<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Typhonium Flagelliforme &#8211; Sehat Herba</title>
	<atom:link href="https://sehatherba.com/tag/typhonium-flagelliforme/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<description>Pengobatan Herbal Dari Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 05:35:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.3.18</generator>

<image>
	<url>https://sehatherba.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-sehat-herba-tanaman-obat-32x32.png</url>
	<title>Typhonium Flagelliforme &#8211; Sehat Herba</title>
	<link>https://sehatherba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<atom:link rel='hub' href='https://sehatherba.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html#comments</comments>
				<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 01:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[menghancurkan sel kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Herbal Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1538</guid>
				<description><![CDATA[<p>TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS Obat Herbal Kanker Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL. KLASIFIKASI : Tanaman Keladi Tikus disebut typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl. atau Typhoniumdivaricum (L .) Decne termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber. SIFAT &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html">Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><span style="text-decoration: underline;">TANAMAN OBAT &#8211; KELADI TIKUS</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Obat Herbal Kanker</span></strong><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Typhoniumflagelliforme (Lodd) BL.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/04/keladi-tikus.gif"><img class="size-full wp-image-1541" title="keladi-tikus" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2011/04/keladi-tikus.gif" alt="keladi tikus" width="206" height="271" /></a></p>
<p>KLASIFIKASI : Tanaman Keladi Tikus disebut <em>typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl.</em> atau <em>Typhoniumdivaricum (L .) Decne </em>termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong, ileus, ki babi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenttuber.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SIFAT KIMIA : </strong>Hasil penelitian dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini dapat menghancurkan sel kanker. Hasil penelitian menunjukan : Membunuh / menghambat pertumbumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi, bersifat anti virus dan anti bakteri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Testimoni Sembuh Dari Kanker</strong></p>
<h2 style="text-align: justify;">Kanker Rahim sembuh dengan keladi tikus</h2>
<p style="text-align: justify;">Salah satu pelanggan kami yang berasal dari Jember jawa timur menceritakan kisahnya.<br />
dia di vonis oleh dokter mengidap kanker rahim stadium 3, dan harus segera di operasi, namun efeknya setelah di operasi dia tidak akan bisa punya anak dikarena sel kankernya menempel lekat di dinding rahim.<span id="more-1538"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dikarenakan takut pasien tersebut akhirnya mencari solusi pengobatan lain dan menemukan keladi tikus. Pasien mengkonsumsi keladi tikus dengan dosis 9 kapsul / hari selama kurang lebih 1 bulan, setelah itu dia periksa dilihat dari photo rongent sel kankernya sudah terpisah dari rahim akhirnya diadakan operasi kecil untuk mengambil sel kanker tersebut. 2 minggu pasca operasi pasien kembali mengkonsumsi keladi tikus untuk pemulihan. dan sampai sekarang keadaan pasien sehat wal afiat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sembuh dari kista</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah satu lagi pasien saya sembuh dengan herbal, 2 bulan yang lalu seorang pasien saya mengeluh adanya kista di indung telur nya sudah di USG dengan besar 4 x 6 x 7 cm dan menunggu di operasi. kemudian saya sarankan mengkonsonsumsi keladi tikus, kunir mangga (kunir putih), rumput mutiara, dan temu putih (curcuma zedoaria) setelah mengkonsumsi herbal 2 bulan, hasil USG menyatakan tidak ditemukannya lagi kista ovarium.<br />
Klinik Dr. Liza herbal-bogor. Email Dr. Liza : lizasfyn@yahoo.com</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus berfungsi sebagai penghambat dan pembunuh kanker. Para pasien saya yang menderita kanker payudara, rahim dan paru-paru setelah mengonsumsi keladi tikus disertai ramuan lainnya menunjukkan adanya pengecilan kanker. Selain itu untuk semua jenis penyakit jika ingin segera sembuh mereka harus berusaha menghindari stress. Stress yang dialami penderita kanker jika tidak segera diatasai justru akan mempermudah penyebaran kanker.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil Uji Empirik</p>
<p style="text-align: justify;">Dari uji empirik (berdasarkan pengalaman) pengobatan kanker, beberapa jenis kanker yang mampu disembuhkan dengan menggunakan keladi tikus diantaranya : kanker payudara, kanker testis, kanker prostat, kanker usus besar, kanker tulang, kanker paru-paru dan kanker hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus sebagai tanaman obat dapat digunakan keseluruhannya, mulai dari akar, umbi, juga daunnya. Penggunaan yang paling umum adalah dengan mengonsumsi seluruh bagian tanaman dalam bentuk jus segar dan segera diminum setelah diolah. Hal ini dimaksudkan untuk sedapat mungkin mempertahankan khasiatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil Riset</p>
<p style="text-align: justify;">Tanaman ini pertama kali di diriset sebagai tanaman obat oleh ahli dari Malayia, Prof Dr.Chris K.H.Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD yang juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Sejak tahun 1995 Prof. Chris Teo meneliti tanaman ini, hasilnya menunjukan Ekstrak Typhonium Flageffiforme dan campuran bahan alami lainnya membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini akan semakin baik bila diberikan bersama-sama dengan bahan herba lain, seperti sambiloto, temu putih dan rumput mutiara. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Kombinasi ketiga zat dalam campuran ramuan tersebut memproduksi mediator yang menstimulasi penguatan sel dalam sistem kekebalan tubuh untuk memberantas sel kanker.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus juga mampu menekan efek negatif dari proses pengobatan modern (kemoterapi), seperti rambut rontok, nafsu makan hilang, rasa mual dan rasa nyeri di tubuh. Di Amerika Serikat, tepatnya di Cancer Institute of New Jersey, sebuah tim yang dipimpin oleh Dr. Khaw Voon Chin, Associate Professor of Medicine and Pharmacology, melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak keladi tikus efektif berfungsi sebagai anti-tumor dan anti virus.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong Z, Zhou G, Chen X, dan Huang P dari Guangxi Institute of Traditional Medical and Pharmaceutical Sciences, Nanning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek farmakologisnya. Diketahui bahwa ekstrak air dan alkohol dari Typhonium flagelliforme mempunyai efek mencegah batuk, menghilangkan dahak, analgesik, bersifat sedatif dan antiinflamasi, dan bersifat sedatif. Pada konsentrasi 720 g/kg ekstrak air, 900 g/kg ekstrak alkohol dan 3240 g/kg ekstrak ester tanaman ini dapat meracuni tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini  dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut  :<br />
1. <strong>Koreng.</strong> Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.</p>
<p style="text-align: justify;">2. <strong>Frambusia. </strong>Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat yang sakit .</p>
<p style="text-align: justify;">3. <strong>Kanker. </strong>payudara, paru-paru, usus besar, rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu dan pankreas. Tanaman lengkap 3 batang ( 50 gram ) direndam setengah jam, dicuci, ditumbuk halus, peras dengan kain, tambahkan setengah sendok madu, campur, minum. Lakukan 3 kali sehari. Air perasan harus segera diminum, tidak boleh disimpan.</p>
<p style="text-align: justify;">4.<strong> Menetralisir racun narkoba : </strong>Umbi sebesar ujung jari dicuci bersih dengan air matang, dikeprek dan ditelan. Lakukan beberapa kali sehari. (Cara penggunaan ini berdasarkan informasi lisan dari seorang pemakai).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. Wanita hamil dilarang menggunakan obat ini .</p>
<p style="text-align: justify;">2. Tanaman ditumbuk bukan diblender.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Jika tangan menjadi gatal, cuci dengan air gula .</p>
<p style="text-align: justify;">4. Waktu menumbuk, hati -hati  jangan kena mata .</p>
<p style="text-align: justify;">5. Air sari keladi tikus harus diminum segar, tidak boleh disimpan .</p>
<p style="text-align: justify;">6. Tanaman keladi tikus mudah busuk jika basah, jadi harus disimpan di kulkas. Cara ini menyimpan 3 tanaman digulung dengan kertas , masukan plastik, simpan di kulkas.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Minum keladi tikus waktu perut kosong, sekurang &#8211; kurang nya sejam sebelum makan .</p>
<p style="text-align: justify;">8. Sesudah operasi  tidak boleh langsung mikeladi tikus, tunggu 2 minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">9. Dua hari pertama minum akan mual, sedikit diare, kotoran jadi hitam dan lesu.</p>
<p style="text-align: justify;">10. Kadang &#8211; kadang pasien muntah atau atau kurangi dosisnya mual sesudah lama minum keladi tikus, hentikan dulu sampai gejala hilang dan minum lagi, atau kurangi dosisnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8216;KANKER. Mengapa saya? Apa yang harus saya lakukan untuk sembuh?&#8217;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Anda baru saja divonis KANKER. Bagaimana tidak, KANKER sudah datang dan Anda tidak tahu kapan dia pergi. Jangan panik, tetap tenang dan berdoa. Memerangi KANKER harus dilakukan sebagaimana halnya orang berperang, yaitu menggunakan strategi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam KANKER tidak dikenal istilah seri. Taruhannya adalah nyawa Anda dan batasannya adalah waktu. Yang dibutuhkan adalah stamina dan semangat jangka panjang. Untuk menang Anda harus jadi pelari marathon, bukan sprinter.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi apa kunci sukses dalam perang melawan KANKER? Dimulai dengan 2 prinsip utama, yaitu kenali lawanmu (KANKER yang menyerang Anda) dan kenali diri Anda. Anda adalah dokter terbaik bagi diri Anda sendiri.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Jenis KANKERnya apa?</li>
<li>Organ tubuh mana yang terkena KANKER?</li>
<li>Sudah stadium berapa?</li>
<li>Apakah KANKER tersebut sudah menyebar ke organ tubuh lain?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengenal lawan Anda, langkah berikutnya adalah analisa diri. Ketika KANKER datang, inilah saatnya Anda flash back, introspeksi. KANKER dapat dikatakan sinyal dari tubuh untuk slow down, relax &amp; mengalir dengan kehidupan.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa dijadikan langkah awal :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Gaya hidup : Rutinitas apa yang dijalani setiap hari? Kapan terakhir Anda rutin berolahraga? Berapa jam sehari Anda tidur?</li>
<li>Pola makan/minum : makanan/minuman apa yang Anda sukai?</li>
<li>Perilaku : Emosi apa yang dominan dalam hidup Anda ? Tulis daftar emosi negative (mudah stress, pendendam, pemarah, tidak puas, iri hati, dll) maupun positifnya (pemurah, tidak mudah putus asa, mau belajar, dll)</li>
<li>Hubungan : tulis nama orang-orang terdekat Anda. Apakah ada masalah yang lama tidak diselesaikan?</li>
<li>Spiritualitas : kapan terakhir Anda berbicara dengan Yang Diatas?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kenal lawan dan kenal diri memberikan Anda pemahaman tentang medan pertempuran yang sedang Anda hadapi. Hal ini akan membantu Anda memilih strategi untuk memerangi KANKER.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 1 : KANKER harus diobati</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum Anda akan menghadapi pilihan 2 jenis pengobatan KANKER, yaitu pengobatan barat dengan terapi konvensional (kemoterapi, radioterapi. pembedahan, dll) ataupun pengobatan timur seperti : obat herbal, akupunktur, yoga, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengobatan KANKER dari Barat sifatnya seperti amunisi : Anda beli berbagai senjata (mulai dari pistol sampai roket) untuk membombardir musuh Anda &#8211; sang KANKER. Tapi ingat : alih-alih sembuh, benteng pertahanan yaitu tubuh Anda juga bisa hancur diroket dan si musuh bisa datang kembali dengan kekuatan berlipat ganda kalau tidak diberantas habis. Selain itu sebagaimana halnya roket, pengobatan ini juga mahal.</p>
<p>Pengobatan KANKER dari timur sifatnya seperti latihan kungfu. Pasukan Anda, yaitu sel darah putih akan diberikan stimulus supaya mahir melawan musuh yaitu sel KANKER. Seperti latihan kungfu, pengobatan KANKER ala timur biasanya relative memerlukan waktu. Tetapi keuntungannya : lebih lasting, tidak ada efek samping, dan sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan paling bagus dalam jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengobatan kanker dengan ramuan HERBAL adalah suatu pengobatan dengan menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan, contohnya, ekstrak dari <strong>KELADI TIKUS (Extract Typhonium Flagelliforme)</strong> yang dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yang diolah secara modern, yang dapat membantu detoxifikasi jaringan darah dan menstimulasi system kekebalan tubuh untuk bersama-sama memberantas sel kanker.</p>
<p>Pengobatan HERBAL KANKER adalah salah satu alternatif pengobatan yang banyak digunakan orang karena terbukti efektif, tanpa efek samping dan relatif murah biayanya.</p>
<p>Karena KANKER sendiri merupakan a class of diseases, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada satu solusi pengobatan untuk semua. Yang disarankan adalah menggunakan kombinasi pengobatan-kanker yang disesuaikan dengan kondisi pasien (psikis, psikologis &amp; keuangan), jenis KANKER, lokasi maupun stadium yang dialami.</p>
<p>Kesuksesan pengobatan-kanker amat bergantung kepada kesabaran, konsistensi &amp; semangat hidup pasien. Yang tidak kalah penting adalah iman kepada Tuhan dan keyakinan bahwa KANKER bukanlah akhir dari segalanya. KANKER hendaknya disadari sebagai ujian hidup yang pasti ada jalan keluarnya.</p>
<p>Untuk mendapat hasil optimal, sebaiknya Anda menggandeng timur dan barat dalam memerangi kanker.</p>
<p>Apa ciri/tanda pengobatan yang baik? Tandanya adalah pengobatan tersebut harus dapat memberantas KANKER, mengurangi rasa sakit akibat KANKER dan mencegah agar KANKER tidak timbul kembali.<br />
Pertimbangkan tips berikut ini sebelum memilih metode terapi :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Terapi masuk akal (reasonable) dan meyakinkan Anda bahwa dapat tepat sasaran terhadap jenis penyakit KANKER yang Anda hadapi.</li>
<li>Anda cukup nyaman dengan terapi tersebut</li>
<li>rasa sakit atau efek samping akibat terapi harus dalam batas yang bisa Anda tanggung dalam jangka panjang</li>
<li>terapi berada dalam batas kemampuan ekonomi Anda (dalam jangka panjang)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 2 : MENGUBAH POLA MAKAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tepatlah peribahasa &#8216;You are what you eat&#8217;. Pengaruh makanan dalam kesehatan Anda sangat besar. Anda kini harus banyak mengkonsumsi sayur dan buah serta menghindari makanan berlemak, dibakar ataupun digoreng.</p>
<p>Namun demikian Anda tetap harus punya selera makan. Apa artinya hidup tanpa selera makan ? Jadi pilihlah jenis makanan yang sehat dan yang bisa Anda sukai &amp; nikmati.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Masak dan sediakan makanan anda dirumah. Hindari makan di luar jika anda ingin menang dalam perang melawan kanker. Alasannya sederhana : makanan luar, anda tidak tahu kandungan di dalamnya seperti : minyak, garam, penyedap rasa, dan bahan tambahan lainnya.</li>
<li>Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak, termasuk mentega/margarine, karena tidak baik untuk organ hati. Jika anda harus menggunakan minyak, gunakan minyak zaitun.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Catatan: gula yang berwarna terlalu putih juga tidak bagus.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Kurangi konsumsi daging. Lalu bagaimana Anda memperoleh protein? Jawabannya sederhana, yaitu dari kacang-kacangan, gandum, dll.</li>
<li>Banyak konsumsi sayuran hijau. Untuk memperoleh nutrisi yang beranekaragam, konsumsilah berbagai jenis buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran. Sedapat mungkin, makan sayuran mentah atau dimasak tapi jangan terlalu lama.</li>
<li>Perbanyak minum jus yang terbuat dari buah-buahan dan sayur-sayuran segar, misalnya : wortel, seledri dan jus apel.</li>
<li>Konsumsi banyak buah-buahan segar</li>
<li>Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan, diasap, dibakar ataupun diasinkan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI 3 : MENGUBAH CARA HIDUP</strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Hati yang gembira adalah obat&#8217; demikian peribahasa. Untuk memerangi KANKER, Anda harus happy. Karena dalam jiwa yang sehat, baru ada kemauan hidup tinggi.</p>
<p>Tahukah Anda bahwa Anda diciptakan dengan luar biasa untuk satu tujuan dalam dunia ini ? Tahukah Anda bahwa Anda berharga dimata Yang Maha Esa ? Seringkali hidup ini kita jalani dengan complicated &#8211; ribet. Kita hidup untuk mendapat pengakuan, penghargaan dari orang lain. Padahal hidup harus dijalani dengan mengalir dan sikap nrimo, mensyukuri. Dengan demikian kita bisa lead a stress-free life.</p>
<p>Yang tidak kalah penting adalah cukup tidur dan cukup olahraga. Tidur yang cukup penting bagi kerja organ hati dalam menyerap racun. Selain itu olahraga juga penting untuk mengurangi stress dan mendapat oksigen bebas yang sangat penting bagi tubuh.</p>
<p>Mudah-mudahan tips diatas bermanfaat buat Anda yang ingin sembuh dari KANKER. Selamat berjuang dan VIVA LIFE !</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Faktor &#8211; faktor penyebab kanker</strong></p>
<p>Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor keturunan</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor Lingkungan</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru &#8211; paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.<br />
&#8211; Sinar Ultraviolet dari matahari<br />
&#8211; Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah :<br />
&#8211; Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung<br />
&#8211; Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.<br />
&#8211; Zat pewarna makanan<br />
&#8211; Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.<br />
&#8211; Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Virus</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain :<br />
&#8211; Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.<br />
&#8211; Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah)<br />
&#8211; Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.<br />
&#8211; Virus Epstein &#8211; Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.<br />
&#8211; Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Infeksi</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.<br />
&#8211; Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.<br />
&#8211; Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor perilaku</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.<br />
&#8211; Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Gangguan keseimbangan hormonal</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. &#8211; Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Faktor kejiwaan, emosional</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li><strong>Radikal bebas</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber &#8211; sumber radikal bebas yaitu :<br />
1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.<br />
2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.<br />
3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,maupun biologis.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Pantangan Makanan Penderita Kanker</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Sayur-sayuran</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.</li>
<li>Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.</li>
<li>Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Buah-buahan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.</li>
<li>Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsangberkembangnya sel kanker.</li>
<li>Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.</li>
<li>Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.</li>
<li>Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Daging dan Ikan Asin</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.</li>
<li>Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Makanan yang Diawetkan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.</li>
<li>Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Sea food</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Daging Unggas</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Buah-buahan</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">proses kesembuhan pasien kanker sebagian besar dipengaruhi oleh ketaatan pasien berpantang makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html">Obat Herbal Kanker &#8220;Tanaman Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/obat-herbal-kanker-tanaman-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Keladi Tikus</title>
		<link>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html#comments</comments>
				<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 09:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[kemoterapi tanpa efek]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1308</guid>
				<description><![CDATA[<p>keladi Beberapa tahun yang lalu beredar kabar heboh di dunia maya alias internet. Diberitakan seorang pasien penderita kanker payudara stadium lanjut dapat melewati kemoterapi tanpa efek yang menyiksanya dan kini dinyatakan sembuh setelah mengonsumsi keladi tikus (Typhonium flagelliforme) Keladi tikus sebelumnya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Nama &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html">Tanaman Keladi Tikus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1309" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1309" title="keladi" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/keladi1-150x150.jpg" alt="keladi" width="150" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">keladi</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun yang lalu beredar kabar heboh di dunia maya alias internet. Diberitakan seorang pasien penderita kanker payudara stadium lanjut dapat melewati kemoterapi tanpa efek yang menyiksanya dan kini dinyatakan sembuh setelah mengonsumsi <strong>keladi tikus </strong>(Typhonium flagelliforme)</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus sebelumnya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Nama keladi tikus diambil dari nama asing Rodent Tuber yang lebih dulu terkenal di Malaysia. Untuk menemukan tanaman ini ternyata tidak sulit. Tanaman ini sejenis talas namun tingginya hanya 25 cm hingga 30 cm, termasuk tumbuhan semak menyukai tempat yang lembab dan tidak terkena matahari langsung. Tanaman berbatang basah ini banyak tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daunnya bulat dengan ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar.</p>
<p style="text-align: justify;">Umbi keladi tikus ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih. Untuk perkembangbiakannya, bisa menggunakan umbinya atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Pada musim kemarau, batangnya menghilang. Sedangkan pada musim hujan, tumbuhan ini muncul lagi di atas permukaan tanah dari umbi yang terpendam di dalam tanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi tikus di berikan. Namun ada beberapa jenis yang mempunyai kelopak bunga berwarna merah. Untuk jenis yang ini biasanya dikembangkan untuk tanaman hias hasil silangan.<span id="more-1308"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hingga saat ini belum banyak peneliti yang mengungkap khasiat keladi tikus terutama untuk penyakit kanker. Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia pada tahun 1995 meneliti tanaman ini, hasilnya ekstrak dari akar keladi tikus efektif untuk kanker prostat. Selain itu Lam Siew Hong peneliti dari USM menyebutkan bahwa terjadi peningkatkan aktivitas antibakteri dalam darah ikan lele. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia. Di Indonesia, tanaman ini pertama kali diperkenalkan oleh Patoppoi seorang pensiunan dari Departemen Pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;">Khasiat ramuan ini telah dirasakan oleh isterinya sendiri yang sangat tersiksa setelah menjalani kemoterapi, seakan dunia ini akan berakhir. Istri Patopoi menderita kanker payudara stadium Ill. Setelah mengonsumsi ramuan yang diberikan Prof Dr Chris K.H. Teo, efek kemoterapi tidak dirasakan sehebat dulu dan is dapat menjalani kemoterapi hingga 12 kali, dan kini wajahnya berseri.</p>
<p style="text-align: justify;">Keladi tikus mengandung antineoplastik atau antikanker selain juga bisa berkhasiat sebagai antivirus. Efek farmakologi inilah yang menjadi obat utama untuk mengatasi kanker stadium lanjut. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah keseluruhan dari tanaman tersebut. Mulai dari akar (umbi), batang, daun hingga bunga. Tentu saja, efek tersebut akan bertambah baik bila diberikan bersama-sama dengan tanaman lainnya, seperti sambiloto, rumput mutiara dan temu putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Ekstrak Typhonium flageffiforme clan bahan alami lainnya membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. RIP berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya dan memblokir pertumbuhan sel kanker. Zat antioksidan berfungsi mencegah terjadinya kerusakan gen. Sementara zat antikurkumin berfungsi sebagai antiinflamasi/antiperadangan. Kombinasi bahan alami ini mengaktivasi dengan memproduksi mediator yang menstimulasi untuk menguatkan sel dari sistem kekebalan tubuh untuk bersamasama memberantas sel kanker. Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong Z, Zhou G, Chen X, dan Huang P dari Guangxi Institute of Traditional Medical and Pharmaceutical Sciences, Nanning. Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui efek farmakologis dari Typhonium flagelliforme. Diketahui bahwa ekstrak air dan alkohol dari Typhonium flagelliforme mempunyai efek mencegah batuk, menghilangkan dahak, antiasmatik, analgesik, antiinflamasi, dan bersifat sedatif. Pada konsentrasi 720 g/kg ekstrak air, 900 g/kg ekstrak alkohol dan 3240 g/kg ekstrak ester tanaman ini dapat meracuni tubuh. MenurutAngela Riwu Kaho PhD, Ahli Kimia Natural peniliti zat anti tumor dari Ohio State University, ekstrak Typhonium flagelliforme memang mengandung zat anti kanker namun konsentrasinya lemah. Mengenai hasil penelitiannya pernah di publikasikan dalam jurnal Phytotheraphy Research pada bulan Mei 2001. Namun demikian ia juga tidak memungkiri ada pasien yang sembuh dengan mengonsumsi ramuan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan hal inilah dr Setiawan Dalimartha menyarankan agar berhati-hati menggunakannya. &#8220;Jika tidak lihai mengolahnya dapat menyebabkan gatal-gatal pada tenggorokan.&#8221; Lebih lanjut ia menyarankan untuk pengobatan kanker sebaiknya tidak menggunakan ramuan tunggal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pencegahan sebaiknya keladi tikus tidak dikonsumsi secara terusmenerus, hal ini dapat memperberat kerja hati, lever dan ginjal.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Herbal keladi tikus" href="http://sehatherba.com/herbal-keladi-tikus/herbal-keladi-tikus.html" target="_blank"><strong>KLIK DISINI UNTUK HERBAL KELADI TIKUS</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html">Tanaman Keladi Tikus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman Obat Pengusir Kanker &#8220;Keladi Tikus&#8221;</title>
		<link>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-pengusir-kanker-keladi-tikus.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-pengusir-kanker-keladi-tikus.html#respond</comments>
				<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 01:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Obat Keladi Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[antikanker]]></category>
		<category><![CDATA[keladi tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1259</guid>
				<description><![CDATA[<p>INDONESIA dikaruniai kekayaan tanaman obat (herba), mungkin ribuan spesies. Salah satunya yang dibutuhkan masyarakat adalah keladi tikus (Typhonium flagelliforme) dan termasuk dalam famili Araceae. Namanya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Tetapi keladi punya khasiat luar biasa bagi dunia pengobatan, karena dapat mengusir kanker dan berbagai penyakit berat &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-pengusir-kanker-keladi-tikus.html">Tanaman Obat Pengusir Kanker &#8220;Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">
<figure id="attachment_1260" aria-describedby="caption-attachment-1260" style="width: 118px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/images2.jpg"><img class="size-full wp-image-1260" title="keladi tikus" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/11/images2.jpg" alt="keladi tikus" width="118" height="87" /></a><figcaption id="caption-attachment-1260" class="wp-caption-text">keladi tikus</figcaption></figure>
<p>INDONESIA dikaruniai kekayaan <strong>tanaman obat</strong> (herba), mungkin ribuan spesies. Salah satunya yang dibutuhkan masyarakat adalah<a title="Herbal Keladi Tikus" href="http://sehatherba.com/herbal-keladi-tikus/herbal-keladi-tikus.html" target="_blank"> <strong>keladi tikus </strong></a>(Typhonium flagelliforme) dan termasuk dalam famili Araceae.</p>
<p>Namanya memang belum setenar herba lainnya seperi sambiloto, temu putih, temu lawak, dan mengkudu. Tetapi keladi punya khasiat luar biasa bagi dunia pengobatan, karena dapat mengusir kanker dan berbagai penyakit berat lain. Di luar negeri, keladi tikus disebut sebagai rudent tuber.</p>
<p><strong>Keladi tikus</strong> mengandung antineoplastik atau antikanker, serta bisa berkhasiat sebagai antivirus. Efek farmakologi inilah yang menjadi obat utama untuk mengatasi kanker stadium lanjut. <span id="more-1259"></span></p>
<p>Seluruh bagian tanaman bisa digunakan untuk pengobatan, mulai dari akar (umbi), batang, daun, hingga bunga.</p>
<p>Efeknya akan bertambah baik kalau diberikan bersama-sama dengan herba lain seperti sambiloto, rumput mutiara, dan temu putih. Ekstrak keladi tikus dan bahan alami lainnya membantu detoksifikasi jaringan darah.</p>
<p>Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. RIP berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, dan memblokir pertumbuhan sel kanker. Zat antioksidan berfungsi mencegah kerusakan gen, sementara zat antikurkumin berfungsi sebagai antiinflamasi/antiperadangan.<br />
Aneka Kanker Kandungan kimiawi tanaman ini belum banyak dipublikasikan. Namun berdasarkan literatur, tanaman ini bisa menyembuhkan berbagai jenis kanker, mulai dari payudara, paru-paru, usus besar, rektum, lever, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, sampai pankreas.</p>
<p>Bahkan herbal ini bisa digunakan untuk menetralisir racun narkoba. Umbi kerabat aglaonema itu pun mampu mengakhiri penderitaan akibat koreng dan frambusia (patek) akibat bakteri yang mudah menular. Caranya, lumatkan umbi keladi tikus yang sudah direndam selama setengah jam, kemudian ditempelkan di atas luka dan ditutup dengan kain.</p>
<p>Penderita bisa mengonsumsinya dengan cara meminum air hasil perasan seluruh bagian tanaman, tiga kali sehari. Sekarang pun ada kapsul yang merupakan ekstrak dari keladi tikus.</p>
<p>Dua hari pertama setelah minum mungkin akan mual, sedikit diare, kotoran hitam-hitam, dan lesu. Itu menandakan obat alami sudah bereaksi. Tetapi jika tidak tahan, pemakaian keladi tikus dapat dihentikan dulu atau dikurangi.</p>
<p>Secara empiris, ditunjang bukti ilmiah, keladi tikus memang berkhasiat obat. Namun mengonsumsi keladi tikus tak semudah bayangan orang. Pertama, banyak orang yang belum mengetahui pasti tanaman keladi tikus. Kedua, pengolahan tanaman harus tepat, jika tidak ingin tenggorokan menjadi gatal.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan, wanita hamil dilarang menggunakan obat ini. Keladi tikus juga tak boleh dikonsumsi pasien yang baru saja menjalani operasi, setidaknya harus menunggu hingga dua minggu kemudian.<br />
Tanaman Semak Untuk menemukan tanaman ini tidaklah sulit. Tanaman sejenis talas dengan tinggi hanya 25-30 cm ini termasuk tumbuhan semak. Ia menyukai tempat yang lembab dan tidak terkena matahari langsung.<br />
Tanaman berbatang basah ini tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter dari permukaan laut (dpl).</p>
<p>Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daun bulat dengan ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar. Umbi keladi tikus berbentuk bulat rata, sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih.</p>
<p>Perkembangbiakan bisa dilakukan melalui umbi atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Di musim kemarau, batang menghilang. Tetapi di musim hujan muncul lagi di atas permukaan tanah, dari umbi yang terpendam di dalam tanah.</p>
<p>Mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi tikus diberikan. Namun ada beberapa jenis yang mempunyai kelopak bunga berwarna merah.</p>
<p>Untuk jenis yang ini biasanya dikembangkan untuk tanaman hias hasil silangan. Anda berminat menanam? (Dela, dari berbagai sumber-32)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-pengusir-kanker-keladi-tikus.html">Tanaman Obat Pengusir Kanker &#8220;Keladi Tikus&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/tanaman-obat-keladi-tikus/tanaman-obat-pengusir-kanker-keladi-tikus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html#respond</comments>
				<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 00:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[keladi tikus]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan modern]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Plus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1098</guid>
				<description><![CDATA[<p>Saran kami untuk memerangi kanker: Perangi kanker dengan metoda dari Cancerhelps 1. Berikan komitmen total untuk memerangi penyakit kanker 2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya. 3. Konsumsi herbal (Typhonium Plus) 4. Pola makan yang benar. 5. Hidup bebas stress. Ketika kita berpikir tentang perang, yang uncul langsung dalam pikiran kita adalah &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html">STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 10pt;">Saran kami untuk memerangi kanker:</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perangi kanker dengan metoda dari <em>Cancerhelps</em><br />
<strong>1. Berikan komitmen total untuk memerangi penyakit kanker<br />
2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.<br />
3. Konsumsi herbal (Typhonium Plus)<br />
4. Pola makan yang benar.<br />
5. Hidup bebas stress.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong></strong>Ketika kita berpikir tentang perang, yang uncul langsung dalam pikiran kita adalah Vietnam. Kekuatan Amerika bertempur di medan perang dengan segala peralatan senjata yang paling canggih, kekuatan, teror uang dan kepandaian, bersatu dalam perang untuk menang. Orang-orang Vietnam dengan senjata yang sangat sederhana dan menyembunyikan diri mereka di ruang bawah tanah untuk menghindari kekuatan Amerika. Dunia mengetahui bahwa Vietnam-lah yang memenangkan pertempuran!</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali, memerangi kanker juga seperti peperangan diatas?. Dengan pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dll adalah lebih maju dan canggih, dengan menggunakan kekuatan sinar. Sel-sel kanker hanya musuh kecil yang muncul dan berada di sekitar aliran darah yang nantinya menyerang sel-sel lain yang masih normal pada jaringan tertentu di dalam tubuh. Bisakah pengobatan yang luar biasa ini menghancurkan semua sel-sel kanker sekaligus tanpa menghancurkan sel-sel yang masih normal tersebut, misalnya anda dan sistem kehidupan anda.<span id="more-1098"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Strategi kami dalam memerangi kanker, seraya kami juga memberitahu anda untuk mencari bantuan pengobatan modern, kami juga merasa anda sebaiknya menggunakan cara pengobatan tradisional (mengkonsumsi Typhonium Plus). Menurut kami, anda perlu membantu tubuh anda untuk membangun dan membangun kembali sebuah sistem kekebalan di tubuh anda. Izinkan sistem pertahanan tubuh anda menghancurkan atau memerangi sel-sel kanker. Berperang dari dalam! Kekuatan, kecanggihan senjata dari pengobatan modern mungkin tidak efektif secara total.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Komitmen total dalam memerangi Kanker</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah pertarungan anda, bukan kami. Kami hanya membantu anda dengan saran kami tetapi anda harus bertarung dalam peperangan anda sendiri. Sesungguhnya itu juga adalah pertarungan anda yang terakhir. Dan jika anda tidak memiliki semangat dalam pertarungan tersebut, tidak ada seorangpun yang dapat menolong anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa orang boleh berkomentar bahwa minum suplemen <em>Typhonium Flagelliforme (Keladi Tikus)</em> bisa berbahaya; secara pasti herbal ini tidak akan lebih buruk dari pada kemoterapi! Kadang-kadang mengkonsumsi herbal bisa membuat perut anda seperti dikocok, selama satu atau dua hari; kemudian anda menyerah! Jika anda merasa ragu untuk mengkonsumsi apapun, otak anda yang sudah merasa curiga akan mengirimkan sinyal yang curiga juga dan badan anda akan menanggapi/bereaksi secara negative.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami belum menemukan seseorang yang mengkonsumsi suplemen Typhonium Flagelliforme, misalnya, kemudian menderita efek samping yang buruk. Kami juga sadar bahwa sulit untuk mengubah sikap keras kepala atau sikap kurang percaya. Seorang teman sekaligus seorang dokter mengatakan makan herbal seperti makan rumput, seperti sapi. Jika anda memiliki pikiran negatif seperti itu, lantas, rancangan pertempuran ini bukan untuk anda! Anda sudah kalah sebelum bertempur.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda mengidap kanker, kami menganjurkan untuk mencari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya. Kami mempercayai bahwa peranan pengobatan modern juga jangan diabaikan, dan bersama ini kami juga menganjurkan bahwa anda perlu mencari yang terbaik dan menggunakan kedua pengobatan tersebut yaitu secara modern dan tradisional. Yang mungkin anda sudah ketahui, dokter memiliki beberapa pilihan untuk anda :</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Operasi/pembedahan yaitu memotong dan mengangkat organ/jaringan      yang terkena kanker.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Radioterapi/Penyinaran yaitu menggunakan sinar yang berenergi      tinggi untuk menghanguskan dan membunuh jaringan disekitarnya.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Kemoterapi yaitu menyuntikan obat kimia beracun dengan harapan      membunuh sel-sel kanker. Sayangnya cara ini juga dapat membunuh sel-sel      anda yang masih normal dan melemahkan sistem kekebalan tubuh anda.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Di negara-negara maju, anda bisa menjalankan pencangkokan sumsum      tulang. Dalam hal ini, dokter akan mencoba untuk membunuh semuanya di      dalam tubuh anda dan menanamkan sebuah sistem kehidupan baru di dalam      tubuh anda.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Jika semuanya ini gagal, dokter angkat tangan dan menyerah.      Artinya, anda sudah sampai di jalan buntu. Dokter memulangkan anda ke      rumah dengan menyediakan persediaan obat yang cukup, yaitu pembunuh rasa      sakit atau morphine. Anda siap untuk menuju kematian. Mereka menyebutnya      management palliative (pengobatan mengurangi rasa sakit)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;">Banyak dari mereka yang datang pada kita telah menjalani pengobatan seperti diatas. Dari pengalaman orang-orang diatas, kami menyimpulkan setidaknya ada dua type dokter. Pertama, ada dokter yang pengertian. Dia tahu dan mengakui pekerjaannya masih memiliki pengetahuan yang terbatas. Anda beruntung memilikinya sebagai dokter anda. Datanglah padanya untuk mendapatkan pertolongan. Dia mungkin tidak berkeberatan jika anda juga mengkonsumsi obat tradisional (herbal) sebagai suplemen.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ada juga dokter lain yang berpikiran pengobatan dia adalah yang terbaik..Tidak boleh ada herbal. Mematuhi cara pengobatannya secara ketat atau dia tidak akan membantu anda. Sikap dokter seperti penguasa ini sangat tidak menguntungkan pasien. Hindarilah dokter type ini sebisa mungkin. Pandanglah type yang pertama. Jika anda tidak memiliki pilihan dan harus menjumpai dokter seperti ini (penguasa), sederhananya, jangan biarkan dia mengetahui bahwa anda minum herbal. Kalau tidak ada masalah minum jus jeruk atau jus apel segar, anda tidak perlu kwatir untuk meminum jus yang berwarna hijau dari ekstrak herbal keladi tikus (Typhonium Flagelliforme) bukan?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Cara Alternatif pengobatan adalah menggunakan Herbal</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak herbal yang tersedia di pasaran untuk kanker. Anjuran dari kami untuk membantu mengobati kanker adalah dengan mengkonsumsi ramuan herbal seperti <em>Typhonium Plus (www.cancerhelps.com)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pola Makan yang benar dan Makanan Sehat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah buku kecil, buku pasien pada kemoterapi yang diberikan oleh sebuah rumah sakit kanker, tertulis seperti dibawah ini: Q14. Apakah ada sejenis nutrisi khusus yang dianjurkan kepada saya untuk harus di konsumsi? Tidak ada makanan khusus yang harus anda konsumsi. Hal itu sangat penting untuk sebuah kebaikan-pola makan seimbang, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan tinggi protein….contoh dari makanan tersebut adalah yang mengandung banyak protein seperti daging, ikan, telur, susu, dll.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Masak dan sediakan makanan anda dirumah. Hindari makan di luar.      Orang yang suka makan di luar, mungkin akan depresi dengan hal ini, tapi      sekali lagi kami katakan tidak boleh makan makanan dari luar (makanlah      makanan yang anda masak di rumah sendiri) jika anda ingin menang dalam      peperangan terhadap kanker. Alasannya sangat sederhana, makanan yang anda      peroleh dari luar, anda tidak mengetahui apa yang terkandung di dalam      makanan tersebut; seperti minyak, garam, penyedap rasa (ajinomoto), dan      bahan tambahan lainnya. Anda membutuhkan kehidupan dan bukan makanan untuk      kematian. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak.      Termasuk mentega/margarine, karena tidak baik untuk organ hati. Jika anda      harus menggunakan minyak, gunakan minyak zaitun. Catatan: gula yang      berwarna terlalu putih tidak bagus. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Kurangi mengkonsumsi daging. Terkadang menjadi sebuah pertanyaan,      dimana saya memperoleh protein? Jawabannya sederhana, yaitu dari      kacang-kacangan, gandum, dll. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Banyak mengkonsumsi sayuran, khususnya yang berwarna hijau. Untuk      memperoleh nutrisi yang beranekaragam, konsumsilah berbagai jenis      buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran. Sedapat mungkin, makan      sayuran mentah atau dimasak tapi jangan terlalu lama. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Minum jus buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Mencuci seluruh      bagian dalam tubuh (inner body) dengan cairan kehidupan, artinya anda      butuh minum berbagai macam jenis jus. Misalnya wortel, seledri dan jus      apel. Catatan: hanya satu gelas tidaklah cukup! </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Konsumsi banyak buah-buahan segar, kalau hanya sepotong atau dua      potong, bukan makan buah! </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan. Untuk beberapa      orang, mengkonsumsi buah-buahan segar atau jus adalah sesuatu yang kurang      praktis – mengupas, mengekstrak/memblender, mencuci, dll. Yang nyaman      dilakukan adalah mengambil makanan yang sudah dikalengkan atau dibotolkan.      Hentikan itu semua! Anda hanya akan membunuh diri Anda. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"> </span></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt;">Jika anda tidak menerapkan pola makan seperti dianjurkan diatas,      janganlah gelisah, dan adakan perubahan secara perlahan-lahan. Anda akan      segera melakukan pola makan seperti itu. Perubahan pola makan seperti ini      hampir menyeluruh di kalangan orang kaya, daging yang lezat menggoda para      vegetarian. Tapi jangan mengeluh, kerajaan cina kuno menemukan makanan      kesehatan tidaklah salah! </span></li>
</ul>
<ol style="margin-top: 0cm; text-align: justify;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 10pt;">Hiduplah Tanpa Stress</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Pada sebuah buku &#8220;Imperial Secrets of Health and Longevity&#8221; yang      dituliskan oleh Bob Flaws, orang barat tidak mengetahui bagaimana hidup      sehat.…sepanjang pasien tidak makan dengan pola yang benar, dan hidup      secara seimbang, mereka tidak akan sembuh atau akan sakit.
<p>Secara ringkas mengenai Hidup Sehat, pepatah cina mengatakan:<br />
&#8220;untuk umur panjang, lakukan sesuatu tidak berlebihan, dan hidup      bebas stress.&#8221;</p>
<p><em>&#8220;Kemarahan membangkitkan chi (energi hidup), Kegembiraan      merelaksasi chi, Sedih berkepanjangan menghabiskan chi, Kegelisahan      membingungkan chi, Ketakutan menyebabkan gangguan pada chi dan      Kekhawatiran menyebabkan chi berhenti (stagnan)&#8221;</em></p>
<p>Tubuh sakit Anda perlu untuk membangun dirinya kembali. Sistem kekebalan      tubuh Anda perlu melawan sel-sel kanker. Oleh karena itu adalah tugas Anda      untuk melestarikan chi Anda dan tidak mencelakai dan membuangnya secara      sia-sia.</p>
<p></span></li>
</ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html">STRATEGI JITU MEMERANGI KANKER</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/strategi-jitu-memerangi-kanker.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Kanker Gabungan Timur dan Barat</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/pengobatan-kanker-gabungan-timur-dan-barat.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/pengobatan-kanker-gabungan-timur-dan-barat.html#respond</comments>
				<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 01:02:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Efek samping Radiasi]]></category>
		<category><![CDATA[KEMOTERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBEDAHAN kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan HERBAL KANKER]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[RADIASI]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=1083</guid>
				<description><![CDATA[<p>KANKER ?? Anda sedang sedih karena orang yang anda cintai menderita kanker. Dapatkah kanker disembuhkan? Pengobatan kanker mana yang harus dipilih?Bagi penderita kanker, waktu sangatlah berharga. Jangan menyia-nyiakan waktu, tenaga dan uang dengan mencoba-coba. Kenalilah berbagai metode pengobatan kanker sebelum memilih yang terbaik bagi terkasih Anda. Sebelum Anda mulai, pahamilah bahwa pengobatan kanker yang baik &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/pengobatan-kanker-gabungan-timur-dan-barat.html">Pengobatan Kanker Gabungan Timur dan Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span>
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt;"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/06/d91869ff-8ba7-469c-bbd4-f8a09eb0a747.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1084" title="kanker" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/06/d91869ff-8ba7-469c-bbd4-f8a09eb0a747-150x150.jpg" alt="kanker" width="150" height="150" /></a>KANKER ?? Anda sedang sedih karena orang yang anda cintai menderita kanker. Dapatkah kanker disembuhkan? Pengobatan kanker mana yang harus dipilih?Bagi penderita kanker, waktu sangatlah berharga. Jangan menyia-nyiakan waktu, tenaga dan uang dengan mencoba-coba. Kenalilah berbagai metode pengobatan kanker sebelum memilih yang terbaik bagi terkasih Anda.</p>
<p>Sebelum Anda mulai, pahamilah bahwa pengobatan kanker yang baik harus memenuhi fungsi kuratif (menyembuhkan), paliatif (mengurangi rasa sakit) dan preventif (mencegah timbulnya kembali).</p>
<p>Sekarang, mari kita kenali jenis-jenis pengobatan kanker yang ada.<br />
Secara umum ada 2 jenis metode/pendekatan dalam memerangi kanker, yaitu : metode pengobatan ala timur dan ala barat. Secara fundamental keduanya berbeda.</p>
<p>Pengobatan kanker ala timur atau lebih dikenal pengobatan tradisional mengandung prinsip utama untuk meningkatkan kekebalan/ketahanan tubuh sehingga dapat melawan sel-sel kanker.</p>
<p>Sedangkan pengobatan kanker ala barat atau lebih dikenal dengan pengobatan modern memiliki prinsip utama membunuh/merusak sel-sel kanker.</p>
<p>Bila dianalogikan dengan perang dimana kanker adalah pasukan musuh yang menyerang teritori pertahanan tubuh, maka pengobatan timur menitik-beratkan pada pasukan perangnya sedangkan pengobatan barat pada amunisinya.</p>
<p>Masing-masing jenis pengobatan kanker diatas memiliki plus &amp; minusnya. Adalah bijak untuk menggandeng timur &amp; barat dalam mengobati kanker. <span id="more-1083"></span></p>
<p>Sekarang mari kita lihat masing-masing jenis pengobatan.</p>
<p></span><strong><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;">I. PENGOBATAN KANKER BARAT :</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Meliputi antara lain: kemoterapi, radiasi, pembedahan, terapi antibodi monoclonal, terapi hormon dll. Tujuan utamanya adalah untuk memberantas, membunuh atau mengubah sel-sel kanker.</p>
<p></span><strong><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;">A. KEMOTERAPI</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Kemoterapi memiliki prinsip kerja yaitu meracuni atau membunuh sel &#8211; sel kanker, mengontrol pertumbuhan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhannya agar tidak menyebar atau untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh KANKER. Kemoterapi bersifat sistematik, berbeda dengan radiasi atau pembedahan yang bersifat setempat, karenanya kemoterapi dapat menjangkau sel-sel kanker yang mungkin sudah menjalar dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Tingkat keberhasilan kemoterapi juga berbeda-beda tergantung jenis KANKER-nya.</p>
<p>Efek samping kemoterapi adalah terjadi penurunan jumlah sel-sel darah, infeksi, anemia, pendarahan seperti mimisan, rambut rontok, gatal dan kering pada kulit, mual dan muntah, dehidrasi, tekanan darah rendah, sembelit, diare, gangguan sistem syaraf.</p>
<p></span><strong><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;">B. RADIASI (PENYINARAN)</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Pengobatan kanker dengan Radiasi biasanya dilakukan sebelum atau sesudah operasi untuk mengecilkan tumor. Radiasi dilakukan dalam usaha menghancurkan jaringan-jaringan yang sudah terkena KANKER.</p>
<p>Efek samping Radiasi adalah mual dan muntah, penurunan jumlah sel darah putih, infeksi/peradangan, reaksi pada kulit seperti terbakar sinar matahari, rasa lelah, sakit pada mulut dan tenggorokan, diare dan dapat menyebabkan kebotakan.</p>
<p></span><strong><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;">C. PEMBEDAHAN</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Pembedahan merupakan bentuk pengobatan kanker yang paling tua. Beberapa KANKER sering dapat disembuhkan hanya dengan pembedahan jika dilakukan pada stadium dini.<br />
CATATAN : Untuk beberapa kasus, pengobatan kanker terbaik merupakan kombinasi dari pembedahan, radiasi dan kemoterapi. Pembedahan atau radiasi mengobati KANKER yang daerahnya terbatas, sedangkan kemoterapi bertujuan membunuh sel-sel KANKER yang berada diluar jangkauan pembedahan maupun radiasi. Terkadang radiasi atau kemoterapi dilakukan sebelum pembedahan untuk memperkecil ukuran tumor atau setelah pembedahan untuk menghancurkan sisa-sisa sel KANKER yang mungkin tersisa.</p>
<p></span><strong><span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;">II. PENGOBATAN KANKER &#8211; TIMUR:</span></strong><span style="font-size: 10pt;">Meliputi antara lain : pengobatan dengan herbal kanker, akupunktur, akupresur, homeopati, aromaterapi, terapi musik, yoga, meditasi, terapi sentuhan, terapi doa, dll.</p>
<p>Pengobatan kanker dengan ramuan HERBAL adalah suatu pengobatan dengan menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan, contohnya, ekstrak dari KELADI TIKUS (Extract Typhonium Flagelliforme) yang dikombinasikan dengan bahan alami lainnya yang diolah secara modern, yang dapat membantu detoxifikasi jaringan darah dan menstimulasi system kekebalan tubuh untuk bersama-sama memberantas sel kanker.</p>
<p>Pengobatan HERBAL KANKER adalah salah satu alternatif pengobatan yang banyak digunakan orang karena terbukti efektif, tanpa efek samping dan relatif murah biayanya.</p>
<p>Karena KANKER sendiri merupakan a class of diseases, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada satu solusi pengobatan untuk semua. Yang disarankan adalah menggunakan kombinasi pengobatan-kanker yang disesuaikan dengan kondisi pasien (psikis, psikologis &amp; keuangan), jenis KANKER, lokasi maupun stadium yang dialami.</p>
<p>Kesuksesan pengobatan-kanker amat bergantung kepada kesabaran, konsistensi &amp; semangat hidup pasien. Yang tidak kalah penting adalah iman kepada Tuhan dan keyakinan bahwa KANKER bukanlah akhir dari segalanya. KANKER hendaknya disadari sebagai ujian hidup yang pasti ada jalan keluarnya.</p>
<p>Source :<br />
&#8211; Leonard Shen, M.D &amp; Dr. Bragdon Jose, Ph.D , 2008. Perspektif Ying&amp;Yang Terhadap Kanker. Jakarta;PT. Prestasi Pustakaraya<br />
&#8211; http://en.wikipedia.org/wiki/Cancer<br />
&#8211; http://holisticonline.com/cancer/cancer_treatment_ert.htm<br />
&#8211; Junaidi Iskandar. 2007. Kanker &#8211; Pengenalan, pencegahan, dan pengobatannya. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer</p>
<p>compiled by : cancerhelps</p>
<p></span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/pengobatan-kanker-gabungan-timur-dan-barat.html">Pengobatan Kanker Gabungan Timur dan Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/pengobatan-kanker-gabungan-timur-dan-barat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
		<item>
		<title>Tanaman obat &#8220;keladi tikus&#8221; menyembuhkan penyakit kanker</title>
		<link>https://sehatherba.com/artikel-kanker/tanaman-obat-keladi-tikus-menyembuhkan-penyakit-kanker.html</link>
				<comments>https://sehatherba.com/artikel-kanker/tanaman-obat-keladi-tikus-menyembuhkan-penyakit-kanker.html#respond</comments>
				<pubDate>Sun, 09 May 2010 19:08:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sehat herba]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[keladi tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Rodent Tuber)]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman obat yang dapat menyembuhkan penyakit kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Typhonium Flagelliforme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sehatherba.com/?p=794</guid>
				<description><![CDATA[<p>Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi, Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman ‘KELADI TIKUS‘ (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai &#8230;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/tanaman-obat-keladi-tikus-menyembuhkan-penyakit-kanker.html">Tanaman obat &#8220;keladi tikus&#8221; menyembuhkan penyakit kanker</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]>
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p style="text-align: justify;"><!--[endif]-->Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi, Kanker tidak lagi mematikan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<figure id="attachment_797" aria-describedby="caption-attachment-797" style="width: 118px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/05/images2.jpg"><img class="size-full wp-image-797" title="keladi tikus" src="http://sehatherba.com/wp-content/uploads/2010/05/images2.jpg" alt="keladi tikus" width="118" height="87" /></a><figcaption id="caption-attachment-797" class="wp-caption-text">keladi tikus</figcaption></figure>
<p>Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman ‘<strong>KELADI TIKUS</strong>‘ (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. ‘Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,’ kata Drs. Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia ..</p>
<p style="text-align: justify;">Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons) (M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. ‘Sebelum menjalani kemoterapi, dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan, ‘jelas Patoppoi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobatikanker. ‘Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh tersebut, ‘ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia, secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. ‘Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ,’ kenang Patoppoi sambil tersenyum.<span id="more-794"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu. Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. ‘Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat, ‘lanjut Patoppoi.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut. ‘Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari dipinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar dipinggir sungai,’ kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. ‘Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal, ‘ lanjut Boni. Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. ‘Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta,’ kata Patoppoi.</p>
<p style="text-align: justify;">Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. ‘Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,’ lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokterpun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidakmengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali.’ Tetapi karena sesuatu hal, paradokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,’ sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr .. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,’ sambung Patoppoi.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia. Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wir yanto, salah satu wartawan handal JawaPos, Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. ‘Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,’ ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. ‘Sampai saat ini, sudah ada sekitar300 orang yang datang ke sini,’ lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani,Buduran Sidoarjo.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahimstadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan DirekturJenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang, Malaysia. Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia ..</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata saat Patoppoi mendapat buku ‘Cancer, Yet They Live’ edisirevisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta Timur, telp. 021-4894754, 4894786, 4897686 dan di Buduran, Sidoarjo.</p>
<p style="text-align: justify;">Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. ‘Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,’ kata Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. ‘Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia, sekitar 40-60 RinggitMalaysia ,’ lanjut Boni.’ Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran. ‘ tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Ada dua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabaya ini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi. Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia ..</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai ‘ter-kun’ atau dokter-dukun. ‘Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern, ‘kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya, yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. ‘Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi, ’sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa,leukemia, empedu, pankreas,dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com/artikel-kanker/tanaman-obat-keladi-tikus-menyembuhkan-penyakit-kanker.html">Tanaman obat &#8220;keladi tikus&#8221; menyembuhkan penyakit kanker</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://sehatherba.com">Sehat Herba</a>.</p>
]]></content:encoded>
							<wfw:commentRss>https://sehatherba.com/artikel-kanker/tanaman-obat-keladi-tikus-menyembuhkan-penyakit-kanker.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
							</item>
	</channel>
</rss>
