat yang ditandai dengan gejala ikterik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pengobatan dan obat tradisional hepatitis A</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hepatitis A sembuh dengan sendirinya sehingga tidak membutuhkan pengobatan khusus seperti halnya hepatitis B dan hepatitis C. Obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati hepatitis A adalah temulawak. Temulawak dikenal sebagai pelindung hati (hepatoprotektor) yang sangat bermanfaat untuk pengobatan hepatitis A.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pencegahan hepatitis A</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pencegahan hepatitis adalah dengan menjaga kebersihan diri, mencuci tangan sebelum menyentuh atau menyiapkan makanan, cuci dengan sabun dan air hangat. Adapun vaksin untuk mencegah infeksi HAV adalah havrix dan VAQTA. Vaksin kedua diberikan setelah 6 &#8211; 18 bulan setelah suntikan pertama. Vaksin kedua ini untuk memastikan perlindungan jangka panjang setidaknya selama 20 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-a.html">Penyakit Hepatitis A</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis-a.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Penyakit Hepatitis</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis.html#respond</comments>
				<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 01:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[kanker hati]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Hepatitis A]]></category>
		<category><![CDATA[penularan Hepatitis B]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Virus hepatitis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1544</guid>
				<description><![CDATA[<p>Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepatitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis.html">Penyakit Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Penyakit Hepatitis</strong> adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepatitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.<span id="more-1544"></span></p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> <strong>Penyakit Hepatitis A</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.</p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Gejala Hepatitis A</strong><br />
Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan      mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan,      muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang      terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya      yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.</li>
<li><strong>Penanganan      dan Pengobatan Hepatitis A</strong><br />
Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti      minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan      sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera      mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan      pengobatan dari gejala yang timbul seperti <em>paracetamol</em> sebagai penurun demam dan pusing, <em>vitamin</em> untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta      obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> <strong>Penyakit Hepatitis B</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.</p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Gejala Hepatitis B</strong><br />
Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah      demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera).      Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak      tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih      beresiko.</li>
<li><strong>Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B</strong><br />
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang      ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa      ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis      B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">a. Pengobatan oral yang terkenal adalah ;</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Pemberian obat <em>Lamivudine</em> dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini      digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung      meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor      bersinambungan dari dokter.</li>
<li>Pemberian obat Adefovir      dipivoxil (<em>Hepsera</em>). Pemberian secara oral akan lebih efektif,      tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap      fungsi ginjal.</li>
<li>Pemberian obat Baraclude (<em>Entecavir</em>).      Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari      pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi      peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat      ini belum dikatakan stabil.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Pemberian suntikan <em>Microsphere</em> yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan      menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.      Injeksi <em>Alfa Interferon</em> (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN,      ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam      seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini      adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi      sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih      dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan      pemberian paracetamol.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> <strong>Penyakit Hepatitis C</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.</p>
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li><strong>Gejala Hepatitis C</strong><br />
Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak      menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya.      Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera      makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning      yang disebut &#8220;jaundice&#8221; (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat      ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian      pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan      normal.</li>
<li><strong>Penanganan dan      Pengobatan Hepatitis C</strong><br />
Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti <em>Interferon      alfa, Pegylated interferon alfa</em> dan <em>Ribavirin</em>. Adapun tujuan      pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda      sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir      penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang      cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong,      untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis.html">Penyakit Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/penyakit-hepatitis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
