<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanaman Keladi Tikus &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/tanaman-keladi-tikus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 05:35:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Tanaman Keladi Tikus &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html#comments</comments>
				<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 01:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[menghancurkan sel kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Herbal Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1538</guid>
				<description><![CDATA[<p>TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS Obat Herbal Kanker Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL. KLASIFIKASI : Tanaman Keladi Tikus disebut typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl. atau Typhoniumdivaricum (L .) Decne termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber. SIFAT &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html">Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><span style="text-decoration: underline;">TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Obat Herbal Kanker</span></strong><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/04/keladi-tikus.gif"><img class="size-full wp-image-1541" title="keladi-tikus" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/04/keladi-tikus.gif" alt="keladi tikus" width="206" height="271" /></a></p>
<p>KLASIFIKASI : Tanaman Keladi Tikus disebut <em>typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl.</em> atau <em>Typhoniumdivaricum (L .) Decne </em>termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SIFAT KIMIA : </strong>Hasil penelitian dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini dapat menghancurkan sel kanker. Hasil penelitian menunjukan : Membunuh / menghambat pertumbumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi, bersifat anti virus dan anti bakteri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Testimoni Sembuh Dari Kanker</strong></p>
<h2 style="text-align: justify;">Kanker Rahim sembuh dengan keladi tikus</h2>
<p style="text-align: justify;">Salah satu pelanggan kami yang berasal dari Jember jawa timur menceritakan kisahnya.<br />
dia di vonis oleh dokter mengidap kanker rahim stadium 3, dan harus segera di operasi, namun efeknya setelah di operasi dia tidak akan bisa punya anak dikarena sel kankernya menempel lekat di dinding rahim.<span id="more-1538"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dikarenakan takut pasien tersebut akhirnya mencari solusi pengobatan lain dan menemukan keladi tikus. Pasien mengkonsumsi keladi tikus dengan dosis 9 kapsul / hari selama kurang lebih 1 bulan, setelah itu dia periksa dilihat dari photo rongent sel kankernya sudah terpisah dari rahim akhirnya diadakan operasi kecil untuk mengambil sel kanker tersebut. 2 minggu pasca operasi pasien kembali mengkonsumsi keladi tikus untuk pemulihan. dan sampai sekarang keadaan pasien sehat wal afiat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sembuh dari kista</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah satu lagi pasien saya sembuh dengan herbal, 2 bulan yang lalu seorang pasien saya mengeluh adanya kista di indung telur nya sudah di USG dengan besar 4 x 6 x 7 cm dan menunggu di operasi. kemudian saya sarankan mengkonsonsumsi keladi tikus, kunir mangga (kunir putih), rumput mutiara, dan temu putih (curcuma zedoaria) setelah mengkonsumsi herbal 2 bulan, hasil USG menyatakan tidak ditemukannya lagi kista ovarium.<br />
Klinik Dr. Liza herbal-bogor. Email Dr. Liza : lizasfyn@yahoo.com</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus berfungsi sebagai penghambat dan pembunuh kanker. Para pasien saya yang menderita kanker payudara, rahim dan paru-paru setelah mengonsumsi keladi tikus disertai ramuan lainnya menunjukkan adanya pengecilan kanker. Selain itu untuk semua jenis penyakit jika ingin segera sembuh mereka harus berusaha menghindari stress. Stress yang dialami penderita kanker jika tidak segera diatasai justru akan mempermudah penyebaran kanker.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil Uji Empirik</p>
<p style="text-align: justify;">Dari uji empirik (berdasarkan pengalaman) pengobatan kanker, beberapa jenis kanker yang mampu disembuhkan dengan menggunakan keladi tikus diantaranya : kanker payudara, kanker testis, kanker prostat, kanker usus besar, kanker tulang, kanker paru-paru dan kanker hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus sebagai tanaman obat dapat digunakan keseluruhannya, mulai dari akar, umbi, juga daunnya. Penggunaan yang paling umum adalah dengan mengonsumsi seluruh bagian tanaman dalam bentuk jus segar dan segera diminum setelah diolah. Hal ini dimaksudkan untuk sedapat mungkin mempertahankan khasiatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil Riset</p>
<p style="text-align: justify;">Tanaman ini pertama kali di diriset sebagai tanaman obat oleh ahli dari Malayia, Prof Dr.Chris K.H.Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD yang juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Sejak tahun 1995 Prof. Chris Teo meneliti tanaman ini, hasilnya menunjukan Ekstrak Typhonium Flageffiforme dan campuran bahan alami lainnya membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini akan semakin baik bila diberikan bersama-sama dengan bahan herba lain, seperti sambiloto, temu putih dan rumput mutiara. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Kombinasi ketiga zat dalam campuran ramuan tersebut memproduksi mediator yang menstimulasi penguatan sel dalam sistem kekebalan tubuh untuk memberantas sel kanker.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus juga mampu menekan efek negatif dari proses pengobatan modern (kemoterapi), seperti rambut rontok, nafsu makan hilang, rasa mual dan rasa nyeri di tubuh. Di Amerika Serikat, tepatnya di Cancer Institute of New Jersey, sebuah tim yang dipimpin oleh Dr. Khaw Voon Chin, Associate Professor of Medicine and Pharmacology, melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak keladi tikus efektif berfungsi sebagai anti-tumor dan anti virus.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong Z, Zhou G, Chen X, dan Huang P dari Guangxi Institute of Traditional Medical and Pharmaceutical Sciences, Nanning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek farmakologisnya. Diketahui bahwa ekstrak air dan alkohol dari Typhonium flagelliforme mempunyai efek mencegah batuk, menghilangkan dahak, analgesik, bersifat sedatif dan antiinflamasi, dan bersifat sedatif. Pada konsentrasi 720 g/kg ekstrak air, 900 g/kg ekstrak alkohol dan 3240 g/kg ekstrak ester tanaman ini dapat meracuni tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini  dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut  :<br />
1. <strong>Koreng.</strong> Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.</p>
<p style="text-align: justify;">2. <strong>Frambusia. </strong>Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat yang sakit .</p>
<p style="text-align: justify;">3. <strong>Kanker. </strong>payudara, paru-paru, usus besar, rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu dan pankreas. Tanaman lengkap 3 batang ( 50 gram ) direndam setengah jam, dicuci, ditumbuk halus, peras dengan kain, tambahkan setengah sendok madu, campur, minum. Lakukan 3 kali sehari. Air perasan harus segera diminum, tidak boleh disimpan.</p>
<p style="text-align: justify;">4.<strong> Menetralisir racun narkoba : </strong>Umbi sebesar ujung jari dicuci bersih dengan air matang, dikeprek dan ditelan. Lakukan beberapa kali sehari. (Cara penggunaan ini berdasarkan informasi lisan dari seorang pemakai).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. Wanita hamil dilarang menggunakan obat ini .</p>
<p style="text-align: justify;">2. Tanaman ditumbuk bukan diblender.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Jika tangan menjadi gatal, cuci dengan air gula .</p>
<p style="text-align: justify;">4. Waktu menumbuk, hati -hati  jangan kena mata .</p>
<p style="text-align: justify;">5. Air sari keladi tikus harus diminum segar, tidak boleh disimpan .</p>
<p style="text-align: justify;">6. Tanaman keladi tikus mudah busuk jika basah, jadi harus disimpan di kulkas. Cara ini menyimpan 3 tanaman digulung dengan kertas , masukan plastik, simpan di kulkas.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Minum keladi tikus waktu perut kosong, sekurang &#8211; kurang nya sejam sebelum makan .</p>
<p style="text-align: justify;">8. Sesudah operasi  tidak boleh langsung mikeladi tikus, tunggu 2 minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">9. Dua hari pertama minum akan mual, sedikit diare, kotoran jadi hitam dan lesu.</p>
<p style="text-align: justify;">10. Kadang &#8211; kadang pasien muntah atau atau kurangi dosisnya mual sesudah lama minum keladi tikus, hentikan dulu sampai gejala hilang dan minum lagi, atau kurangi dosisnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8216;KANKER. Mengapa saya? Apa yang harus saya lakukan untuk sembuh?&#8217;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Anda baru saja divonis KANKER. Bagaimana tidak, KANKER sudah datang dan Anda tidak tahu kapan dia pergi. Jangan panik, tetap tenang dan berdoa. Memerangi KANKER harus dilakukan sebagaimana halnya orang berperang, yaitu menggunakan strategi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam KANKER tidak dikenal istilah seri. Taruhannya adalah nyawa Anda dan batasannya adalah waktu. Yang dibutuhkan adalah stamina dan semangat jangka panjang. Untuk menang Anda harus jadi pelari marathon, bukan sprinter.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi apa kunci sukses dalam perang melawan KANKER? Dimulai dengan 2 prinsip utama, yaitu kenali lawanmu (KANKER yang menyerang Anda) dan kenali diri Anda. Anda adalah dokter terbaik bagi diri Anda sendiri.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Jenis KANKERnya apa?</li>
<li>Organ tubuh mana yang terkena KANKER?</li>
<li>Sudah stadium berapa?</li>
<li>Apakah KANKER tersebut sudah menyebar ke organ tubuh lain?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengenal lawan Anda, langkah berikutnya adalah analisa diri. Ketika KANKER datang, inilah saatnya Anda flash back, introspeksi. KANKER dapat dikatakan sinyal dari tubuh untuk slow down, relax &amp; mengalir dengan kehidupan.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa dijadikan langkah awal :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Gaya hidup : Rutinitas apa yang dijalani setiap hari? Kapan terakhir Anda rutin berolahraga? Berapa jam sehari Anda tidur?</li>
<li>Pola makan/minum : makanan/minuman apa yang Anda sukai?</li>
<li>Perilaku : Emosi apa yang dominan dalam hidup Anda ? Tulis daftar emosi negative (mudah stress, pendendam, pemarah, tidak puas, iri hati, dll) maupun positifnya (pemurah, tidak mudah putus asa, mau belajar, dll)</li>
<li>Hubungan : tulis nama orang-orang terdekat Anda. Apakah ada masalah yang lama tidak diselesaikan?</li>
<li>Spiritualitas : kapan terakhir Anda berbicara dengan Yang Diatas?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kenal lawan dan kenal diri memberikan Anda pemahaman tentang medan pertempuran yang sedang Anda hadapi. Hal ini akan membantu Anda memilih strategi untuk memerangi KANKER.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 1 : KANKER harus diobati</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum Anda akan menghadapi pilihan 2 jenis pengobatan KANKER, yaitu pengobatan barat dengan terapi konvensional (kemoterapi, radioterapi. pembedahan, dll) ataupun pengobatan timur seperti : obat herbal, akupunktur, yoga, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengobatan KANKER dari Barat sifatnya seperti amunisi : Anda beli berbagai senjata (mulai dari pistol sampai roket) untuk membombardir musuh Anda &#8211; sang KANKER. Tapi ingat : alih-alih sembuh, benteng pertahanan yaitu tubuh Anda juga bisa hancur diroket dan si musuh bisa datang kembali dengan kekuatan berlipat ganda kalau tidak diberantas habis. Selain itu sebagaimana halnya roket, pengobatan ini juga mahal.</p>
<p>Pengobatan KANKER dari timur sifatnya seperti latihan kungfu. Pasukan Anda, yaitu sel darah putih akan diberikan stimulus supaya mahir melawan musuh yaitu sel KANKER. Seperti latihan kungfu, pengobatan KANKER ala timur biasanya relative memerlukan waktu. Tetapi keuntungannya : lebih lasting, tidak ada efek samping, dan sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan paling bagus dalam jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengobatan kanker dengan ramuan HERBAL adalah suatu pengobatan dengan menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan, contohnya, ekstrak dari <strong>KELADI TIKUS (Extract Typhonium Flagelliforme)</strong> yang dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yang diolah secara modern, yang dapat membantu detoxifikasi jaringan darah dan menstimulasi system kekebalan tubuh untuk bersama-sama memberantas sel kanker.</p>
<p>Pengobatan HERBAL KANKER adalah salah satu alternatif pengobatan yang banyak digunakan orang karena terbukti efektif, tanpa efek samping dan relatif murah biayanya.</p>
<p>Karena KANKER sendiri merupakan a class of diseases, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada satu solusi pengobatan untuk semua. Yang disarankan adalah menggunakan kombinasi pengobatan-kanker yang disesuaikan dengan kondisi pasien (psikis, psikologis &amp; keuangan), jenis KANKER, lokasi maupun stadium yang dialami.</p>
<p>Kesuksesan pengobatan-kanker amat bergantung kepada kesabaran, konsistensi &amp; semangat hidup pasien. Yang tidak kalah penting adalah iman kepada Tuhan dan keyakinan bahwa KANKER bukanlah akhir dari segalanya. KANKER hendaknya disadari sebagai ujian hidup yang pasti ada jalan keluarnya.</p>
<p>Untuk mendapat hasil optimal, sebaiknya Anda menggandeng timur dan barat dalam memerangi kanker.</p>
<p>Apa ciri/tanda pengobatan yang baik? Tandanya adalah pengobatan tersebut harus dapat memberantas KANKER, mengurangi rasa sakit akibat KANKER dan mencegah agar KANKER tidak timbul kembali.<br />
Pertimbangkan tips berikut ini sebelum memilih metode terapi :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Terapi masuk akal (reasonable) dan meyakinkan Anda bahwa dapat tepat sasaran terhadap jenis penyakit KANKER yang Anda hadapi.</li>
<li>Anda cukup nyaman dengan terapi tersebut</li>
<li>rasa sakit atau efek samping akibat terapi harus dalam batas yang bisa Anda tanggung dalam jangka panjang</li>
<li>terapi berada dalam batas kemampuan ekonomi Anda (dalam jangka panjang)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 2 : MENGUBAH POLA MAKAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tepatlah peribahasa &#8216;You are what you eat&#8217;. Pengaruh makanan dalam kesehatan Anda sangat besar. Anda kini harus banyak mengkonsumsi sayur dan buah serta menghindari makanan berlemak, dibakar ataupun digoreng.</p>
<p>Namun demikian Anda tetap harus punya selera makan. Apa artinya hidup tanpa selera makan ? Jadi pilihlah jenis makanan yang sehat dan yang bisa Anda sukai &amp; nikmati.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Masak dan sediakan makanan anda dirumah. Hindari makan di luar jika anda ingin menang dalam perang melawan kanker. Alasannya sederhana : makanan luar, anda tidak tahu kandungan di dalamnya seperti : minyak, garam, penyedap rasa, dan bahan tambahan lainnya.</li>
<li>Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak, termasuk mentega/margarine, karena tidak baik untuk organ hati. Jika anda harus menggunakan minyak, gunakan minyak zaitun.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Catatan: gula yang berwarna terlalu putih juga tidak bagus.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Kurangi konsumsi daging. Lalu bagaimana Anda memperoleh protein? Jawabannya sederhana, yaitu dari kacang-kacangan, gandum, dll.</li>
<li>Banyak konsumsi sayuran hijau. Untuk memperoleh nutrisi yang beranekaragam, konsumsilah berbagai jenis buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran. Sedapat mungkin, makan sayuran mentah atau dimasak tapi jangan terlalu lama.</li>
<li>Perbanyak minum jus yang terbuat dari buah-buahan dan sayur-sayuran segar, misalnya : wortel, seledri dan jus apel.</li>
<li>Konsumsi banyak buah-buahan segar</li>
<li>Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan, diasap, dibakar ataupun diasinkan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 3 : MENGUBAH CARA HIDUP</strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Hati yang gembira adalah obat&#8217; demikian peribahasa. Untuk memerangi KANKER, Anda harus happy. Karena dalam jiwa yang sehat, baru ada kemauan hidup tinggi.</p>
<p>Tahukah Anda bahwa Anda diciptakan dengan luar biasa untuk satu tujuan dalam dunia ini ? Tahukah Anda bahwa Anda berharga dimata Yang Maha Esa ? Seringkali hidup ini kita jalani dengan complicated &#8211; ribet. Kita hidup untuk mendapat pengakuan, penghargaan dari orang lain. Padahal hidup harus dijalani dengan mengalir dan sikap nrimo, mensyukuri. Dengan demikian kita bisa lead a stress-free life.</p>
<p>Yang tidak kalah penting adalah cukup tidur dan cukup olahraga. Tidur yang cukup penting bagi kerja organ hati dalam menyerap racun. Selain itu olahraga juga penting untuk mengurangi stress dan mendapat oksigen bebas yang sangat penting bagi tubuh.</p>
<p>Mudah-mudahan tips diatas bermanfaat buat Anda yang ingin sembuh dari KANKER. Selamat berjuang dan VIVA LIFE !</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Faktor &#8211; faktor penyebab kanker</strong></p>
<p>Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor keturunan</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor Lingkungan</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru &#8211; paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.<br />
&#8211; Sinar Ultraviolet dari matahari<br />
&#8211; Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah :<br />
&#8211; Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung<br />
&#8211; Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.<br />
&#8211; Zat pewarna makanan<br />
&#8211; Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.<br />
&#8211; Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Virus</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain :<br />
&#8211; Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.<br />
&#8211; Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah)<br />
&#8211; Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.<br />
&#8211; Virus Epstein &#8211; Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.<br />
&#8211; Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Infeksi</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.<br />
&#8211; Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.<br />
&#8211; Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor perilaku</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.<br />
&#8211; Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Gangguan keseimbangan hormonal</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. &#8211; Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor kejiwaan, emosional</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Radikal bebas</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber &#8211; sumber radikal bebas yaitu :<br />
1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.<br />
2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.<br />
3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,maupun biologis.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Pantangan Makanan Penderita Kanker</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Sayur-sayuran</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.</li>
<li>Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.</li>
<li>Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Buah-buahan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.</li>
<li>Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsangberkembangnya sel kanker.</li>
<li>Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.</li>
<li>Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.</li>
<li>Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Daging dan Ikan Asin</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.</li>
<li>Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Makanan yang Diawetkan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.</li>
<li>Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Sea food</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Daging Unggas</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Buah-buahan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">proses kesembuhan pasien kanker sebagian besar dipengaruhi oleh ketaatan pasien berpantang makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html">Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Keladi Tikus</title>
		<link>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html#comments</comments>
				<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 09:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[kemoterapi tanpa efek]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1308</guid>
				<description><![CDATA[<p>keladi Beberapa tahun yang lalu beredar kabar heboh di dunia maya alias internet. Diberitakan seorang pasien penderita kanker payudara stadium lanjut dapat melewati kemoterapi tanpa efek yang menyiksanya dan kini dinyatakan sembuh setelah mengonsumsi keladi tikus (Typhonium flagelliforme) Keladi tikus sebelumnya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Nama &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html">Tanaman Keladi Tikus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1309" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1309" title="keladi" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi1-150x150.jpg" alt="keladi" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">keladi</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun yang lalu beredar kabar heboh di dunia maya alias internet. Diberitakan seorang pasien penderita kanker payudara stadium lanjut dapat melewati kemoterapi tanpa efek yang menyiksanya dan kini dinyatakan sembuh setelah mengonsumsi <strong>keladi tikus </strong>(Typhonium flagelliforme)</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus sebelumnya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Nama keladi tikus diambil dari nama asing Rodent Tuber yang lebih dulu terkenal di Malaysia. Untuk menemukan tanaman ini ternyata tidak sulit. Tanaman ini sejenis talas namun tingginya hanya 25 cm hingga 30 cm, termasuk tumbuhan semak menyukai tempat yang lembab dan tidak terkena matahari langsung. Tanaman berbatang basah ini banyak tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daunnya bulat dengan ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar.</p>
<p style="text-align: justify;">Umbi keladi tikus ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih. Untuk perkembangbiakannya, bisa menggunakan umbinya atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Pada musim kemarau, batangnya menghilang. Sedangkan pada musim hujan, tumbuhan ini muncul lagi di atas permukaan tanah dari umbi yang terpendam di dalam tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi tikus di berikan. Namun ada beberapa jenis yang mempunyai kelopak bunga berwarna merah. Untuk jenis yang ini biasanya dikembangkan untuk tanaman hias hasil silangan.<span id="more-1308"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hingga saat ini belum banyak peneliti yang mengungkap khasiat keladi tikus terutama untuk penyakit kanker. Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia pada tahun 1995 meneliti tanaman ini, hasilnya ekstrak dari akar keladi tikus efektif untuk kanker prostat. Selain itu Lam Siew Hong peneliti dari USM menyebutkan bahwa terjadi peningkatkan aktivitas antibakteri dalam darah ikan lele. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia. Di Indonesia, tanaman ini pertama kali diperkenalkan oleh Patoppoi seorang pensiunan dari Departemen Pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Khasiat ramuan ini telah dirasakan oleh isterinya sendiri yang sangat tersiksa setelah menjalani kemoterapi, seakan dunia ini akan berakhir. Istri Patopoi menderita kanker payudara stadium Ill. Setelah mengonsumsi ramuan yang diberikan Prof Dr Chris K.H. Teo, efek kemoterapi tidak dirasakan sehebat dulu dan is dapat menjalani kemoterapi hingga 12 kali, dan kini wajahnya berseri.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus mengandung antineoplastik atau antikanker selain juga bisa berkhasiat sebagai antivirus. Efek farmakologi inilah yang menjadi obat utama untuk mengatasi kanker stadium lanjut. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah keseluruhan dari tanaman tersebut. Mulai dari akar (umbi), batang, daun hingga bunga. Tentu saja, efek tersebut akan bertambah baik bila diberikan bersama-sama dengan tanaman lainnya, seperti sambiloto, rumput mutiara dan temu putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Ekstrak Typhonium flageffiforme clan bahan alami lainnya membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. RIP berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya dan memblokir pertumbuhan sel kanker. Zat antioksidan berfungsi mencegah terjadinya kerusakan gen. Sementara zat antikurkumin berfungsi sebagai antiinflamasi/antiperadangan. Kombinasi bahan alami ini mengaktivasi dengan memproduksi mediator yang menstimulasi untuk menguatkan sel dari sistem kekebalan tubuh untuk bersamasama memberantas sel kanker. Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong Z, Zhou G, Chen X, dan Huang P dari Guangxi Institute of Traditional Medical and Pharmaceutical Sciences, Nanning. Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui efek farmakologis dari Typhonium flagelliforme. Diketahui bahwa ekstrak air dan alkohol dari Typhonium flagelliforme mempunyai efek mencegah batuk, menghilangkan dahak, antiasmatik, analgesik, antiinflamasi, dan bersifat sedatif. Pada konsentrasi 720 g/kg ekstrak air, 900 g/kg ekstrak alkohol dan 3240 g/kg ekstrak ester tanaman ini dapat meracuni tubuh. MenurutAngela Riwu Kaho PhD, Ahli Kimia Natural peniliti zat anti tumor dari Ohio State University, ekstrak Typhonium flagelliforme memang mengandung zat anti kanker namun konsentrasinya lemah. Mengenai hasil penelitiannya pernah di publikasikan dalam jurnal Phytotheraphy Research pada bulan Mei 2001. Namun demikian ia juga tidak memungkiri ada pasien yang sembuh dengan mengonsumsi ramuan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan hal inilah dr Setiawan Dalimartha menyarankan agar berhati-hati menggunakannya. &#8220;Jika tidak lihai mengolahnya dapat menyebabkan gatal-gatal pada tenggorokan.&#8221; Lebih lanjut ia menyarankan untuk pengobatan kanker sebaiknya tidak menggunakan ramuan tunggal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pencegahan sebaiknya keladi tikus tidak dikonsumsi secara terusmenerus, hal ini dapat memperberat kerja hati, lever dan ginjal.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Herbal keladi tikus" href="http://sehatherba.com/herbal-keladi-tikus/herbal-keladi-tikus.html" target="_blank"><strong>KLIK DISINI UNTUK HERBAL KELADI TIKUS</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html">Tanaman Keladi Tikus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
