<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanaman obat &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/tanaman-obat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 04:54:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Tanaman obat &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Temulawak Obat Alami Hepatitis</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html#comments</comments>
				<pubDate>Tue, 03 May 2011 05:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel hepatitis dan lever]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan Curcuma xanthorhiza rox]]></category>
		<category><![CDATA[kurkumin]]></category>
		<category><![CDATA[mengobati sakit kuning]]></category>
		<category><![CDATA[minyak atsiri fellandrean]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Alami Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[SGOT]]></category>
		<category><![CDATA[SGPT]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman obat]]></category>
		<category><![CDATA[temulawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1567</guid>
				<description><![CDATA[<p>Dari Empiris Sampai Uji Klinis temulawak temulawak Kandungan temulawak / Curcuma xanthorhiza rox, kurkumin, mengandung sejuta manfaat untuk perbaikan kesehatan. Salah satunya sebagai obat alami hepatitis Indonesia sebagai negara tropis yang dikenal dengan the second mega biodiversity, dibanjiri oleh tanaman yang diketahui secara empiris atau penelitian berkhasiat obat. Salah satunya adalah temulawak yang termasuk dalam &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html">Temulawak Obat Alami Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Dari Empiris Sampai Uji Klinis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1569" class="wp-caption alignnone" style="width: 230px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temu-lawak.jpg"><img class="size-medium wp-image-1569" title="temu-lawak" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temu-lawak-220x300.jpg" alt="temulawak" width="220" height="300" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">temulawak</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1568" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temulawak.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1568" title="temulawak" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/05/temulawak-150x150.jpg" alt="temulawak" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">temulawak</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kandungan <strong>temulawak</strong> / Curcuma xanthorhiza rox, kurkumin, mengandung sejuta manfaat untuk perbaikan kesehatan. Salah satunya sebagai<strong> obat alami hepatitis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Indonesia sebagai negara tropis yang dikenal dengan the second mega biodiversity, dibanjiri oleh tanaman yang diketahui secara empiris atau penelitian berkhasiat obat. Salah satunya adalah<strong> temulawak</strong> yang termasuk dalam keluarga jahe (zingiberaceae). <strong>Temulawak </strong>(Curcuma xanthorhiza roxb) merupakan tanaman obat asli Indonesia. Meski demikian, penyebaran tanaman yang kondang dengan sebutan curcuma javanica ini, hanya terbatas di pulau Jawa, Maluku, dan Kalimantan. Temulawak tumbuh sebagai semak tak berbatang. Mulai dari pangkalnya sudah memunculkan tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 sampai 2,5 meter. Daunnya bundar panjang, mirip daun pisang. Pelepah daunnya saling menutupi membentuk batang.<span id="more-1567"></span><br />
Tumbuhan yang patinya mudah dicerna ini dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Temulawak dapat dipanen setelah berusia 8-12 bulan, saat daunnya telah menguning dan kelihatan hampir mati. Umbi akan muncul dari pangkal batang, warnanya kuning tua atau coklat muda, panjangnya sampai 15 sentimeter dan berdiameter 6 sentimeter. Baunya harum dan rasanya pahit agak pedas.</p>
<p style="text-align: justify;">Manfaat temulawak untuk kesehatan, sebenarnya telah lama diketahui secara empiris dan pengalaman turun-menurun dari nenek moyang. Sejak dulu temulawak digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut kembung, dan pegal-pegal. Terakhir juga diketahui temulawak bisa menurunkan lemak darah, menghambat penggumpalan darah sebagai antioksidan, dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya imun. Beberapa manfaat tersebut kemudian akhirnya terbukti secara klinis. Melihat manfaat temulawak yang se-abrek ini, tak ayal lagi pemerintah mencanangkan &#8220;gerakan nasional minum temulawak&#8221; sejak 2 tahun silam.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantu Hati Hantam Toksin</p>
<p style="text-align: justify;">Daging buah (rimpang) temulawak mengandung beberapa senyawa kimia, antara lain minyak atsiri fellandrean dan turmerol, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol, dan kurkumin. Kurkumin diketahui sebagai kandungan yang banyak memberi manfaat, terutama sebagai anti hepototoksik dan antioksidan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana mekanisme kurkumin sebenarnya dalam menyelamatkan &#8220;lambang romantisme&#8221; ini masih belum jelas. Namun sebuah studi pada hewan percobaan melaporkan, kurkumin secara kuat menghambat enzim cytochrome 4501A1/1A2 di hati. Enzim ini merupakan isoenzim yang terlibat dalam bioaktivasi beberapa toksin termasuk benzo[a]pyrene. Kurkumin ditemukan juga mencegah pembentukan ikatan kovalen antara cytochrome P450 dan DNA. Dan, peneliti menyimpulkan bahwa kurkumin bisa saja menghambat karsinogenesis oleh kimiawi dengan memodulasi fungsi P450.<br />
Selain itu, kurkumin ditemukan juga menawarkan proteksi hati terhadap toksisitas alkohol. Efek ini terbukti pada sebuah studi yang dilakukan pada tikus yang diinduksi dengan etanol 25%. Tikus yang memperoleh kurkumin 80 mg/kg BB mengalami penurunan kadar enzim hati dan produk reaktif asam tiobarbiturat. Di samping itu, sebuah studi lainnya juga menunjukkan, kurkumin menurunkan kerusakan hati melalui pengurangan peroksidasi lipid. Hal ini diamati pada tikus yang hatinya telah diinduksi dengan zat besi. Masih berdasarkan studi pra klinis, kurkumin dilaporkan juga meningkatkan aktifitas glutathione-S-transferase. Enzim ini sangat penting dalam proses detoksifikasi.<br />
Uji Klinis Kurkumin</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah uji klinis yang tidak begitu besar telah dilakukan di Tanah Air untuk melihat manfaat kurkumin dalam memperbaiki fungsi hati. Studi ini melibatkan sekitar 38 pasien gangguan hati atau memiliki nilai SGPT dan SGOT di atas normal dari 5 area (Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Palembang dan Jakarta). Pasien diberikan gabungan kurkumin 25 mg, essential phospholipid 100 mg, dan vitamin E 100 mg. Studi ini menggunakan metoda seeding trial atau tanpa pembanding. Pengamatan dilakukan oleh sekitar 20 peneliti dalam periode Juli-Desember 1998.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun parameter yang digunakan adalah nilai SGPT dan SGOT. SGPT merupakan enzim yang diproduksi oleh hepatocytes, jenis sel yang banyak terdapat di liver. Kadar SGPT dalam darah akan meningkat seiring dengan kerusakan pada sel hepatocytes yang bisa terjadi karena infeksi virus hepatitis, alkohol, obat-obat yang menginduksi terjadinya kerusakan hepatocytes, dan sebab lain seperti adanya shok atau keracunan obat.<br />
Nilai SGPT yang dianggap normal adalah 0 &#8211; 35 unit per liter (u/l). Peningkatan nilai SGPT 50 kali dari normal menandakan rendahnya aliran darah pada hati, hepatitis, atau kerusakan sel hati yang disebabkan oleh obat/senyawa kimia seperti CCl4. Peningkatan nilai SGPT ringan sampai sedang dapat disebabkan oleh adanya hepatitis, sirosis, kanker pada hati dan alkohol. Terkadang pada sirosis hanya terjadi peningkatan nilai SGPT 2-4 kali dari nilai normal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara SGOT banyak dijumpai pada organ jantung, hati, otot rangka, pankreas, paru-paru, sel darah merah dan sel otak. Saat sel organ tersebut mengalami kerusakan, maka SGOT akan dilepaskan dalam darah. Alhasil saat pengukuran akan terlihat korelasi besarnya atau tingkat keparahan sel yang terjadi. Nilai normal SGOT berkisar dari 3 &#8211; 45 unit per liter (u/l). Peningkatan nilai SGOT ini dapat disebabkan oleh adanya hepatitis C. Pada hepatitis akut, peningkatan bisa terjadi hingga 20 kali nilai normalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil studi menunjukkan, berdasarkan perhitungan statistik, terjadi penurunan nilai SGOT dan SGPT yang signifikan. Setelah 14 hari terapi, penurunan nilai SGOT dari total pasien mencapai hingga 2,89 kali, sedangkan untuk SGPT mencapai 3,28 kali dibandingkan sebelum pengobatan. Hasil yang tidak berbeda jauh juga ditemukan pada individu yang menderita hepatitis dan non hepatitis. Pasien hepatitis mengalami penurunan SGOT sebanyak 3,48 kali dan SGPT sebanyak 3,82 kali, dibandingkan sebelum pengobatan. Sedang pada individu non hepatitis, terjadi penurunan SGOT sekitar 1,91 kali dan SGPT sebanyak 2,15 kali.</p>
<p style="text-align: justify;">Menggali Manfaat Lain</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga kini, telah banyak studi yang dilakukan untuk mencoba mereguk manfaat lain dari umbi berharga ini. Studi yang tengah gencar dilakukan adalah untuk melihat manfaat kurkumin sebagai antitumor guna mengobati penyakit kanker. Sejumlah laporan menunjukkan, kurkumoid termasuk kurkumin memiliki aktivitas kemopreventif dan kuratif melawan kanker. Studi tersebut umumnya dilakukan pada hewan percobaan dengan rute pemberian berbeda dan diuji dengan sistem in vitro. Namun sedikit studi juga telah mulai dilakukan belakangan ini pada manusia.<br />
Manfaat lain yang juga tengah diincar dari kurkumin adalah penghambatan replikasi human immunodeficiency virus (HIV). Sebuah studi menunjukkan, kurkumin menghambat tahap fusion sel virus pada siklus replikasi HIV. Berbagai studi terus dilakukan untuk mencari titik terang. Jika semua terbukti secara klinis, maka tanaman yang mengandung kurkumin akan semakin kaya manfaat. Dan Indonesia tentu akan turut berbahagia, karena tanaman itu adalah asli dari Bumi Pertiwi.<br />
(Arnita)<br />
Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi November 2006</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html">Temulawak Obat Alami Hepatitis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-hepatitis-dan-lever/temulawak-obat-alami-hepatitis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</title>
		<link>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-keladi-tikus.html#respond</comments>
				<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 10:10:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[bira kecil]]></category>
		<category><![CDATA[daun panta susu]]></category>
		<category><![CDATA[ileus]]></category>
		<category><![CDATA[kalamayong]]></category>
		<category><![CDATA[keladi tikus]]></category>
		<category><![CDATA[ki babi]]></category>
		<category><![CDATA[Menetralisir racun narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[nama asingnya rodenttuber]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman obat]]></category>
		<category><![CDATA[trenggiling mentik]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuhan Araceae]]></category>
		<category><![CDATA[Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1319</guid>
				<description><![CDATA[<p>TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL. KLASIFIKASI : Tanaman Obat Keladi Tikus disebut typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl. atau Typhoniumdivaricum (L .) Decne termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber. SIFAT KIMIA : &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-keladi-tikus.html">TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: center;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</span></span></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: center;"><strong><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL.</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><br />
</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><br />
</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: center;"><strong><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi-tikus.gif"><img class="size-full wp-image-1320 aligncenter" title="keladi-tikus" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi-tikus.gif" alt="keladi-tikus" width="206" height="271" /></a><br />
</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">KLASIFIKASI : </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><strong>Tanaman Obat Keladi Tikus</strong> disebut <em><strong>typhonium  flagelliforme</strong> (Lodd.) Bl.</em> atau <em>Typhoniumdivaricum (L .) Decne </em>termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber. </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">SIFAT KIMIA : </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Hasil penelitian dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini dapat menghancurkan sel kanker. Hasil penelitian menunjukan : Membunuh / menghambat pertumbumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi, bersifat anti virusdan anti bakteri.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA </span></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini  dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut  :<br />
1. <strong>Koreng.</strong> Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">2. <strong>Frambusia. </strong>Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat yang sakit .<span id="more-1319"></span></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">3. <strong>Kanker. </strong>payudara, paru-paru, usus besar, rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu dan pankreas. Tanaman lengkap 3 batang ( 50 gram ) direndam setengah jam, dicuci, ditumbuk halus, peras dengan kain, tambahkan setengah sendok madu, campur, minum. Lakukan 3 kali sehari. Air perasan harus segera diminum, tidak boleh disimpan.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">4.<strong> Menetralisir racun narkoba : </strong>Umbi sebesar ujung jari dicuci bersih dengan air matang, dikeprek dan ditelan. Lakukan beberapa kali sehari. (Cara penggunaan ini berdasarkan informasi lisan dari seorang pemakai).</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Catatan:</span></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">1. Wanita hamil dilarang menggunakan obat ini .</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">2. Tanaman ditumbuk bukan diblender.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">3. Jika tangan menjadi gatal, cuci dengan air gula .</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">4. Waktu menumbuk, hati –hati  jangan kena mata .</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">5. Air sari keladi tikus harus diminum segar, tidak boleh disimpan .</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">6. Tanaman keladi tikus mudah busuk jika basah, jadi harus disimpan di kulkas. Cara ini menyimpan 3 tanaman digulung dengan kertas , masukan plastik, simpan di kulkas. </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">7. Minum keladi tikus waktu perut kosong, sekurang – kurang nya sejam sebelum makan .</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">8. Sesudah operasi  tidak boleh langsung mikeladi tikus, tunggu 2 minggu.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">9. Dua hari pertama minum akan mual, sedikit diare, kotoran jadi hitam dan lesu. </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">10. Kadang – kadang pasien muntah atau atau kurangi dosisnya mual sesudah lama minum keladi tikus, hentikan dulu sampai gejala hilang dan minum lagi, atau kurangi dosisnya.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><a title="Herbal keladi tikus" href="http://sehatherba.com/herbal-keladi-tikus/herbal-keladi-tikus.html" target="_blank">KLIK DISINI UNTUK HERBAL KELADI TIKUS</a><br />
</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-keladi-tikus.html">TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
